{"id":85444,"date":"2024-10-10T00:22:17","date_gmt":"2024-10-09T17:22:17","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=85444"},"modified":"2024-10-10T00:22:17","modified_gmt":"2024-10-09T17:22:17","slug":"kepala-bnpb-dan-pj-gubernur-safrizal-tanam-2-600-bibit-mangrove-di-kuala-cangkoi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/10\/10\/kepala-bnpb-dan-pj-gubernur-safrizal-tanam-2-600-bibit-mangrove-di-kuala-cangkoi\/","title":{"rendered":"Kepala BNPB dan Pj Gubernur Safrizal Tanam 2.600 Bibit Mangrove di Kuala Cangkoi"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, melakukan penanaman mangrove (Rhizophora) di kawasan pesisir Kuala Cangkoi Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu sore (9\/10).<\/p>\n<p>&#8220;Sesuai nama kegiatan ini, yaitu Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana. Jadi, PRB itu harus dimulai sebelum terjadi bencana, yaitu pada fase mitigasi untuk pencegahan. Barusan kita melakukan penanaman mangrove. Bukan semata kegiatan simbolik, tapi ini kita lakukan secara terus menerus,\u201d ujar Suharyanto.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam setiap kesempatan bertemu BNPB, yang selalu menekankan, kehebatan penanggulangan bencana itu bukan saat sudah terjadi bencana baru aksi, tetapi di fase pencegahan,\u201d imbuh Kepala BNPB.<\/p>\n<p>Kepala BNPB menambahkan, salah satu upaya mitigasi yang paling tepat adalah dengan melaksanakan pemeliharaan lingkungan. Salah satu upayanya yaitu dengan gerakan menanam pohon.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, wilayah Aceh yang memiliki garis pantai yang cukup luas, maka penahan alami yang sangat baik ya tentu saja dengan menanam mangrove. Sehingga tadi secara serentak, saya dari BNPB bersama para kepala daerah, sesuai arahan Pj Gubernur Aceh untuk mengerahkan sedemikian banyak aparaturnya, Alhamdulillah kita bisa melaksanakan penanaman mangrove secara serentak,\u201d kata Kepala BNPB.<\/p>\n<p>Suharyanto menambahkan, total akan ada 6 ribu pohon mangrove yang akan ditanam selama kegiatan Bulan PRB berlangsung di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cKita tentu berharap kegiatan ini akan menjadi contoh bagi masyarakat, bahwa upaya mitigasi penting dalam upaya meminimalisir dampak bencana,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Kepala BNPB mengungkapkan, berdasarkan penelitian para ahli, vegetasi mangrove yang baik di pantai mampu menahan laju hantaman ombak tsunami hingga 50 persen. Sedangkan secara ekonomis, vegetasi mangrove yang baik akan menjadi tempat bagi sejumlah biota pesisir laut serta pada perdagangan karbon.<\/p>\n<p>\u201cPeringatan Bulan PRB 2024 di Aceh adalah bentuk dukungan Pemerintah Aceh dalam mensosialisasikan berbagai upaya mitigasi di Bumi Serambi Mekah,\u201d pungkas Kepala BNPB.<\/p>\n<p>Hari ini, sebanyak 2.600 bibit mangrove jenis Rhizophora Mucronata, Rhizophora Apiculata ditanam di pesisir Kuala Cangkoi. Sejumlah pejabat serta aparatur di jajaran Pemerintah Aceh dan Pemko Banda Aceh turut dalam kegiatan tersebut.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/85444?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, BANDA ACEH \u2013 Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, melakukan penanaman mangrove (Rhizophora) di kawasan pesisir Kuala Cangkoi Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu sore (9\/10). &#8220;Sesuai nama kegiatan ini, yaitu Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana. Jadi, PRB itu harus dimulai sebelum terjadi bencana, yaitu pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":85445,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-85444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/10\/IMG-20241010-WA0001.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/85444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=85444"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/85444\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/85445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=85444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=85444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=85444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}