{"id":87110,"date":"2024-11-04T22:49:43","date_gmt":"2024-11-04T15:49:43","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=87110"},"modified":"2024-11-04T22:49:43","modified_gmt":"2024-11-04T15:49:43","slug":"ketahanan-masyarakat-aceh-berawal-dari-kearifan-lokal-dan-solidaritas-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/11\/04\/ketahanan-masyarakat-aceh-berawal-dari-kearifan-lokal-dan-solidaritas-sosial\/","title":{"rendered":"Ketahanan Masyarakat Aceh Berawal dari Kearifan Lokal dan Solidaritas Sosial"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA tampil secara virtual sebagai keynote speaker dalam The 3rd Aceh Global Conference on Social Communication and Political Science (AGC-SCOPOS) yang digelar Senin, 4 November 2024.<\/p>\n<p>Dengan tema Mitigasi Bencana dan Ketahanan Masyarakat: Pembelajaran dari Pengalaman Aceh dalam Menghadapi Tantangan Global, Safrizal menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana berbasis kearifan lokal serta penguatan solidaritas masyarakat dalam menghadapi tantangan global.<\/p>\n<p>Selain Safrizal, konferensi ini juga menghadirkan sejumlah keynote speaker lain, termasuk perwakilan dari Universiti Kebangsaan Malaysia, serta akademisi dan pakar dari berbagai universitas dan institusi.<\/p>\n<p>Safrizal menyampaikan materinya dalam bahasa Inggris, mengingatkan bahwa Aceh memiliki pengalaman berharga dalam membangun ketahanan setelah bencana tsunami yang melanda pada 2004.<\/p>\n<p>\u201cDalam hitungan bulan, kita akan memperingati dua dekade peristiwa tsunami Aceh. Bencana ini bukan hanya mengubah wajah bumi Aceh, tetapi juga mengubah cara kita memandang dan menghadapi bencana,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menyatakan, pengalaman Aceh dalam mengatasi tragedi besar tersebut telah menjadi inspirasi bagi dunia dalam membangun ketahanan masyarakat.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Safrizal menekankan pentingnya peran kearifan lokal sebagai fondasi dalam menghadapi bencana. Menurutnya, nilai-nilai gotong royong dan ikatan sosial yang kuat di Aceh telah terbukti menjadi modal penting bagi masyarakat dalam bangkit dari keterpurukan.<\/p>\n<p>\u201cKearifan lokal yang telah berabad-abad mengakar dalam masyarakat Aceh terbukti menjadi fondasi yang tak tergantikan dalam membangun ketahanan. Di tengah kesulitan, silaturahmi menjadi jembatan yang mempererat hubungan antar warga,\u201d kata Safrizal.<\/p>\n<p>Selain itu, Safrizal mengingatkan pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan modern, termasuk perubahan iklim yang mengancam ketahanan masyarakat.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan Aceh telah mengembangkan berbagai inisiatif, seperti program Gampong Tangguh Bencana dan pelatihan kebencanaan di sekolah-sekolah untuk menanamkan kesadaran sejak dini.<\/p>\n<p>\u201cKami memanfaatkan teknologi digital untuk membangun sistem informasi kebencanaan yang responsif dan akurat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Konferensi AGC-SCOPOS diharapkan menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman global.<\/p>\n<p>Safrizal mengajak para peserta konferensi untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana kolaborasi antarnegara dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan berkelanjutan di masa depan.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87110?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, BANDA ACEH \u2013 Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA tampil secara virtual sebagai keynote speaker dalam The 3rd Aceh Global Conference on Social Communication and Political Science (AGC-SCOPOS) yang digelar Senin, 4 November 2024. Dengan tema Mitigasi Bencana dan Ketahanan Masyarakat: Pembelajaran dari Pengalaman Aceh dalam Menghadapi Tantangan Global, Safrizal menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":87111,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-87110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/11\/IMG-20241104-WA0065.webp?fit=800%2C533&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=87110"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87110\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/87111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=87110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=87110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=87110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}