{"id":91992,"date":"2025-02-07T20:36:47","date_gmt":"2025-02-07T13:36:47","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=91992"},"modified":"2025-02-07T20:36:47","modified_gmt":"2025-02-07T13:36:47","slug":"diduga-jadi-tempat-maksiat-kafe-mobil-dan-kios-liar-lamnyong-segera-ditertibkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/02\/07\/diduga-jadi-tempat-maksiat-kafe-mobil-dan-kios-liar-lamnyong-segera-ditertibkan\/","title":{"rendered":"Diduga Jadi Tempat Maksiat, Kafe Mobil dan Kios Liar Lamnyong Segera Ditertibkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, Banda Aceh<\/strong> \u2013 Pj Wali Kota Banda Aceh Almuniza Kamal menegaskan, penertiban kafe mobil dan kios liar di Lamnyong Slsegera dilaksanakan untuk merespons laporan Keuchik Rukoh.<\/p>\n<p>Hal itu ditegaskan Almuniza usai menggelar rapat koordinasi di Kantor Camat Syiah Kuala, Kamis, 6 Februari 2025.<\/p>\n<p>Rapat tersebut dilakukan atas laporan resmi dari Keuchik Rukoh terkait menjamurnya kafe-kafe mobil liar di sepanjang jalan tanggul Jembatan Lamnyong menuju Jembatan Krueng Cut serta kios-kios liar di Jalan Utama Rukoh.<\/p>\n<p>Rapat tersebut dihadiri Plt Asisten I Setdako Banda Aceh M. Ridha, Plt. Kasatpol PP-WH Banda Aceh Muhammad Rizal, Camat Syiah Kuala TM Syukri, dan Keuchik Rukoh, Ibnu Abbas.<\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, Pj Wali Kota menegaskan, Pemko akan segera mengambil tindakan, namun tetap mengedepankan etika dan prosedur yang berlaku terkait hal itu.<\/p>\n<p>\u201cAtas dasar laporan keuchik dan seluruh masyarakat yang mukim di situ, tidak ada alasan Pemko Banda Aceh tidak mengeksekusi itu. Namun, karena kita orang beragama, orang menjalankan syariah, wajib kita kedepankan adab dan etika. Semua juga harus berdasarkan aturan yang berlaku,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga menginstruksikan Asisten I untuk segera menyiapkan skema dan timeline kerja guna memastikan langkah penertiban berjalan sesuai mekanisme.<\/p>\n<p>\u201cSaya minta kepada Asisten I menjadi koordinatornya, siapkan seluruh skema. Timeline kerja mulai hari ini. Data para pemilik kios-kios itu, siapkan surat imbauan, kumpulkan semua pihak terkait.<\/p>\n<p>Tahapan mekanisme imbauan sebelum tindakan ke lapangan semuanya harus dipersiapkan. Saya pikir apa yang kita sepakati ini punya niat yang sama, yaitu menata kota ini menjadi lebih baik,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Pj Wali Kota menekankan kebijakan ini bertujuan menjaga ketertiban dan menata kembali kawasan Darussalam, apalagi daerah ini sebagai pusat pendidikan tinggi.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita semuanya sepakat, ayo sama-sama kita lakukan ini. Mudah-mudahan bisa segera dan saya siap turun langsung ke lapangan,\u201d ujar Almuniza.<\/p>\n<p>Sementara Keuchik Rukoh, Ibnu Abbas menjelaskan dalam beberapa waktu terakhir, kafe-kafe mobil liar di sepanjang jalan tanggul Jembatan Lamnyong\u2013Krueng Cut semakin banyak dan beroperasi hingga larut malam. Keberadaannya dinilai mengganggu ketertiban serta menjadi tempat khalwat dan ikhtilat bagi muda-mudi.<\/p>\n<p>Selain itu, kios-kios liar di sepanjang Jalan Utama Rukoh juga menjadi sorotan. Keuchik Ibnu menyebut bahwa kios tersebut berdiri di atas got atau saluran parit yang berbatasan langsung dengan pagar Universitas Syiah Kuala, menyebabkan kesemrawutan dan merusak estetika lingkungan.<\/p>\n<p>Keuchik Rukoh menegaskan pihaknya sudah beberapa kali melaporkan persoalan ini ke Pemko Banda Aceh, bahkan sejak kepemimpinan Pj Wali Kota sebelumnya.<\/p>\n<p>Terkait permasalahan kios liar, ia menjelaskan meski baru tiga tahun menjabat sebagai keuchik, kios-kios tersebut sudah berdiri sejak lama dan menimbulkan berbagai permasalahan sosial.<\/p>\n<p>\u201cMasalah kios, saya baru tiga tahun menjabat sebagai keuchik, tapi kios-kios itu sudah ada sejak lama. Saya pernah mendapati penghuni kios memasukkan wanita yang bukan muhrim. Saya kejar, tidak dapat. Orangnya masuk malam, keluar pagi. Warga juga banyak melapor terkait hal ini, bahkan sampai menganggap saya tidak menindaklanjuti aspirasi warga,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut ia kembali menegaskan harapan masyarakat agar Pemko segera bertindak tegas untuk menertibkan kafe dan kios liar tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat memohon agar ini bisa segera ditertibkan. Walaupun bapak tidak lama lagi menjabat, harapan kami tetap besar kepada bapak. Atas dasar itulah kami mengirimkan surat itu,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Imbauan kepada Pemilik Usaha<\/p>\n<p>Pj Wali Kota Almuniza mengimbau para pemilik kafe mobil dan kios liar untuk segera menertibkan usaha mereka sebelum tindakan lebih lanjut dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cDalam beberapa hari ke depan, Pemerintah Kota akan melakukan sosialisasi dan pendataan terlebih dahulu. Namun jika tidak ada tindakan dari para pemilik, langkah penertiban akan tetap dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91992?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, Banda Aceh \u2013 Pj Wali Kota Banda Aceh Almuniza Kamal menegaskan, penertiban kafe mobil dan kios liar di Lamnyong Slsegera dilaksanakan untuk merespons laporan Keuchik Rukoh. Hal itu ditegaskan Almuniza usai menggelar rapat koordinasi di Kantor Camat Syiah Kuala, Kamis, 6 Februari 2025. Rapat tersebut dilakukan atas laporan resmi dari Keuchik Rukoh terkait menjamurnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":91993,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-91992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-07-at-20.10.07.jpeg?fit=1599%2C899&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=91992"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/91992\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/91993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=91992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=91992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=91992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}