Pendidikan

Tambah Lima Profesor, UIN Ar-Raniry Sudah Miliki 36 Guru Besar

BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali menambah jumlah guru besar, setelah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menetapkan pengangkatan lima dosen kampus tersebut dalam jabatan fungsional dosen jenjang Guru Besar.

Penyerahan Penetapan Angka Kredit (PAK) dan Surat Keputusan tersebut dilaksanakan di Operation Room Lt.2 Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4 Jakarta Pusat, Kamis (21/9/2023).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kelima dosen tersebut yakni Dr Muhammad Yasir Yusuf (Wakil Rektor I) dan Dr Hafas Furqani (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam) yang ditetapkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Ekonomi Islam.

Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (Dekan Fakultas Syariqh dan Hukum) sebagai guru besar bidang Ilmu Antropologi Agama.

Baca Juga:  UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Dr Muhammad Maulana guru besar dalam bidang Ilmu Hukum Islam dan Dr Saiful Akmal ditetapkan sebagai guru besar bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menyampaikan apresiasi kepada lima Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang hari ini baru saja diangkat sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang telah dikeluarkan dengan gelar akademik tertinggi yaitu Profesor.

“Alhamdulillah dengan bertambahnya 5 orang guru besar, tercatat hingga saat ini jumlah guru besar aktif pada UIN Ar-Raniry berjumlah 36 orang,” kata Prof Mujiburrahman dalam keterangannya di Darussalam, Kamis (21/9).

Prof Mujib menjelaskan pertumbuhan jumlah profesor di UIN Ar-Raniry akan terus meningkat, karena saat ini jumlah dosen yang berusia relatif muda, bergelar doktor dan memiliki jabatan fungsional lektor kepala jumlahnya cukup banyak.

Baca Juga:  FPMI Aceh Perkuat Madrasah Inklusif, 1.060 Peserta dari 23 Kabupaten/Kota Ikuti Bimtek

“Semoga percapaian ini memberikan semangat dan motivasi bagi kita semua untuk terus berusaha memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dalam bidang kita masing-masing dan dalam amanah yang diemban demi memajukan dunia pendidikan kita di masa yang akan datang,” ujar Prof Mujib.

Lebih lanjut Prof Mujib berharap para guru besar UIN Ar-Raniry dapat terus bekerja sama dan berkolaborasi dalam mewujudkan UIN Ar-Raniry sebagai Pusat Transmisi Pengembangan Keilmuan dan Peradaban yang Unggul, Inovatif, Nasionalis, Agamis dan Responsif (UINAR). (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait