{"id":92992,"date":"2025-03-01T21:52:12","date_gmt":"2025-03-01T14:52:12","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=92992"},"modified":"2025-03-02T03:09:25","modified_gmt":"2025-03-01T20:09:25","slug":"ramadhan-tahun-ini-tarawih-di-masjidil-haram-dilaksanakan-10-rakaat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/03\/01\/ramadhan-tahun-ini-tarawih-di-masjidil-haram-dilaksanakan-10-rakaat\/","title":{"rendered":"Ramadhan Tahun Ini, Tarawih di Masjidil Haram Dilaksanakan 10 Rakaat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, Mekkah<\/strong> &#8212; Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Masjidil Haram di Kota Mekkah,<br \/>\nArab Saudi menggelar shalat Tarawih perdana dengan format 10 rakaat ditambah 3 rakaat witir pada Jumat malam (28\/2\/2025) Waktu Arab Saudi (WAS).<\/p>\n<p>Pelaksanaan shalat sunnah di bulan Ramadhan ini dilakukan dalam 5 kali salam, yaitu setiap 2 rakaat 1 salam.<\/p>\n<p>Pemred Infoaceh.net Muhammad Saman yang berada di Kota Suci Mekkah dari Masjidil Haram melaporkan, puluhan ribu umat Muslim dari seluruh dunia terlihat memadati seluruh ruangan masjid mulai di depan ka&#8217;bah hingga di halaman Masjidil Haram jamaah shalat isya, tarawih dan witir penuh sesak.<\/p>\n<p>Mereka terlihat dengan khusyuk mengikuti shalat tarawih berjamaah di masjid terbesar di dunia ini. Umat Islam di Arab Saudi juga melakukan amaliah lainnya usai salat tarawih seperti berdzikir dan i&#8217;tikaf.<\/p>\n<p>Sebelumnya, keputusan soal mekanisme tarawih di Masjidil Haram telah disetujui oleh Presiden Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci, Syaikh Abdurrahman As-Sudais.<\/p>\n<p>Syaikh Abdurrahman As-Sudais, yang juga menjabat sebagai Imam dan Khatib Masjidil Haram serta Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, memastikan kenyamanan jamaah ketika hendak shalat di masjidil haram.<\/p>\n<p>Seperti biasa, kegiatan tarawih dilanjutkan dengan pelaksanaan Qiyamul Lail yang akan dipimpin oleh para imam ternama, di antaranya:<\/p>\n<p>Syaikh Dr. Abdurahman Al-Sudais<br \/>\nSyaikh Dr. Maher Al-Muaiqly<br \/>\nSyaikh Dr. Abdullah Al-Juhani<br \/>\nSyaikh Dr. Bandar Baleelah<br \/>\nSyaikh Dr. Yasser Al-Dosari<br \/>\nSyaikh Badr Al-Turki<br \/>\nSyaikh Dr. Al-Waleed Al-Shamsan<\/p>\n<p>Sebelumnya, Arab Saudi menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.<\/p>\n<p>Ramadan di Saudi ditentukan dengan mengamati bulan sabit atau hilal, baik menggunakan mata telanjang maupun alat bantu optik. Metode ini dikenal dengan rukyat.<\/p>\n<p>Para pemantau hilal di Saudi mengamati bulan sabit menjelang dan selama matahari terbenam dengan menghadap ke arah barat.<\/p>\n<p>Jika bulan terlihat, maka bulan suci Ramadan jatuh pada hari esoknya. Jika tidak, bulan Sya&#8217;ban akan digenapkan 30 hari dan hari puasa pertama akan jatuh pada lusa.<\/p>\n<p>Selain Saudi, sejumlah negara juga sudah menetapkan awal Ramadan 2025.<\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia hari ini memutuskan bahwa 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada 1 Maret 2025, usai mendapati hilal telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan MABIMS.<\/p>\n<p>MABIMS adalah kriteria yang ditetapkan menteri-menteri agama dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk menentukan 1 Ramadan, dengan kriteria bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92992?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, Mekkah &#8212; Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Masjidil Haram di Kota Mekkah, Arab Saudi menggelar shalat Tarawih perdana dengan format 10 rakaat ditambah 3 rakaat witir pada Jumat malam (28\/2\/2025) Waktu Arab Saudi (WAS). Pelaksanaan shalat sunnah di bulan Ramadhan ini dilakukan dalam 5 kali salam, yaitu setiap 2 rakaat 1 salam. Pemred [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":92993,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-92992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-luar-negeri"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/03\/e9f3374a-1239-4dc4-91e8-900cd3f13ab4.jpeg?fit=1280%2C710&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=92992"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92992\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/92993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=92992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=92992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=92992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}