{"id":96061,"date":"2025-05-06T13:28:44","date_gmt":"2025-05-06T06:28:44","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=96061"},"modified":"2025-05-06T13:28:44","modified_gmt":"2025-05-06T06:28:44","slug":"rawat-sejarah-budayawan-aceh-kagumi-malaysia-yang-miliki-banyak-museum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/05\/06\/rawat-sejarah-budayawan-aceh-kagumi-malaysia-yang-miliki-banyak-museum\/","title":{"rendered":"Rawat Sejarah, Budayawan Aceh Kagumi Malaysia yang Miliki Banyak Museum"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/\">Infoaceh.net<\/a>, MALAYSIA<\/strong> \u2013 Malaysia tercatat sebagai negara Malayu yang memiliki banyak museum tersebar di berbagai negeri (negara bagian).<\/p>\n<p>Di satu negara bagian terdapat lebih dari tiga museum. Negara ini aktif mencatat, merawat dan memamerkan memori sejarah.<\/p>\n<p>Budayawan yang juga Direktur Rumoh Manuskrip Aceh Tarmizi A Hamid, bersama mahasiswa Program Ph.D Universiti Utara Malaysia (UUM), Hasan Basri M Nur, pada bulan April dan Mei 2025 berkesempatan mengunjungi sejumlah museum di Malaysia dan Thailand.<\/p>\n<p>\u201cNegeri Kedah memiliki banyak museum. Salah satunya museum Dr. Mahathir Mohamad,\u201d ujar Tarmizi A Hamid alias Cek Midi kepada media ini, Senin (5\/5\/2025).<\/p>\n<p>Di kampus UUM sendiri, kata Tarmizi, terdapat museum yang terbuka untuk umum.<\/p>\n<p>&#8220;Museum adalah jendela ilmu pengetahuan bagi dunia. Kampus UUM membuka mata dunia melalui museum kampus yang sangat bagus dan komprehensif,&#8221; lanjut Cek Midi.<\/p>\n<p>Sementara Museum Mahathir yang terletak di pusat Kota Alor Setar, merupakan rumah kelahiran Mahathir yang disumbangkan untuk negara.<\/p>\n<p>Mahathir Mohamad adalah sosok cerdas yang terlahir dari keluarga berpendidikan tinggi. Ayahnya seorang guru besar atau profesor pada era kekuasaan Inggris.<\/p>\n<p>Mahathir adalah seorang dokter yang mampu mendeteksi dan mengobati berbagai penyakit.<\/p>\n<p>Berbekal pengetahuan kedokteran, maka ketika ia menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia era pertama (1981-2003) mampu mendeteksi dan mengobati permasalahan negara.<\/p>\n<p>Di tangannya, Malaysia menjadi negara maju jauh meninggalkan negara-negara tetangga yang lebih tua darinya sehingga ia pun terpilih lagi sebagai PM di usianya menjelang 100 tahun (2018-2020).<\/p>\n<p>\u201cBeruntunglah warga negara Malaysia memiliki sosok Mahathir. Tingkat kesejahteraan ekonomi, pendidikan dan kesehatan Malaysia di atas rata-rata negara lain,\u201d sambung Tarmizi.<\/p>\n<p>\u201cMalaysia menjadi kosmopolit sejak berada di tangan Mahathir. Orang dari berbagai negara datang untuk belajar atau mencari kerja di Malaysia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Cek Midi melanjutkan, di Museum Mahathir dipamerkan berbagai benda peninggalan Mahathir sejak kecil, mulai alat-alat medis, buku-buku, foto perjalanan hidup hingga ijazah sarjana.<\/p>\n<p>Museum ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut bayaran apa pun dari pengunjung.<\/p>\n<p>Cek Midi menyarankan warga Aceh dan Indonesia yang bertamasya ke Negeri Kedah ada baiknya mengunjungi museum ini.<\/p>\n<p>\u201cAnda dijamin terbuka wawasan saat berada di museum ini. Anda dapat menilai betapa pentingnya merawat sejarah sebagai sumber pembelajaran bagi generasi muda,\u201d pungkas Cek Midi.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/96061?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cBeruntunglah warga negara Malaysia memiliki sosok Mahathir. Tingkat kesejahteraan ekonomi, pendidikan dan kesehatan Malaysia di atas rata-rata negara lain,\u201d sambung Tarmizi.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":96065,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[12885,12886],"class_list":["post-96061","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-memori-sejarah","tag-tarmizi-a-hamid"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-06-at-13.20.08-e1746512786204.jpeg?fit=1000%2C563&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/96061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=96061"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/96061\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/96065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=96061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=96061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=96061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}