{"id":97438,"date":"2025-05-15T22:12:27","date_gmt":"2025-05-15T15:12:27","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=97438"},"modified":"2025-05-15T22:12:27","modified_gmt":"2025-05-15T15:12:27","slug":"aceh-siap-bentuk-6-500-koperasi-desa-merah-putih-dukung-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/05\/15\/aceh-siap-bentuk-6-500-koperasi-desa-merah-putih-dukung-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Aceh Siap Bentuk 6.500 Koperasi Desa Merah Putih Dukung Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Pemerintah Aceh terus mendorong percepatan pembentukan sebanyak 6.500 Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari program nasional ketahanan pangan.<\/p>\n<p>Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah saat memimpin rapat lintas SKPA di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (16\/5\/2025).<\/p>\n<p>Rapat tersebut membahas kesiapan Aceh dalam mendirikan koperasi desa berbasis ekonomi kerakyatan yang terintegrasi secara digital dan nasional, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan sekadar membentuk koperasi, tapi membangun sistem ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan siap mendukung ketahanan pangan nasional. Aceh harus ambil bagian secara aktif,&#8221; ujar Wagub.<\/p>\n<p>Fadhlullah menyebut koperasi desa akan menjadi pusat produksi, distribusi, dan penyerapan hasil komoditas lokal. Ke depan, koperasi-koperasi ini akan saling terkoneksi secara digital dan dilengkapi fasilitas seperti cold storage.<\/p>\n<p>&#8220;Saat terjadi surplus produksi di satu desa, desa lain bisa mengetahui dan Bulog bisa langsung menyerap. Semua berbasis data,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Ia juga meminta kepala dinas terkait untuk mempercepat sosialisasi hingga ke tingkat kecamatan dan gampong melalui Zoom meeting dan forum-forum desa.<\/p>\n<p>Kadis Koperasi dan UKM Aceh, Azhari menjelaskan, target pembentukan koperasi Merah Putih mencapai 6.500 unit di seluruh gampong di Aceh.<\/p>\n<p>Dengan dukungan penuh pemerintah provinsi, koperasi ini diharapkan menjadi lokomotif baru penggerak ekonomi desa.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui koperasi, kita ingin wujudkan desa yang mandiri secara ekonomi dan pangan, serta mengurangi angka pengangguran,&#8221; ujar Azhari.<\/p>\n<p>Skema pembentukan koperasi dilakukan melalui tiga pendekatan: mendirikan koperasi baru, mengembangkan koperasi aktif, dan menghidupkan kembali koperasi yang tidak aktif.<\/p>\n<p>Koperasi akan dikelola dalam berbagai unit usaha, mulai dari simpan pinjam hingga logistik dan layanan kesehatan.<\/p>\n<p>Target pembentukan koperasi ditetapkan hingga 30 Juni 2025, dengan peluncuran resmi pada 12 Juli, dan operasional penuh pada Oktober 2025.<\/p>\n<p>Sementara Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Iskandar menegaskan pentingnya pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebagai langkah awal pembentukan koperasi.<\/p>\n<p>&#8220;Musdesus harus selesai paling lambat 31 Mei. Setelah itu, proses legalitas melalui notaris harus segera diproses,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat, tokoh adat, dan tuha peut sangat penting untuk memperkuat legitimasi koperasi. Saat ini, DPMG juga tengah menyusun format pemantauan yang akan dikirim ke seluruh kabupaten\/kota guna memastikan proses berjalan serentak dan terkoordinasi.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/97438?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Musdesus harus selesai paling lambat 31 Mei. Setelah itu, proses legalitas melalui notaris harus segera diproses,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":97439,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[252,13250],"class_list":["post-97438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-aceh","tag-koperasi-desa-merah-putih"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-15-at-20.39.31.jpeg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/97438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=97438"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/97438\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/97439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=97438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=97438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=97438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}