INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Opini

Pemuda Aceh Jangan Jadi Generasi Strawberry, Harus Lebih Cerdas dari AI

Last updated: Jumat, 27 Oktober 2023 21:08 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Danil Akbar Taqwadin MSc, Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry yang juga Sekretaris DPD KNPI Aceh
SHARE

PEMUDA adalah harapan bangsa. Pemuda juga penentu maju mundurnya suatu negara. Sejarah mencatat bahwa pembentukan bangsa dan pemerintahan tak lepas dari peran pemuda.

Kemerdekaan Indonesia bisa dicapai karena peran Pemuda yang menumbangkan rezim kolonial dan memproklamasikan Indonesia sebagai negara berdaulat. Bahkan dalam pergantian rezim pun, peran pemuda ada pada barisan depan.

Belajar dari Venezuela: Ketika Kekuasaan Ditinggalkan Loyalitas

Pergantian Rezim Orde Lama ke Orde Baru, Rezim Orde Baru ke Rezim Reformasi, Rezim Reformasi ke Rezim Indonesia Maju, dan tahun depan Rezim Indonesia Maju akan berganti dengan rezim baru hasil Pemilu dan Pilpres 2024, semua ini tak lepas dari peran sumbangsih pemuda.

- ADVERTISEMENT -

Dalam rangka memperingati 95 tahun Hari Sumpah Pemuda yang digelar pada Sabtu, 28 Oktober 2023, Danil Akbar Taqwadin MSc, Dosen Ilmu Politik pada FISIP UIN Ar-Raniry yang juga Sekretaris DPD KNPI Aceh mengemukakan bahwa globalisasi membangun dunia berlari semakin cepat dengan didukung oleh perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Hal ini mempengaruhi seluruh segmen kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

- ADVERTISEMENT -
1.794 Hektare Tambak Tenggelam, Luka yang Tersisa Pascabanjir Pidie

Contoh sederhananya adalah kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin menggantikan kecerdasan manusia. Saat ini teknologi AI telah digunakan sebagai mesin pemecahan masalah sederhana, menghadirkan konten, desain visual dan audiovisual, bahkan menyelesaikan tugas-tugas akademik sederhana.

Tidak ada yang tahu, mungkin saja perkembangan teknologi ini menjadi titik awal jatuhnya intelegensi manusia, karena kerja-kerja berfikir telah digantikan oleh mesin yang bekerja berdasarkan data dan protokol.

Karena itu, pada konteks membangun Aceh, pemuda Aceh dituntut bukan hanya sekedar kerja keras, tapi juga kerja cerdas, lebih cerdas dibandingkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Prof Dr TM Jamil MSi
Aceh Bukan Kolam Ikan:  Menggugat Syahwat Proyek di Tengah Bencana Banjir

Karenanya, Pemuda Aceh dituntut harus menjadi aktor utama pembangunan. Kita harus berpacu cepat mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan yang berbasis keadilan. Kita harus sadar bahwa daerah kita sudah tertinggal kemajuannya dibandingkan daerah lain di Indonesia.

- ADVERTISEMENT -

Dalam hal aspek pendidikan sebagai landasan untuk berfikir harus menjadi pertimbangan utama bagi pemuda dalam pembangunan Aceh. Selain itu, aspek kecerdasan emosional, silaturahmi, jejaring sosial, serta kapital juga perlu menjadi pertimbangan penting bagi pemuda dalam berkontribusi untuk pembangunan Aceh.

Lebih dari itu, pemuda Aceh perlu menjadi garda terdepan untuk merubah worldview masyarakat Aceh yang seringkali menempatkan Aceh sebagai center of universe.

Pemuda Aceh perlu melihat dunia luar, mengambil yang contoh yang baik, dan menghilangkan yg buruk.

Menurut Danil Taqwadin, yang juga Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh, mau tidak mau, pemuda hari ini akan menerima estafet sebagai aktor pembangunan Aceh di masa mendatang.

Tapi ada rasa optimis dan juga pesimis terhadap pemuda sebagai generasi penerus. Optimisme saya hadir atas dasar Aceh tidak akan kehilangan sosok yang berhasil pada sektor ekonomi, politik dan sosial baik di level lokal maupun nasional.

Pesimisme saya datang dari perkembangan teknologi yang semakin memudahkan tugas individu, serta penyalahgunaan teknologi yang berlebihan membuat nilai-nilai kolektifitas, mentalitas dan etika dalam masyarakat semakin tergerus.

