{"id":91036,"date":"2025-01-17T15:29:09","date_gmt":"2025-01-17T08:29:09","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=91036"},"modified":"2025-01-17T15:29:09","modified_gmt":"2025-01-17T08:29:09","slug":"delapan-dosen-uin-ar-raniry-lulus-uji-kompetensi-jadi-guru-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/01\/17\/delapan-dosen-uin-ar-raniry-lulus-uji-kompetensi-jadi-guru-besar\/","title":{"rendered":"Delapan Dosen UIN Ar-Raniry Lulus Uji Kompetensi Jadi Guru Besar"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, BANDA ACEH<\/strong> \u2014 Sebanyak 8 dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh berhasil lulus Uji Kompetensi (UKom) Guru Besar yang menjadi syarat untuk kenaikan jabatan akademik tertinggi sebagai profesor.<\/p>\n<p>Informasi ini disampaikan Kepala Sub Tim Pendataan, Pengembangan dan Mutasi Pegawai UIN Ar-Raniry, Saifuddin, pada Jumat (17\/1\/2025).<\/p>\n<p>Menurut Saifuddin, kelulusan ini membuka peluang bagi kedelapan dosen untuk meraih gelar akademik tertinggi di rumpun ilmu agama.<\/p>\n<p>\u201cKeberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen para dosen dalam memenuhi kualifikasi akademik yang telah ditetapkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Saifuddin juga berharap capaian ini dapat memotivasi dosen lainnya untuk meningkatkan kompetensi mereka.<\/p>\n<p>Uji kompetensi tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama.<\/p>\n<p>Sementara itu, satu dosen lainnya Dr Nurkhalis lebih dulu lulus UKom untuk jabatan akademik di bidang Bahasa dan Sastra Arab melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi pada 14 November 2024.<\/p>\n<p>Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg turut mengapresiasi capaian para dosen tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengucapkan selamat kepada kedelapan dosen yang telah lulus Uji Kompetensi Guru Besar. Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bagi UIN Ar-Raniry dan menjadi bukti kualitas sumber daya manusia yang kita miliki,\u201d kata Mujiburrahman.<\/p>\n<p>Menurutnya, pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi di UIN Ar-Raniry.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap para dosen yang telah lulus dapat terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sejalan dengan visi UIN Ar-Raniry menuju universitas kelas dunia,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Dengan tambahan ini, jumlah guru besar di UIN Ar-Raniry akan meningkat menjadi 53 orang setelah kedelapan dosen tersebut resmi menyandang gelar profesor.<\/p>\n<p>Berikut daftar nama dosen yang lulus beserta bidang keahliannya:<\/p>\n<p>1. Dr Nurkhalis MA (Bahasa dan Sastra Arab).<\/p>\n<p>2. Dr Ismail MAg (Pembelajaran Bahasa Arab)<\/p>\n<p>3. Dr Nilam Sari MAg (Ekonomi dan Keuangan Islam)<\/p>\n<p>4. Dr Abd Wahid MAg (Hadits Ahkam)<\/p>\n<p>5. Dr Sri Suyanta MAg (Sejarah Pendidikan Islam)<\/p>\n<p>6. Dr Salami MA (Pendidikan Agama Islam)<\/p>\n<p>7. Dr Safrilsyah SAg MSi (Psikologi Agama)<\/p>\n<p>8. Dr Analiansyah SAg MAg (Fiqh Kontemporer)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91036?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, BANDA ACEH \u2014 Sebanyak 8 dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh berhasil lulus Uji Kompetensi (UKom) Guru Besar yang menjadi syarat untuk kenaikan jabatan akademik tertinggi sebagai profesor. Informasi ini disampaikan Kepala Sub Tim Pendataan, Pengembangan dan Mutasi Pegawai UIN Ar-Raniry, Saifuddin, pada Jumat (17\/1\/2025). Menurut Saifuddin, kelulusan ini membuka peluang bagi kedelapan dosen untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":91037,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-91036","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/01\/IMG-20250117-WA0031.jpg?fit=1600%2C1066&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91036","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=91036"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91036\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/91037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=91036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=91036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=91036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}