{"id":9014,"date":"2020-09-14T22:29:42","date_gmt":"2020-09-14T15:29:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=9014"},"modified":"2020-09-14T22:29:42","modified_gmt":"2020-09-14T15:29:42","slug":"kemenpanrb-mpp-banda-aceh-dapat-dijadikan-rujukan-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/09\/14\/kemenpanrb-mpp-banda-aceh-dapat-dijadikan-rujukan-sumatera\/","title":{"rendered":"KemenPANRB: MPP Banda Aceh Dapat Dijadikan Rujukan Sumatera"},"content":{"rendered":"<h6>Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyerahkan cinderamata kepada Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I KemenPANRB, Noviana Andrina<\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Rerormasi Birokrasi (KemenPANRB) memuji keberhasilan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam membangun Mal Pelayanan Publik (MPP).<\/p>\n<p>Pusat pelayanan publik terintegrasi pertama di Aceh dan keempat di Pulau Sumatera yang terletak di lantai tiga gedung Pasar Aceh Baru itu kini menjelma menjadi rujukan bagi banyak kabupaten\/kota di Indonesia.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan langsung Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I KemenPANRB Noviana Andrina saat bertemu Aminullah di pendopo wali kota, Senin (14\/9).<\/p>\n<p>Pujian pemerintah pusat atas keberhasilan mantan Dirut Bank Aceh ini cukup berdasar. \u201cKehadiran MPP ini sangat ditunggu karena memudahkan masyarakat, dan kini MPP Banda Aceh menjadi rujukan untuk wilayah Sumatera,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, fokus dan komitmen yang kuat dari seorang kepala daerah begitu menentukan dalam menghadirkan MPP yang nyaman.<\/p>\n<p>\u201cLokasi MPP di sini juga sangat strategis sehingga mampu menggeliatkan perekonomian kota,\u201d kata Noviana yang akan turut meninjau kesiapan grand opening MPP Banda Aceh oleh MenPANRB dalam waktu dekat.<\/p>\n<p>Namun begitu, katanya lagi, masih ada sejumlah hal yang mesti dibenahi oleh Pemko Banda Aceh. \u201cSalah satunya menata arus lalu lintas ke MPP. Di sana kerap macet akibat parkir yang masih belum teratur. Kemudian kalau bisa, angkutan umum juga tidak masuk ke Jalan Diponegoro.\u201d<\/p>\n<p>Hal lainnya, ia mengusulkan agar Lantai IV (top roof) Pasar Aceh -di atas MPP- diberdayakan sebagai Pusat Jajajan Serba Ada (Pujasera) atau food court.<\/p>\n<p>\u201cDengan begitu kawasan itu akan semakin ramai. Nanti MPP pun bisa berinovasi untuk membuka layanan pada malam hari misalnya,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Secara khusus, ungkap Noviana, kedatangan dirinya dan rombongan kali ini ke Banda Aceh untuk melakukan penilaian terhadap pelayanan publik.<\/p>\n<p>\u201cTahun ini kami akan menilai dua dinas, yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Disdukcapil. RSUD Meuraxa kita skip karena sedang fokus menangani pandemi Covid-19.\u201d<\/p>\n<p>Tahun lalu, ketiga organisasi perangkat daerah (OPD) Banda Aceh tersebut berhasil mendapatkan nilai A minus dengan total indeks 4,05.<\/p>\n<p>\u201cAngkanya lebih tinggi dari Provinsi Aceh (3,29) dan di atas kabupaten\/kota lainnya di Aceh. Tahun ini harapan kami hasilnya bisa lebih baik, minimal tidak turun dari tahun sebelumnya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan dirinya sangat antusias untuk membesarkan MPP Banda Aceh. \u201cHarus lebih baik ke depan demi kemajuan Banda Aceh. Oleh sebab itu, MPP terus kita sempurnakan termasuk penambahan anggaran dari Rp 5 miliar menjadi Rp 10 miliar,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Menurut mantan Dirut Bank Aceh ini, kehadiran MPP di Pasar Aceh telah memberi multiplier effect bagi Banda Aceh. \u201cBisa kita lihat aktivitas ekonomi di sana semakin menggeliat, walau di tengah pandemi sekalipun.\u201d<\/p>\n<p>Aset Pemko Banda Aceh yang sempat mubazir selama bertahun-tahun itu pun kini menjadi ramai, bahkan sebuah supermarket juga baru dibuka di lantai dua.<\/p>\n<p>\u201cJadi minimal ada dua imbasnya, yaitu termanfaatkannya aset terbengkalai dan meningkatkan daya beli masyarakat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Beberapa pembenahan juga sedang dilakukan Aminullah di kawasan pusat perdagangan Banda Aceh tersebut. \u201cKita sedang siapkan sistem cashless dengan QRIS berkerja sama dengan Bank Indonesia.\u201d<\/p>\n<p>Kemudian Jalan Diponegoro di depan Pasar Aceh juga akan diberlakukan parkir elektronik agar lebih arus lalu lintas lebih teratur dan lancar. \u201cPKL juga akan kita tertibkan,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Lanjutnya, masukan soal pembangunan Pujasera di top roof Pasar Aceh juga sangat menarik. \u201cItu memang sudah kita rencanakan pengembangan lantai empat untuk lokasi food court. Termasuk akan kita bangun jembatan penyebarangan dari Pasar Aceh ke Masjid Raya Baiturrahman untuk mempermudah akses masyarakat ke MPP Banda Aceh,\u201d pungkas Aminullah. (IA)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9014?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyerahkan cinderamata kepada Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I KemenPANRB, Noviana Andrina Banda Aceh &#8212; Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Rerormasi Birokrasi (KemenPANRB) memuji keberhasilan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam membangun Mal Pelayanan Publik (MPP). Pusat pelayanan publik terintegrasi pertama di Aceh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9015,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/09\/IMG-20200914-WA0032.jpg?fit=768%2C576&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=9014"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9014\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/9015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=9014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=9014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=9014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}