{"id":9912,"date":"2020-10-06T16:00:45","date_gmt":"2020-10-06T09:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=9912"},"modified":"2020-10-06T16:16:03","modified_gmt":"2020-10-06T09:16:03","slug":"6-remaja-pesta-seks-di-pidie-wakil-bupati-prihatin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/10\/06\/6-remaja-pesta-seks-di-pidie-wakil-bupati-prihatin\/","title":{"rendered":"6 Remaja Pesta Seks di Pidie, Wakil Bupati Prihatin"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Enam remaja di Kabupaten Pidie, digerebek warga karena diduga menggelar pesta seks selama empat hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat meminta agar keenam tersangka diproses hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah sebuah peristiwa yang memang sangat memprihatinkan bagi kita semua, karena terkait dengan anak-anak di bawah umur,&#8221; kata Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud Selasa (6\/10\/2020) seperti disiarkan detikcom.<\/p>\n<p>Menurut Fadhlullah, berdasarkan pendalaman oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Pidie, keenamnya tidak tepat disebut pesta seks. Namun perbuatan mereka jelas melanggar.<\/p>\n<p>&#8220;Kejadian tersebut mungkin tidak tepat kita sebut dengan pesta seks, tapi tetap saja itu adalah perbuatan yang keliru dan melanggar aturan yang berlaku di Aceh,&#8221; ujar Fadhlullah.<\/p>\n<p>Fadhlullah mengatakan, setelah adanya kejadian tersebut, pihak desa harus melakukan langkah-langkah penguatan sebagai upaya penyelamatan generasi muda serta pageu gampong (pagar desa). Penggerebekan tersebut diharapkan menjadi bahan refleksi bagi semua pihak.<\/p>\n<p>&#8220;Kita harus lebih keras lagi bekerja dalam penguatan karakter anak-anak muda atau remaja kita dengan memperkuat lembaga lembaga pendidikan yang ada dalam desa, baik formal maupun informal,&#8221; jelas Fadhlullah.<\/p>\n<p>Salah satu hal yang perlu dilakukan, kata Fadhlullah, ialah pendalaman ajaran dan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda diminta tidak hanya mempelajari nilai agama, tapi juga mengamalkannya.<\/p>\n<p>&#8220;Karena itu, desa perlu secara lebih serius melakukan gerakan untuk memakmurkan masjid dan meunasah, tentu disesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19, mendidik masyarakat dan generasi mudanya agar senantiasa mencintai masjid dan memakmurkannya serta berakhlakul karimah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, tiga pasangan remaja nonmuhrim digerebek warga karena diduga menggelar pesta seks di sebuah rumah kosong. Empat orang yang ditangkap masih di bawah umur.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka mengaku sudah berhubungan badan masing-masing tiga kali,&#8221; kata Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian kepada detikcom, Senin (5\/10).<\/p>\n<p>Penggerebekan pasangan ini dilakukan warga salah satu desa di Kecamatan Kembang Tanjong, di Pidie, Kamis 1 Oktober sekitar pukul 03.00 WIB. Warga curiga dengan aktivitas keenam remaja tersebut di rumah orang tua salah satu tersangka.<\/p>\n<p>Rumah tersebut sudah lama kosong. Menurut Zulhir, empat ABG yang diamankan berusia 14-17 tahun. Sedangkan dua lagi TM (19\/perempuan) dan AD (18\/laki-laki).<\/p>\n<p>&#8220;Mereka sudah empat hari tinggal di rumah kosong milik orang tua salah seorang tersangka. Kalau menurut pengakuan, mereka berhubungan badan pada waktu berbeda-beda,&#8221; jelas Zulhir. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9912?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh &#8212; Enam remaja di Kabupaten Pidie, digerebek warga karena diduga menggelar pesta seks selama empat hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat meminta agar keenam tersangka diproses hukum. &#8220;Ini adalah sebuah peristiwa yang memang sangat memprihatinkan bagi kita semua, karena terkait dengan anak-anak di bawah umur,&#8221; kata Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud Selasa (6\/10\/2020) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9915,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9912","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/10\/2.jpg?fit=678%2C452&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=9912"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/9912\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/9915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=9912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=9912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=9912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}