INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Syariah

Direktur PD Pontren Resmikan Pascasarjana Ma’had Aly Mudi Mesra Samalanga

Last updated: Kamis, 8 April 2021 21:36 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
SHARE

Samalanga — Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ditjen Pendis Kemenag RI Dr H Waryono Abdul Ghafur meresmikan Marhalah Tsaniyah atau jenjang pendidikan setingkat Pascasarjana Ma’had Aly Mudi Mesra Samalanga, Kabupaten Bireuen, Kamis (8/4).

Lahirnya Mahad Tsaniyah dengan SK Dirjen Pendidikan Islam, nomor 1441 tahun 2021.

Menjaga Lingkungan Bernilai Ibadah dan Amal Saleh, Bagian dari Ketakwaan Seorang Muslim

Marhalah Tsaniyah dengan program studi Takhassus Fiqh Wa Ushuluh perdana di luar Pulau Jawa dan satu-satunya di Sumatera.

- ADVERTISEMENT -

Peresmian turut dihadiri Abu Syech H Hasanoel Basry (Abu Mudi), Kakanwil Kemenag Aceh Dr H Iqbal Muhammad SAg MAg, Kadis Pendidikan Dayah Aceh H Zahrol Fajri SAg MH, mewakili Bupati Bireuen Dr Mukhtar, Kakankemenag Bireuen Drs H Zulkifli Idris MPd, Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh Drs H Maiyusri MA dan Mudir Ma’had Aly Tgk H Zahrul Fuadi (Abi Zahrul), sejumlah kalangan pesantren di Aceh dan muspika setempat.

Direktur PD Pontren mengatakan Ma’had Tsaniyah menjadi tempat rujukan belajar Islam yang bersanad, bagaimana terkait belajar sesungguhnya.

- ADVERTISEMENT -
Kenang 21 Tahun Tsunami, Ribuan Warga Larut dalam Doa-Zikir di Masjid Lampuuk

“Karena sejak berkembangnya IT, banyak yang hanya belajar melalui medsos, yang seharusnya melalui karya ulama dan terbukti. Jadi kita harus menambah pengetahuan, stock of knowledge. Ibarat motor tak punya BBM, maka proses perjalanan dan roda kehidupan akan mandek,” ucap Waryono.

Ia mengatakan, para mahasantri bukan saja gagah berorasi, tapi setelah diukur ilmunya sangat kurang. Ini yang sebaiknya diperhatikan, betapa ilmu itu harus dituntut.

“Sehingga bila yang disampaikan, namun tak punya ilmu yang mendasar dan fundamental, maka banyak terjadi ketimpangan,” katanya.

ICMI Aceh Gerakkan Warga Bersihkan Masjid Terdampak Bencana

Seiring berkembang zaman dan berjalan waktu, kita di dorong untuk terus menambah pengetahuan.

- ADVERTISEMENT -

“Kami Kemenag berkomitmen untuk meningkatkan satuan mutu di Pesantren, meski kami percaya itu akan tetap berjalan sebagaimana telah berjalan. Semoga kehadiran kami bisa menambah stamina,” harapnya.

Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal Muhammad SAg MAg menyampaikan patut bersyukur dari 60 Ma’had Aly yang tersebar di Indonesia, 6 Mahad Aly ada di Aceh, yaitu Ma’had Aly Mudi Mesra Samalanga, Ma’had Aly Darul Munawwarah Kuta Krueng, Ma’had Malikussaleh Panton Labu, Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah Matangkuli, Ma’had Aly Darul Muarif Cot Trueng Aceh Utara dan Ma’had Aly Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan.

Ia mengatakan hadirnya Marhalah Tsaniyah ini merupakan hasil perjuangan dan koordinasi yang baik lintas sektoral, didukung pihak pondok pesantren di Aceh, para ulama, sehingga program dapat terwujud.

“Ini sekaligus menjadi hadiah dan anugerah bagi kita semua masyarakat Aceh, khususnya kalangan dayah, semoga mampu melahirkan tokoh dan para ulama. Sehingga kehadiran Mahad ini dirasakan manfaatnya bagi umat,” harap Iqbal.

Ia menjelaskan Ma’had Aly memiliki peran strategis dalam membangun bangsa sekarang dan di masa mendtang, terutama terhadap dukungan program pemerintah di bidang keagamaan dan kepesantrenan.

“Kita berharap semua alumni Ma’had Aly bisa mengisi kebutuhan masyarakat terhadap ulama yang mumpuni dan berintegritas, serta menjadi teladan sesuai zaman.

Selain itu, kami mengharapkan keberadaan Ma’had Aly juga mampu menjaga nilai-nilai dan tradisi pesantren yang tumbuh dan berkembang seiring hadirnya pesantren itu sendiri, terutama tercermin pada disiplin keilmuan dan ketrampilan.”

