{"id":87832,"date":"2024-11-17T08:31:48","date_gmt":"2024-11-17T01:31:48","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=87832"},"modified":"2024-11-17T08:31:48","modified_gmt":"2024-11-17T01:31:48","slug":"jelang-akhir-tahun-jalan-tol-padang-tiji-seulimuem-belum-fungsional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/11\/17\/jelang-akhir-tahun-jalan-tol-padang-tiji-seulimuem-belum-fungsional\/","title":{"rendered":"Jelang Akhir Tahun, Jalan Tol Padang Tiji-Seulimuem Belum Fungsional"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, ACEH BESAR<\/strong> &#8212; Jalan Tol Sigli &#8211; Banda Aceh (Sibanceh) pada Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum hingga menjelang akhir tahun 2024 belum juga fungsional.<\/p>\n<p>Hal disebabkan masih adanya sisa sisa pekerjaan pembangunan jalan tol yang belum tuntas seluruhnya di beberapa titik.<\/p>\n<p>Sejauh ini belum ada kepastian kapan fungsional jalan tol Sibanceh seksi 1 tersebut.<\/p>\n<p>Menurut rencana, PT Hutama Karya (Persero) baru akan mengoperasikan Jalan Tol Sibanceh Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum pada saatvperayaan Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru), guna memberi kelancaran lalulintas bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSejarang kita sedang mempersiapkan jalur fungsional seksi 1 selama periode Nataru dari tanggal 18 Desember 2024 sampai dengan 2 Januari 2025 untuk jam 07.00-18.00 WIB,\u201d kata Kepala Cabang Jalan Tol Sibanceh Hutama Karya Totok Masyadi di Aceh Besar, Sabtu (16\/11).<\/p>\n<p>Totok menjelaskan rencana fungsional seksi 1 sepanjang 25 kilometer tersebut sedang disusun, namun untuk kepastian fungsional akan menunggu keputusan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).<\/p>\n<p>\u201cTetapi keputusan pastinya menunggu arahan dari BPJT,\u201d terang Totok Masyadi.<\/p>\n<p>Pembangunan proyek jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Sigli &#8211; Banda Aceh memiliki panjang 74,2 kilometer yang terbagi dalam enam seksi.<\/p>\n<p>Untuk seksi 2 (Seulimeum-Jantho) memiliki panjang 6,35 kilometer, seksi 3 (Jantho &#8211; Indrapuri) sepanjang 16 kilometer, seksi 4 (Indrapuri &#8211; Blang Bintang) sepanjang 13,5 kilometer, seksi 5 (Blang Bintang &#8211; Kuta Baro) sepanjang 7,7 kilometer dan seksi 6 (Kuta Baro &#8211; Baitussalam) memiliki panjang 5 kilometer.<\/p>\n<p>Kelima seksi tersebut sudah beroperasi. Sedangkan seksi 1 (Seulimuem \u2013 Padang Tidji) masih dalam tahap penyelesaian akhir, yang ditargetkan rampung akhir tahun.<\/p>\n<p>Beberapa waktu lalu, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan pada triwulan IV-2024, pihaknya menargetkan penyelesaian sejumlah ruas JTSS di tahap satu dan tahap dua.<\/p>\n<p>Adapun ruas tahap satu yang ditargetkan fungsional yakni jalan tol Binjai \u2013 Pangkalan Brandan (Seksi 3) sepanjang 20 km, jalan tol Sigli \u2013 Banda Aceh seksi 1 sepanjang 25 km, dan jalan tol Padang \u2013 Sicincin sepanjang 37 km.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87832?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, ACEH BESAR &#8212; Jalan Tol Sigli &#8211; Banda Aceh (Sibanceh) pada Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum hingga menjelang akhir tahun 2024 belum juga fungsional. Hal disebabkan masih adanya sisa sisa pekerjaan pembangunan jalan tol yang belum tuntas seluruhnya di beberapa titik. Sejauh ini belum ada kepastian kapan fungsional jalan tol Sibanceh seksi 1 tersebut. Menurut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87833,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-87832","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/11\/IMG-20241117-WA0016.jpg?fit=1280%2C1280&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=87832"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87832\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/87833"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=87832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=87832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=87832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}