{"id":9402,"date":"2020-09-24T12:26:52","date_gmt":"2020-09-24T05:26:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=9402"},"modified":"2020-09-24T12:26:52","modified_gmt":"2020-09-24T05:26:52","slug":"budi-daya-madu-kelulut-milik-petani-binaan-act-ybm-pln-di-indrapuri-panen-perdana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/09\/24\/budi-daya-madu-kelulut-milik-petani-binaan-act-ybm-pln-di-indrapuri-panen-perdana\/","title":{"rendered":"Budi Daya Madu Kelulut Milik Petani Binaan ACT &#8211; YBM PLN di Indrapuri Panen Perdana"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u2063Aceh Besar<\/strong> \u2013 Sarang madu kelulut milik petani binaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) &#8211; UPT Banda Aceh memanen perdana di Gampong Meureu Ulee Titi, Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (23\/9\/2020).\u2063 Kegiatan tersebut dalam program peningkatan ekonomi duafa melalui budidaya kelulut.<br \/>\n\u2063<br \/>\nKepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail menuturkan, program budidaya kelulut melibatkan 10 keluarga dari kawasan Indrapuri. Masing-masing keluarga diberikan tiga sarang madu kelulut untuk dibudidayakan.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita melakukan panen perdana madu kelulut. Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan,\u201d terangnya.\u2063<br \/>\n\u2063<br \/>\nIa menambahkan, pembudidayaan madu kelulut berpotensi sangat baik untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Apalagi proses pembudidayaannya bisa dilakukan dengan cara mudah, tidak memerlukan biaya besar, fleksibel dari segi manajemen waktu, dan alam semakin terjaga.<\/p>\n<p>Jumlah madu hasil panen perdana ini hampir mencapai 500 ml per sarangnya.\u2063<br \/>\n\u2063<br \/>\nDi tengah pandemi covid-19 seperti sekarang, permintaan madu kelulut meningkat karena madu kelulut sangat baik bagi kesehatan manusia bila dikonsumsi.<\/p>\n<p>ACT Aceh bersama YBM PLN akan membantu menghubungkan petani madu kelulut binaan dengan pembeli. \u201cPermintaan madu di pasaran begitu tinggi. Insya Allah madu menjadi salah satu alternatif usaha menjanjikan dalam kondisi serba sulit sekarang ini,\u201d pungkasnya.\u2063<br \/>\n\u2063<br \/>\nPerwakilan YBM PLN Edo Safri Fernando mengatakan pembudidayaan madu kelulut ini masih permulaan. Ia mengharapkan melalui tersebut bisa meningkatkan ekonomi duafa keluarga. \u201cKe depan masih bisa dilanjutkan daftar penerima manfaatnya. Insya Allah, kalau terus berkembang akan kami usulkan ke Pusat,\u201d terangnya.\u2063<br \/>\n\u2063<br \/>\nMuzakkir, salah seorang petani kelulut menuturkan dirinya merasa terbantu dengan adanya program pembudidayaan kelulut tersebut. Ia berharap program tersebut bisa bermanfaat lebih luas kepada masyarakat. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9402?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u2063Aceh Besar \u2013 Sarang madu kelulut milik petani binaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) &#8211; UPT Banda Aceh memanen perdana di Gampong Meureu Ulee Titi, Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (23\/9\/2020).\u2063 Kegiatan tersebut dalam program peningkatan ekonomi duafa melalui budidaya kelulut. \u2063 Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9404,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-9402","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/09\/60-1.jpg?fit=448%2C252&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=9402"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9402\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/9404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=9402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=9402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=9402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}