Perlu upaya serius dari pihak pesantren atau jajaran civitas akademika untuk memberikan informasi dan sosialisasi terhadap keberadaan Ma’had Aly dan eksistensinya dalam menjaga ajaran agama dan keutuhan bangsa sangat diperlukan.

Sebab itu, Kemenag Aceh juga akan terus memberikan perhatian dan pengawasan terhadap pelaksanaan, keberlanjutan pendidikan dan kemajuan Ma’had Aly di Aceh, tentu dengan dukungan dan kebersamaan semua pihak.

Sementara Kadis Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri mengatakan berbahagia dan gembira adanya SK Marhalah Tsaniyah ini.

“Kita pantas untuk terus bersyukur, dan kita manfaatkan sebaik mungkin, bapak direktur PD Pontren hadir, artinya betapa pentingnya memikirkan dan pengembangan umat,” katanya.

Dengan diresmikan ini, supaya ke depan punya kualitas yang baik, dan memudahkan bagi kalangan dayah untuk menempuh pendidikan.

Sedangkan Direktur Marhalah Tsaniyah Aba Sayed, berterima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung dan memberikan sumbangsih terhadap penyelenggaraan Marhalah Tsaniyah di Mudi Mesjid Raya Samalanga.

“Kami sangat terharu, semoga Allah jadikan dan balas sebagai amal shaleh yang bermanfaat dunia akhirat,” kata Aba.

Ia menjelaskan bahwa pesantren Mudi Mesjid Raya merupakan salah satu pesantren tertua di Aceh, pendirian Ponpes ini bersamaan dengan didirikannya masjid raya di komplek pesantren sekitar tahun 1610 oleh Sultan Iskandar Muda, sejak itu pondok ini sudah dimulai.

Sejak pesantren dipimpin Abon Abdul Azis, beliau sudah mulai membuat kelas belajar, dan ujian triwulan. “Sekarang Abu meningkatkan perubahan, sehingga tahun 2003 sudah dilakukan penyelenggaraan Muadalah di Mudi Mesjid Raya, yang izinnya tahun 2010,” katanya.

Kemudian tahun 2016 menjalankan program Mahad Aly dengan jumlah mahasantri 267 orang hingga saat ini, serta 40 orang lulusan sarjana. Sekarang ada 4.897 santri di semua jenjang di Pesantren Mudi Mesjid Raya Samalanga. (IA)

Previous Article Kanwil Kemenkumham dan BNNP Sepakat Berantas Peredaran Narkoba di Lapas
Next Article TRA, Pejabat BPBA Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Warna Baru Demokrasi: Tanpa Interupsi dan 'Mic Mati' Keberadaan jaringan Dasco di Senayan dinilai membawa warna baru dalam proses legislasi.
Politik
Mengenal ‘Kabinda’ dan ‘Adidas’, Jaringan Politik Kuat yang Kendalikan Ritme Undang-Undang di Senayan
Jumat, 2 Januari 2026
Ekonomi
BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang
Sabtu, 10 Januari 2026
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Syariah

Momentum Akhir Tahun: Mengambil Hikmah Berbagai Peristiwa Besar di Aceh

Jumat, 26 Desember 2025
Da'i kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) tiba di Aceh melalui Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (25/12). (Foto: Ist)
Syariah

UAS Isi Tausiah Peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh di Masjid Raya Baiturrahman ‎

Kamis, 25 Desember 2025
Syariah

Cegah Banjir, Teladani Rasulullah dalam Menjaga Lingkungan

Jumat, 19 Desember 2025
Syariah

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp735 Juta Bantuan Tanggap Darurat Banjir

Senin, 15 Desember 2025
Ustaz H Muharril Ashary Lc MA, Pengurus IKAT Aceh Divisi Dakwah dan Penguatan Umat.
Syariah

Menjadi Muslim yang Altruis di Tengah Musibah Aceh

Jumat, 12 Desember 2025
Ustadz Dr. Mujtahid Anwar Lc MAg
Syariah

Pedagang Naikkan Harga Saat Bencana Termasuk Memakan Harta Orang Lain Secara Batil

Minggu, 7 Desember 2025
Ketua PB HUDA, Dr Tgk H Anwar Usman atau Abiya Kuta Krueng.
Syariah

Situasi Lapangan Sangat Sulit, Ulama Aceh Desak Presiden Prabowo Segera Tetapkan Bencana Nasional

Rabu, 3 Desember 2025
Syariah

Bukti Cinta kepada Rasulullah dengan Memperbanyak Shalawat

Sabtu, 29 November 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?