{"id":91458,"date":"2025-01-27T14:26:44","date_gmt":"2025-01-27T07:26:44","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=91458"},"modified":"2025-01-27T14:26:44","modified_gmt":"2025-01-27T07:26:44","slug":"uang-habis-kalah-judi-online-pemuda-di-aceh-utara-buat-laporan-palsu-ngaku-dibegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/01\/27\/uang-habis-kalah-judi-online-pemuda-di-aceh-utara-buat-laporan-palsu-ngaku-dibegal\/","title":{"rendered":"Uang Habis Kalah Judi Online, Pemuda di Aceh Utara Buat Laporan Palsu Ngaku Dibegal"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, LHOKSUKON<\/strong> \u2013 Seorang pria di Aceh Utara kedapatan membuat laporan palsu dibegal di Jalan Line Pipa Gampong Matang Ben Kecamatan Tanah Luas.<\/p>\n<p>Polres Aceh Utara \u201cmenghukum\u201d pria berinisial MN (36) itu untuk membuat video klarifikasi bahwa peristiwa itu tidak benar.<\/p>\n<p>Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti melalui Kasi Humas AKP Bambang menyampaikan polisi mengunggah video klarifikasi tentang berita bohong itu ke media sosial untuk memberi efek jera terhadap pria tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKita berikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk membuat video klarifikasi, karena perbuatannya sudah membuat kegaduhan,\u201d ujar AKP Bambang, Senin (27\/1\/2025).<\/p>\n<p>Kasus laporan palsu itu, kata AKP Bambang, berawal dari aduan MN ke Polsek Tanah Luas pada Ahad sore (26\/1\/2025) bahwa dia menjadi korban begal di Jalan Line Pipa.<\/p>\n<p>Setelah menerima laporan itu dan menyelidikinya, polisi curiga karena keterangan MN tidak bisa dibuktikan di tempat kejadian.<\/p>\n<p>Ketika menghadirkan MN di lokasi yang disebut sebagai tempat MN dibegal, tidak ada petunjuk maupun saksi yang bisa menguatkan pengakuannya.<\/p>\n<p>\u201cCeritanya janggal dan dalam kasus seperti itu memang korban dihadirkan ke lokasi, tidak ada jejak terjadinya pembegalan,\u201d ujar AKP Bambang.<\/p>\n<p>MN mengarang cerita bahwa ia dibegal oleh lima pria bertopeng di jalan Line Pipa lalu mengambil uang di saku celananya, bahkan MN nekat melukai lehernya sendiri dengan batu bata.<\/p>\n<p>Seolah-olah itu terjadi karena terkena seutas tali yang dibentangkan para pelaku begal untuk menghadang korban.<\/p>\n<p>Kepada polisi, MN akhirnya mengaku dia mengarang cerita begal itu karena takut dimarahi ibunya.<\/p>\n<p>Dia membuat laporan palsu karena telah menghabiskan uang ibunya untuk menyewa toko buat bermain judi online.<\/p>\n<p>\u201cUangnya dipakai untuk deposit judi online, terus kalah sehingga karena takut, kemudian dia membuat cerita fiktif itu,\u201d ujar Kasi Humas Polres Aceh Utara.<\/p>\n<p>Polisi meminta MN membuat video klarifikasi laporan palsu dibegal itu dan diunggah ke media sosial Polres Aceh Utara.<\/p>\n<p>Dalam video itu, MN meminta maaf kepada publik karena laporan palsunya dibegal dinilai meresahkan dan membuat kegaduhan di masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSaya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian Polres Aceh Utara dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,\u201d pungkas MN.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91458?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, LHOKSUKON \u2013 Seorang pria di Aceh Utara kedapatan membuat laporan palsu dibegal di Jalan Line Pipa Gampong Matang Ben Kecamatan Tanah Luas. Polres Aceh Utara \u201cmenghukum\u201d pria berinisial MN (36) itu untuk membuat video klarifikasi bahwa peristiwa itu tidak benar. Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti melalui Kasi Humas AKP Bambang menyampaikan polisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":91459,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-91458","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/01\/IMG-20250127-WA0014.jpg?fit=1080%2C866&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91458","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=91458"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91458\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/91459"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=91458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=91458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=91458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}