{"id":86861,"date":"2024-10-31T23:38:16","date_gmt":"2024-10-31T16:38:16","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=86861"},"modified":"2024-10-31T23:38:16","modified_gmt":"2024-10-31T16:38:16","slug":"96-imigran-rohingya-mendarat-di-aceh-timur-6-orang-sudah-meninggal-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/10\/31\/96-imigran-rohingya-mendarat-di-aceh-timur-6-orang-sudah-meninggal-dunia\/","title":{"rendered":"96 Imigran Rohingya Mendarat di Aceh Timur, 6 Orang Sudah Meninggal Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, ACEH TIMUR &#8212;<\/strong> Sebanyak 96 warga imigran Rohingya mendarat dengan satu kapal di bibir pantai Desa Asan, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Kamis dinihari (31\/10\/2024), sekitar pukul 04.00 WIB.<\/p>\n<p>Rinciannya, 37 laki-laki, 52 perempuan, dan 7 anak-anak. Namun, enam di antaranya meninggal dunia berjenis kelamin perempuan.<\/p>\n<p>Sekretaris Desa Asan, Saiful, mengatakan, warga Rohingya tiba dengan menaiki sebuah perahu. Diduga, perahu ini langsung pergi setelah menurunkan warga Rohingya ke bibir pantai Desa Asan.<\/p>\n<p>\u201cMungkin yang tidak muat perahu ini disuruh berenang ke darat, itu dugaan,\u201d katanya saat dihubungi <a href=\"http:\/\/Kompas.com\">Kompas.com<\/a>, Kamis.<\/p>\n<p>Saiful mengatakan, dari cerita warga, ada enam orang yang meninggal di dalam perahu. Namun, warga desa hanya menemukan dua mayat yang dibawa ke daratan.<\/p>\n<p>\u201cEnam meninggal ini perempuan semua, masih muda-muda. Dua kami temukan di bibir pantai,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Saat ini, warga Rohingya yang telah berlabuh di Desa Asan diberi makan seadanya. \u201cSelebihnya kami serahkan ke pemerintah mau dibawa kemana atau ditampung di mana,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Enam warga Rohingya yang meninggal dunia kini telah dimakamkan di Desa Asan, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur,, Kamis (31\/10\/2024).<\/p>\n<p>Mereka diduga meninggal setelah diturunkan sekitar satu mil dari bibir pantai.<\/p>\n<p>Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Muntasir mengungkapkan, Pj Bupati Aceh Timur, Amrullah M Ridha, telah mengunjungi lokasi pemakaman.<\/p>\n<p>&#8220;Atas nama kemanusiaan, pemakaman segera dilakukan. Selain itu, penampungan sementara akan disediakan di desa itu,&#8221; jelas Muntasir.<\/p>\n<p>Muntasir menambahkan, penampungan yang disediakan bersifat sementara dan pihaknya telah meminta kepada badan dunia urusan pengungsi, UNHCR, untuk segera menangani situasi pengungsian ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kita buat penampungan, namun sifatnya sementara. Kita juga sudah meminta UNHCR segera menangani pengungsian ini,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Di lokasi pemakaman, tim keamanan gabungan TNI\/Polri juga telah dikerahkan untuk memastikan keamanan warga Rohingya yang berada di sana.<\/p>\n<p>Menurut informasi yang diperoleh dari warga Rohingya, sebagian dari mereka diturunkan di perairan sekitar satu mil dari bibir pantai, sehingga tidak dapat berenang dan akhirnya meninggal dunia.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/86861?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, ACEH TIMUR &#8212; Sebanyak 96 warga imigran Rohingya mendarat dengan satu kapal di bibir pantai Desa Asan, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Kamis dinihari (31\/10\/2024), sekitar pukul 04.00 WIB. Rinciannya, 37 laki-laki, 52 perempuan, dan 7 anak-anak. Namun, enam di antaranya meninggal dunia berjenis kelamin perempuan. Sekretaris Desa Asan, Saiful, mengatakan, warga Rohingya tiba [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":86862,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-86861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/10\/IMG-20241031-WA0109.jpg?fit=750%2C500&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/86861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=86861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/86861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/86862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=86861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=86861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=86861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}