Olahraga

Pemerintah Aceh Gelar Sabang Marathon 6 Februari, Pendaftaran Gratis

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar even Sabang Marathon di kota paling barat Indonesia tersebut.

Mengusung tema “Run for Fun,” kegiatan Sabang Marathon ini bakal digelar pada 6 Februari 2022 di arena Sabang Fair (start-finish).

Olahraga lari rekreasi dengan jarak tempuh sekitar lima kilometer (5K) ini dipastikan memikat masyarakat setempat dan wisatawan yang tengah berlibur di Sabang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin mengatakan, tren sport tourism (wisata olahraga) semakin berkembang pesat, seiring dengan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Baca Juga:  Persiraja Telan Tiga Kekalahan Beruntun, Takluk 1-2 dari Persikad Depok

Bahkan, kata Jamaluddin, industri pariwisata juga turut menjadi pilar penting dalam membangkitkan perekonomian.

“Untuk menggalakkan olahraga lari ini, Disbudpar Aceh memilih Sabang sebagai lokasi pelaksanaan even. Karena, Sabang menawarkan potensi pariwisata bahari serta wisata alam lainnya yang sudah cukup dikenal dan patut terus dikembangkan,” ujar Jamaluddin,
Rabu (2/2).

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh Teuku Hendra Faisal menambahkan, pendaftaran peserta Sabang Marathon mulai dibuka sejak 1-5 Februari 2022.

“Bagi peserta yang berada di Sabang, dapat mendaftarkan dirinnya di Kantor Dinas Pariwisata Sabang,” kata Hendra.

Baca Juga:  Launching Tim 6 September, Persiraja Hadapi RANS FC di Stadion Harapan Bangsa

Sementara itu, lanjut Hendra, bagi peserta yang berada di luar Sabang, bisa mengisi formulir pendaftarannya secara online melalui https://bit.ly/sabangmarathon.

“Pendaftarannya gratis, peserta tidak dipungut biaya pendaftaran sepeser pun. Bagi 300 peserta pendaftar pertama, bakal mendapat jersey dan tumbler gratis,” ucap Hendra.

Selain itu, dalam pelaksanaan Sabang Marathon, panitia juga menyiapkan doorprize menarik, serta kudapan penambah stamina bagi peserta lari.

“Even Sabang Marathon ini bakal dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, berbasis Clean, Health, Safety, and Environment (CHSE),” pungkasnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait