{"id":97034,"date":"2025-05-12T22:08:00","date_gmt":"2025-05-12T15:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=97034"},"modified":"2025-05-12T22:12:58","modified_gmt":"2025-05-12T15:12:58","slug":"putri-john-kei-buka-suara-hidup-dalam-bayang-bayang-premanisme-sang-ayah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/05\/12\/putri-john-kei-buka-suara-hidup-dalam-bayang-bayang-premanisme-sang-ayah\/","title":{"rendered":"Putri John Kei Buka Suara: Hidup dalam Bayang-Bayang Premanisme Sang Ayah"},"content":{"rendered":"<p class=\"\" data-start=\"234\" data-end=\"562\"><strong>Infoaceh.net <\/strong>\u2013 Nama <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/john-kei\/\">John Kei<\/a> tentu tak asing bagi publik Indonesia, khususnya mereka yang mengikuti sejarah dunia premanisme di <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/tanah-air\/\">Tanah Air<\/a>. Sosok yang dijuluki \u201c<a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/the-godfather-dari-tanah-kei\/\">The Godfather dari Tanah Kei<\/a>\u201d ini dikenal sebagai salah satu tokoh paling ditakuti di Jakarta. Namun di balik reputasinya, ada kisah pilu yang datang dari sang putri.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"564\" data-end=\"739\">Putri sulung John Kei, <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/melan-refra\/\">Melan Refra<\/a>, membagikan kisah emosional tentang hidupnya sebagai anak dari pria yang lebih sering dikenal sebagai mantan narapidana daripada sosok ayah.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"741\" data-end=\"1126\">John Kei, yang lahir di Pulau Kei, Maluku Tenggara pada 10 September 1969, tumbuh dalam kemiskinan dan kekerasan. Ia putus sekolah di awal SMA dan mulai merantau ke Surabaya di usia 18 tahun sebelum akhirnya menetap di Jakarta. Dari bekerja serabutan hingga menjadi satpam di tempat hiburan malam, jalan hidupnya mulai berubah drastis sejak 1992 ketika terlibat dalam kasus pembunuhan.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1128\" data-end=\"1227\">\u201cSaya merasa jago kalau bunuh orang,\u201d ujar John Kei blak-blakan dalam acara <em data-start=\"1204\" data-end=\"1215\">Kick Andy<\/em> tahun 2019.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1229\" data-end=\"1358\">Sejak saat itu, hidupnya tak pernah lepas dari jeruji besi. Namun, bagi Melan, pengalaman itu adalah luka yang tak pernah sembuh.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1360\" data-end=\"1543\">\u201cSepanjang hidup 28 tahun lebih, Papah lebih sering di dalam sel daripada di rumah,\u201d ungkap Melan lirih dalam wawancara dengan Melaney Ricardo yang tayang di YouTube empat tahun lalu.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1545\" data-end=\"1746\">Melan mengaku menjalani hidup dengan stigma sebagai anak seorang preman. Namun ia tetap memilih untuk berjalan di jalannya sendiri. Ia menolak menggunakan nama besar sang ayah untuk keuntungan pribadi.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1748\" data-end=\"1850\">\u201cKalau lo mau temenan sama gue, ya temenan karena gue, bukan karena gue anaknya siapa,\u201d ucapnya tegas.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1852\" data-end=\"2058\">Meski tampil kuat, Melan tak menutupi kesedihannya. Ia tumbuh tanpa kehadiran penuh seorang ayah, dan lebih banyak diasuh oleh ibunya, Yulianti Kei, sosok yang ia gambarkan sebagai wanita sabar dan tangguh.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2060\" data-end=\"2238\">\u201cAku merasa jauh dari Papah. Baru kemarin aku ikut Papah keluar dari Nusakambangan, terus tiba-tiba ada kasus baru lagi. Aku merasa kehilangan,\u201d ujarnya dengan mata berkaca-kaca.<\/p>\n<h4>Kasih Sayang Seorang John Kei<\/h4>\n<p class=\"\" data-start=\"2275\" data-end=\"2403\">Di balik citra kerasnya, John Kei mengaku sangat menyayangi anak-anaknya. Ia mengklaim tak pernah membentak atau memukul mereka.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2405\" data-end=\"2561\">\u201cTugas bapak cari uang, tugas kalian belajar. Jangan jadi seperti bapak. Dunia ini hanya bisa diubah oleh orang-orang pintar,\u201d pesannya kepada anak-anaknya.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2563\" data-end=\"2714\">Ia pun bangga anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang santun dan disegani di sekolah, bukan karena nama ayah mereka, tapi karena sikap mereka sendiri.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2716\" data-end=\"2844\">\u201cBanyak orang tua teman-teman anak saya datang ingin kenalan. Mereka bilang, \u2018Anaknya John Kei ternyata sopan sekali,\u2019\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2846\" data-end=\"2950\">Sebagai anak pertama, Melan merasa punya tanggung jawab besar. Ia masih mengingat jelas pesan sang ayah:<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2952\" data-end=\"3087\">\u201cKamu anak pertama, kamu harus jadi contoh yang baik untuk adik-adik kamu. Jangan sampai orang menilai kamu tidak dididik dengan baik.\u201d<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"3089\" data-end=\"3212\">Kini, Melan bertekad menjadi pribadi yang mandiri dan tetap berharap suatu saat keluarganya bisa hidup bersama dalam damai.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"3214\" data-end=\"3308\">\u201cAku percaya janji Tuhan. Kami akan berkumpul sama-sama. Aku pegang itu,\u201d katanya dengan haru.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/97034?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTugas bapak cari uang, tugas kalian belajar. Jangan jadi seperti bapak. Dunia ini hanya bisa diubah oleh orang-orang pintar,\u201d pesannya kepada anak-anaknya.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":97035,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[13146,421,3984,2070,3338],"class_list":["post-97034","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-kasih-sayang-seorang-john-kei","tag-nasional","tag-peristiwa","tag-prabowo","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/05\/1000039911.jpg?fit=320%2C180&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/97034","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=97034"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/97034\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/97035"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=97034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=97034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=97034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}