INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Diserbu Pengunjung, Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara di Museum Aceh Diperpanjang

Last updated: Senin, 27 Juni 2022 23:29 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara 2022 yang berlangsung di Gedung Pameran Temporer Museum Aceh, Banda Aceh diperpanjang hingga akhir Juli
Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara 2022 yang berlangsung di Gedung Pameran Temporer Museum Aceh, Banda Aceh diperpanjang hingga akhir Juli
SHARE

BANDA ACEH — Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara 2022 yang berlangsung di Gedung Pameran Temporer Museum Aceh, Banda Aceh, pada 22-25 Juni 2022 mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Pengunjung juga memuji konsep pelaksanaan pameran ini.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal menerangkan, berdasarkan data Museum Aceh hingga hari terakhir pameran, pengunjung yang tercatat mencapai seribu lebih baik dari Aceh maupun nasional.

Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Almuniza menyebut, jumlah pengunjung Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara 2022 dari tanggal 22-25 Juni 2022 mencapai 1.164 orang yang terdata. Angka itu menurutnya lumayan tinggi mengingat jenis pameran yang menampilkan koleksi alat musik tradisional.

- ADVERTISEMENT -

“Karena tingginya antusias masyarakat, maka pameran ini akan terus kita buka hingga akhir Juli nanti,” ujar Almuniza, Ahad, 26 Juni 2022.

Pameran yang menurut mantan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh itu event langka, harus diberikan ruang dan kesempatan lebih. Tujuannya agar masyarakat dapat terdorong untuk mengenal dan melestarikan alat musik tradisional daerahnya masing-masing.

- ADVERTISEMENT -
26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

“Terutama buat generasi milenial, pameran ini harus jadi kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata dalam membangun negeri khususnya di bidang kebudayaan,” imbuh Almuniza.

Gayung pun bersambut. Data Museum Aceh mencatat, pada Ahad, 26 Juni 2022 atau sehari setelah diperpanjang, pameran yang berlangsung di Gedung Pameran Temporer Museum Aceh Banda Aceh itu dikunjungi oleh 318 wisatawan sehingga angka kunjungan mencapai 1.482 orang per hari Ahad.

“Kita sangat mengapresiasi permintaan Pak Plt Kadisbudpar Aceh. Kami dari Museum Aceh pun sangat senang dan mengundang siapa saja untuk memanfaatkan momen pameran ini,” kata Kepala UPTD Museum Aceh Mudha Farsyah.

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara ke-13 yang berlangsung di Museum Aceh dengan mengangkat tema “Ragam Nada Satu Irama” juga mendapat apresiasi pengunjung.

- ADVERTISEMENT -

Apresiasi salah satunya datang dari Budi Husada, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Sejarah, Bahasa Sastra dan Permuseuman Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga hadir mewakili Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Menurutnya, pameran yang diselenggarakan Museum Aceh ini sangat komunikatif dan mudah diterima oleh pengunjung.

“Setiap penyelenggaraan Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara setiap daerahnya memiliki kekhasan sendiri baik itu dari penataan, komunikasi dengan pengunjung, dan penyajian koleksi sehingga lebih mudah diterima pengunjung. Di Museum Aceh tahun ini juga punya kekhasannya sendiri yaitu melibatkan unsur-unsur kekinian dan juga visualisasi dalam bentuk digital,” kata Budi Husada melalui pesan WhatsApp, Ahad, 26 Juni 2022.

Budi Husada menjelaskan visualisasi koleksi alat musik dalam layar informasi digital touchscreen di ruang pameran sangat tepat untuk memberikan pengunjung pengetahuan mengenai objek yang dipamerkan.

Selain itu, tambahnya, penyajian alat musik berdasarkan enam kavling kepulauan juga sangat menarik. Pengunjung dapat dengan mudah melihat koleksi mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali-NTB-NTT, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku-Papua.

“Alhamdulillah untuk Yogyakarta sendiri mendapat area khusus sehingga cukup mewakili keberadaan alat musik Krumpyung yang merupakan warisan budaya takbenda nasional. Hal ini menunjukkan, pemerintah berusaha untuk melestarikan alat musik tradisional sebagai warisan budaya takbenda sehingga masyarakat juga termotivasi untuk melestarikannya,” ujarnya.

Kepala UPTD Museum NTT A Meximus A Asamani, juga memuji pelaksanaan Pameran Nasional Musik Tradisional Nusantara di Aceh.

Dia terkesima dengan pertunjukan musik “Melodi Nusantara” saat pembukaan acara, yang menampilkan kolaborasi musik daerah dari Sabang sampai Merauke.

“Khusus kolaborasi musik dari beberapa daerah yang ditampilkan luar biasa karena untuk menentukan nada dan irama dari alat musik yang berbeda dari beberapa daerah tentu tidak mudah. Hal ini menarik karena sangat terkait dengan tema pameran Ragam Nada Satu Irama,” ujar Meximus. (IA)

Previous Article Wali Nanggroe Kukuhkan MAA Perwakilan Jabar, Ridwan Kamil Beri Apresiasi
Next Article Surya Paloh: Perpecahan dan Adu Domba Tak Boleh Terulang di Pemilu 2024

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Warna Baru Demokrasi: Tanpa Interupsi dan 'Mic Mati' Keberadaan jaringan Dasco di Senayan dinilai membawa warna baru dalam proses legislasi.
Politik
Mengenal ‘Kabinda’ dan ‘Adidas’, Jaringan Politik Kuat yang Kendalikan Ritme Undang-Undang di Senayan
Jumat, 2 Januari 2026
Ekonomi
BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang
Sabtu, 10 Januari 2026
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Jumat, 9 Januari 2026
Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Jumat, 9 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh

Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Usulkan Rp146 Miliar ke BNPB untuk Bersihkan Wilayah Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

1.000 Rumah Hunian Tetap Mulai Dibangun untuk Korban Banjir di Bireuen

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Bener Meriah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Selama 90 Hari

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?