Meskipun sebagian sarjana melihat bahwa pemuda saat ini jauh lebih kreatif dibandingkan pemuda dahulu, namun terdapat masalah daya tahan, mentalitas, “baperan”, manja, yang dikenal sebagai generasi strawberry.

Hal ini seringkali kontradiktif dengan dunia riil yang keras. Meskipun demikian, harapannya, pemuda Aceh semakin sadar akan posisinya sebagai generasi penerus.

Kesadaran ini perlu dibangun secara konsisten, sehingga menjadi landasan perubahan bagi Aceh yang lebih baik ke depannya.

Terkait dengan etos kerja Pemuda Aceh dewasa ini yang disinyalir kurang kreatif, Danil Akbar Taqwadin mengungkapkan sama halnya dengan sebelumnya, bahwa ada fenomena generasi strawberry pada pemuda Aceh, terutama pada Gen Z. Hal ini mungkin akan jadi tantangan ke depannya.

Perkembangan teknologi yang semakin memudahkan kerja-kerja manusia, membuat para pemuda akan berfikir semakin praktis dan semakin tidak dibatasi oleh batasan moral, etika, emosi, dan sebagainya.

Sehingga, pemuda akan berfikir dan memilih cara yang instan dalam menentukan apa yang ingin dia capai. Di satu sisi ini baik, karena dapat mengakselerasikan kepentingan pembangunan pemuda Aceh dengan lebih cepat.

Tapi di sisi lain, dampak dari perkembangan teknologi yang semakin memudahkan manusia juga memiliki aspek negatif yang berdampak pada etos kerja, seperti sifat malas, kurang kritis, semakin kurang beretika, dan lain-lain

“Saya yakin pemuda Aceh akan mampu melibatkan diri dalam segala aspek pembangunan. Pemuda Aceh memiliki potensi akademik yang mumpuni dan ketahanan spiritual yang memadai untuk menangkal segala sisi negative dari kemajuan teknologi informasi”, pungkas Danil Akbar Taqwadin yang sedang menyelesaikan Doktor di Universiti Kebangsaan Malaysia.

TAGGED:acehcerdasdarigenerasiharusjadijanganlebihopinipemudastrawberry,
Previous Article Nekat Curi Dump Truk, Seorang Remaja di Langsa Ditangkap Polisi
Next Article Prosesi pensyahadatan dan masuk Islam 4 orang warga asal Prancis di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Jumat (27/10) 4 Turis Warga Prancis Masuk Islam di Masjid Raya Banda Aceh

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Ekonomi
BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang
Sabtu, 10 Januari 2026
Kementerian ESDM mendorong optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Air/Mikro (PLTA/PLTM) untuk menggantikan peran gas bumi di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Foto: Istimewa
Ekonomi
Nyalakan Listrik, ESDM Mau Ganti Gas Bumi dengan PLTA di Aceh dan Sumut
Senin, 5 Agustus 2024
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Kondisi rumah warga yang terkubur lumpur akibat banjir bandang di Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. (Foto: Ist)
Opini

Di Balik Luka dan Tangisan Rakyat Aceh Akibat Kelalaian Negara

Sabtu, 3 Januari 2026
Ketika hukum pidana buruk berada di tangan aparat korup, birokrasi inkompeten dan kekuasaan cenderung otoriter, maka negara sedang menapaki jalur darurat hukum. (Foto: Ist)
Opini

Indonesia dalam Kondisi Darurat Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026
Opini

Deforestasi Sawit dan Bencana Aceh yang Diciptakan 

Rabu, 31 Desember 2025
Opini

Aceh dan Luka yang Tak Pernah Benar-benar Sembuh dalam Republik Indonesia

Senin, 29 Desember 2025
Opini

Menjaga Damai di Tengah Bencana, Menahan Diri dari Segala Provokasi

Minggu, 28 Desember 2025
Jangan biarkan pejabat 'wet-wet gaki' (ongkang-ongkang kaki) di tengah bencana terulang. Foto: Ilustrasi
Opini

Jangan Biarkan Pejabat ‘Wet-Wet Gaki’ di Tengah Bencana Aceh

Rabu, 24 Desember 2025
Mayjen TNI (Purn) TA Hafil Fuddin SH SIP MH
Opini

Aceh Tamiang Tak Cukup Diberi Bantuan, Perlu Rekonstruksi Menyeluruh dan Tata Ruang Baru

Selasa, 23 Desember 2025
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya. (Foto: Ist)
Nasional

Ancam Kebebasan Pers dalam Liputan Bencana, AJI Desak KSAD dan Seskab Minta Maaf 

Minggu, 21 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?