{"id":9671,"date":"2020-10-01T01:59:26","date_gmt":"2020-09-30T18:59:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=9671"},"modified":"2020-10-01T01:59:26","modified_gmt":"2020-09-30T18:59:26","slug":"wwf-tetapkan-banda-aceh-finalis-the-most-lovable-city","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/10\/01\/wwf-tetapkan-banda-aceh-finalis-the-most-lovable-city\/","title":{"rendered":"WWF Tetapkan Banda Aceh Finalis \u201cThe Most Lovable City\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Kota Banda Aceh terpilih menjadi salah satu finalis dalam kampanye \u201cWe Love Cities\u201d yang digelar World Wildlife Fund (WWF).<\/p>\n<p>Kampanye global di media sosial ini bertujuan mengangkat beragam solusi dalam mewujudkan kota berkelanjutan dan memobilisasi dukungan publik untuk inisiatif-inisiatif tersebut.<\/p>\n<p>Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan setelah Banda Aceh mengisi form platform internasional perubahan iklim pada program one planet city challenge (OPCC) oleh ICLEI-WWF pada pertengahan Tahun 2019 di Jakarta.<\/p>\n<p>Dalam program ini, seluruh kota peserta diminta menampilkan keunggulannya masing-masing dalam upaya mengatasi perubahan iklim yang dapat mencakup berbagai sektor, seperti energi, transportasi, limbah, bangunan hingga pangan.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah data yg diisi dinilai sangat lengkap oleh reviewer WWF international, dan Banda Aceh menjadi 3 terbaik dari 18 kota\/kabupaten di Indonesia yang terpilih, memenuhi standar WWF dari 514 kabupaten\/kota se-Indonesia yang mengikuti program ini,\u201d ungkap Aminullah, Rabu (30\/9).<\/p>\n<p>Fenomenalnya, Banda Aceh kali ini berhasil mengalahkan Kota Bogor yang biasanya tiga periode berturut-turut sebelumnya masuk dalam 3 kota terbaik.<\/p>\n<p>Pada tahun 2020 ini, 3 kota terbaik di Indonesia yang diumumkan Juni lalu oleh WWF international. Jakarta, Balikpapan dan Banda Aceh terpilih sebagai 3 besar dalam program ini.<\/p>\n<p>\u201cDan tiga kota tersebut berhak mengikuti ajang kampanye international \u201cWe Love Cities\u201d.<\/p>\n<p>Hebatnya lagi, Kota Banda Aceh termasuk dalam 54 kota yang diperlombakan dari 225 kota\/kabupaten seluruh dunia. Program ini diikuti oleh 26 negara.<\/p>\n<p>Kata Aminullah, kali ini, kampanye \u201cWe Love Cities\u201d bersifat online karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum mereda dan waktu kampanye dibatasi mulai 14 September 2020 hingga 11 Oktober 2020.<\/p>\n<p>\u201cTentunya ini menjadi sebuah prestasi bagi Banda Aceh di mata international dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan yang tanggap perubahan iklim, konsisten menurunkan gas emisi rumah kaca, serta tangguh dalam bencana,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lanjutnya, warga Banda Aceh patut bersyukur dan berbangga karena terpilih sebagai 3 besar kota diseluruh Indonesia untuk program kota berkelanjutan \u201cWe Love Cities 2020\u201d.<\/p>\n<p>\u201cSemoga Banda Aceh mendapatkan predikat \u201cThe Most Lovable City\u201d atau Kota yang paling dicintai oleh warganya,\u201d harap wali kota.<\/p>\n<p>Ia pun mengajak seluruh warga kota mendukung program ini dengan cara vote sebanyak-banyaknya dan dapat diulang setiap hari untuk mendapatkan suara terbanyak dari kota-kota lain.<\/p>\n<p>\u201cCaranya, klik link<br \/>\nhttps:\/\/welovecities.org\/IN\/banda-aceh\/ dan pilih menu \u201cDukung Sekarang\u201d. Warga juga bisa menyampaikan saran, masukan, usul hingga kritikan di kolom yang disediakan,\u201d jelas Aminullah seraya meminta tambahan hastag #welovebandaaceh.<\/p>\n<p>Aminullah mengharapkan kepada masyarakat untuk menyumbangkan saran, ide dan gagasan untuk pembangunan Kota Banda Aceh. \u201cIni sangat kami harapkan dari warga melalui vote tersebut mulai hari ini hingga 11 Oktober 2020 nanti,\u201d harap Aminullah.<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih warga Banda Aceh yang mencintai kotanya sendiri sudah dinilai oleh lembaga berkaliber dunia WWF, dasarnya Banda Aceh kota religi, aman dari konflik antar umat beragama, bersih dan indah, kotanya sehat, ekonomi pun bangkit, nyaman dan berbudaya, kota layak pemuda dan juga kota layak anak dengan IPM terbaik ll indonesia, sebagai kota referensi pendidikan dan juga bagian program smart city,\u201d pungkas Aminullah. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9671?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh &#8212; Kota Banda Aceh terpilih menjadi salah satu finalis dalam kampanye \u201cWe Love Cities\u201d yang digelar World Wildlife Fund (WWF). Kampanye global di media sosial ini bertujuan mengangkat beragam solusi dalam mewujudkan kota berkelanjutan dan memobilisasi dukungan publik untuk inisiatif-inisiatif tersebut. Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan setelah Banda Aceh mengisi form [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9672,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-9671","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/10\/33.jpg?fit=768%2C768&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9671","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=9671"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9671\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/9672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=9671"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=9671"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=9671"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}