{"id":91594,"date":"2025-01-30T19:20:45","date_gmt":"2025-01-30T12:20:45","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=91594"},"modified":"2025-01-30T19:20:45","modified_gmt":"2025-01-30T12:20:45","slug":"lampaui-target-penerimaan-negara-2024-di-aceh-capai-rp775-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/01\/30\/lampaui-target-penerimaan-negara-2024-di-aceh-capai-rp775-triliun\/","title":{"rendered":"Lampaui Target, Penerimaan Negara 2024 di Aceh Capai Rp7,75 Triliun"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, BANDA ACEH \u2013<\/strong> Penerimaan atau pendapatan negara yang terealisasi dalam APBN Regional tahun 2024 di Aceh sampai dengan 31 Desember 2024 melampaui target yakni Rp7,75 triliun (108,34%).<\/p>\n<p>Sementara total realisasi serapan belanja dalam APBN 2024 di Aceh mencapai Rp51,44 triliun (98,95%).<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh Izharul Haq, Kamis (30\/1) pada pertemuan Asset &amp; Liabilities Committee (ALCo) Regional Aceh.<\/p>\n<p>ALCo merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Kanwil DJPb setiap bulan bersama dengan rekan-rekan Kementerian Keuangan (Kemenkeu-Satu) Aceh yaitu Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk mendiskusikan realisasi APBN Regional Aceh, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran.<\/p>\n<p>ALCo Regional Aceh melaporkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Regional Aceh s\/d 31 Desember 2024.<\/p>\n<p>&#8220;Realisasi APBN Regional di Aceh sampai dengan 31 Desember 2024 mencatat total pendapatan Rp7,75 triliun (108,34%) dan total belanja Rp51,44 triliun (98,95%),&#8221; ujar Izharul Haq.<\/p>\n<p>Pendapatan tersebut terdiri atas penerimaan pajak sebesar Rp6,09 triliun, atau terealisasi 100,84% dari target dan penerimaan<br \/>\nperdagangan internasional, termasuk bea dan cukai sebesar Rp 380,92 miliar, atau telah terealisasi sebesar 102,78% dari target.<\/p>\n<p>Selain itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga berkinerja baik dengan penerimaan sebesar Rp 1,28 triliun, atau telah terealisasi 171,99% dari target sebagai akibat meningkatnya Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) di bidang kesehatan dan pendidikan.<\/p>\n<p>Untuk PNBP yang dikelola DJKN Aceh, salah satu kontributor utama adalah penerimaan dari lelang yang mengalami kenaikan sebesar 7,89%, mencapai Rp4,67 miliar.<\/p>\n<p>Selain itu, realisasi pokok lelang juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 8,36%, atau menjadi Rp132,79 miliar.<\/p>\n<p>Dalam aspek pengelolaan piutang negara, penerimaan dari Biaya<br \/>\nAdministrasi Piutang Negara meningkat hingga 13,30%, mencapai Rp88,29 juta.<\/p>\n<p>Di sisi lain, DJKN mencatat adanya penurunan Outstanding Piutang Negara sebesar 4,36%, dengan total penyusutan mencapai Rp 6,49 miliar.<\/p>\n<p>Sementara itu, Saldo Berkas Kasus Piutang Negara berhasil dikurangi sebanyak 7,74%, sehingga kini tersisa 174 berkas.<\/p>\n<p>Capaian ini mencerminkan upaya DJKN dalam mengoptimalkan penerimaan negara serta mengelola aset dan piutang secara lebih efektif.<\/p>\n<p>Ke depan, DJKN berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi pengelolaan kekayaan negara guna mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Realisasi belanja APBD (konsolidasi) s\/d 31 Desember 2024 sebesar Rp 37,12 triliun (91,24%) yang didominasi belanja operasi senilai Rp25,90 triliun, berkontribusi 69,78% terhadap jumlah belanja daerah.<\/p>\n<p>Realisasi belanja modal cukup menggembirakan karena mencapai Rp 3,86 triliun atau 96,76%.<\/p>\n<p>Sementara itu, realisasi pendapatan APBD Provinsi Aceh s\/d 31 Desember 2024 sebesar Rp 36,26 triliun (91,88%).<\/p>\n<p>Kontributor terbesar pendapatan APBD masih pada pendapatan dari dana transfer senilai Rp30,31 triliun atau sebesar 83,57% dari jumlah pendapatan daerah secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 5,86 triliun (96,90%). Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding bulan yang sama tahun lalu, yakni sebesar 10%, bertambah sekitar Rp0,53 triliun.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91594?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, BANDA ACEH \u2013 Penerimaan atau pendapatan negara yang terealisasi dalam APBN Regional tahun 2024 di Aceh sampai dengan 31 Desember 2024 melampaui target yakni Rp7,75 triliun (108,34%). Sementara total realisasi serapan belanja dalam APBN 2024 di Aceh mencapai Rp51,44 triliun (98,95%). Hal itu disampaikan Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh Izharul Haq, Kamis (30\/1) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":91595,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-91594","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/01\/IMG-20250130-WA0026.jpg?fit=651%2C471&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91594","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=91594"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91594\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/91595"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=91594"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=91594"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=91594"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}