{"id":95125,"date":"2025-04-27T01:25:54","date_gmt":"2025-04-26T18:25:54","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=95125"},"modified":"2025-04-30T00:27:41","modified_gmt":"2025-04-29T17:27:41","slug":"ary-ginanjar-kemerosotan-moral-menjadi-tsunami-kedua-bagi-banda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/04\/27\/ary-ginanjar-kemerosotan-moral-menjadi-tsunami-kedua-bagi-banda-aceh\/","title":{"rendered":"Ary Ginanjar: Kemerosotan Moral Menjadi \u201cTsunami\u201d Kedua bagi Banda Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/\">Infoaceh.net<\/a>, BANDA ACEH<\/strong>\u00a0\u2013 <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/pendiri-emotional-spiritual-quotient\/\">Pendiri Emotional Spiritual Quotient<\/a> (<a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/\">ESQ<\/a>) Leadership Center Ary Ginanjar menilai kemerosotan akhlak dan moral seakan menjadi \u201ctsunami\u201d kedua bagi Banda Aceh.<\/p>\n<p>&#8220;Ini \u2018tsunami\u2019 iman yang berujung pada \u2018tsunami\u2019 moral dan akhlak. Ini juga menjadi tamparan bagi saya,&#8221; ujar Ary Ginanjar saat temu ramah dengan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa\u2019aduddin Djamal di pendopo wali kota, Sabtu, 26 April 2025.<\/p>\n<p>Acara yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut, dihadiri oleh unsur forkopimda, akademisi, legislatif, hingga BNN, serta para pejabat di lingkungan Pemko Banda Aceh dan alumni ESQ Aceh.<\/p>\n<p>Ary Ginanjar mengaku prihatin selaku sosok yang lekat dengan Aceh sejak lama hingga memiliki dua orang cucu berdarah Aceh.<\/p>\n<p>\u201cNamun yakinlah, tak ada daun yang jatuh dan debu yang terbang tanpa seizin Allah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dirinya pun bersyukur Illiza terpilih sebagai Wali Kota Banda Aceh karena kepeduliannya terhadap akhlak bangsa.<\/p>\n<p>\u201cSaya meminta seluruh alumni ESQ untuk mendukung beliau agar proses penyelamatan generasi Aceh berhasil,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Ary Ginanjar berbagi aplikasi penilaian berbasis data \u201cTalent DNA\u201d yang dikembangkannya bagi jajaran pejabat dan staf pemerintahan Kota Banda Aceh. \u201cDengan Talent DNA, ibu wali kota akan bisa menerapkan konsep \u2018put the right man at the right place\u2019.\u201d<\/p>\n<p>Menurutnya, Talent DNA berfungsi sebagai alat penilaian talenta untuk mengungkap potensi tersembunyi dan membantu individu mengenali kekuatan serta kelemahan mereka.<\/p>\n<p>\u201cSeberapa cepat kita bisa mencari orang-orang yang sesuai dengan bidangnya? Hari ini saya beri hadiah untuk Pemko Banda Aceh: Talent DNA,\u201d ujarnya seraya menyebut aplikasi serupa sudah digunakan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mahkamah Agung, hingga Kementerian Agama.<\/p>\n<p>\u201cInsya Allah, dengan aplikasi ini, semua pegawai Pemko Banda Aceh akan mampu bekerja dengan 3E: excellent, enjoy, and ease,\u201d ujarnya lagi.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza mengenang saat pertama kali mengenal motivator ulung sekaligus pendidik dan pengusaha sukses Indonesia itu.<\/p>\n<p>\u201cDulu waktu maraknya aliran sesat di Banda Aceh, hanya Pak Ary Ginanjar yang menanggapi dan membantu saya membenahi kota ini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Setelah tak lagi menjabat wali kota dan terpilih sebagai anggota DPR-RI, sekira tujuh tahun kemudian, Illiza menemukan fakta kemerosotan moral generasi muda di ibu kota Provinsi Aceh kini sangat memprihatinkan.<\/p>\n<p>Hal tersebut terbukti dalam operasi penegakan syariat Islam tiga malam berturut-turut yang ia pimpin langsung baru-baru ini.<\/p>\n<p>\u201cHasilnya sungguh di luar ekspektasi dan harapan saya. Begitu banyak pelanggar syariat yang terjaring dan mayoritas anak muda,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kalau soal defisit anggaran yang kini membebani Pemko Banda Aceh, Illiza optimis dapat mengatasinya. Salah satunya, berkolaborasi dengan berbagai pihak. \u201cTapi persoalan moral tidak mudah. Saya shock sebenarnya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cBukan hanya khalwat dan narkoba, namun seks bebas hingga open BO sekarang merajalela di kota kita,\u201d ujar Illiza.<\/p>\n<p>Ia pun berharap kehadiran Ary Ginanjar yang begitu concern terhadap persoalan akhlak, dapat memberi banyak masukan bagi pihaknya dalam memimpin Banda Aceh.<\/p>\n<p>\u201cHendak dibawa ke mana arah pembangunan kota ini ke depan, mohon arahannya,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95125?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, BANDA ACEH\u00a0\u2013 Pendiri Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Leadership Center Ary Ginanjar menilai kemerosotan akhlak dan moral seakan menjadi \u201ctsunami\u201d kedua bagi Banda Aceh. &#8220;Ini \u2018tsunami\u2019 iman yang berujung pada \u2018tsunami\u2019 moral dan akhlak. Ini juga menjadi tamparan bagi saya,&#8221; ujar Ary Ginanjar saat temu ramah dengan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa\u2019aduddin Djamal di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":95126,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[12632,728,12631],"class_list":["post-95125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-ary-ginanjar","tag-tsunami","tag-tsunami-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/04\/IMG-20250427-WA0002.jpg?fit=1599%2C1088&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=95125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95125\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/95126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=95125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=95125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=95125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}