INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Politik

Muhammad Saleh Sebut Syakya Berusaha Bunuh Karakter Mualem

Last updated: Minggu, 3 November 2024 13:27 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Img 20241103 Wa0012
Muhammad Saleh, Jubir paslon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh nomor urut 02
SHARE

INFOACEH.NET, BANDA ACEH — Muhammad Saleh, Juru Bicara (Jubir) pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Nomor Urut 02, Muzakir Manaf (Mualem)-Fadhullah (Dek Fad) menilai, Jubir Paslon 01 Syakya Meirizal sedang berusaha provokasi masyarakat sambil membunuh karakter Mualem.

Dalihnya, Syakya menyoal koridor moral dan etika politik Mualem yang juga Waliyul Ahdi atau Wakil Wali Nanggroe serta Dewan Pengawas (Dewas) BPMA, sekaligus calon Gubernur Aceh pada Pilgub Aceh, 27 November mendatang.

Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan

“Hanya saja karena keterbatasan literasi, khususnya soal aturan dan regulasi, serta makna moral dan etika politik, sehingga Syakya panik jika tak elok saya tegaskan sedang mengalami ‘cacat nalar’” kata Shaleh, Sabtu (2/11).

- ADVERTISEMENT -

Alasannya, selama ini apa yang dia ucapkan di media sosial dan media pers, tak ada yang mengklarifikasi karena berbagai alasan personal Syakya, sehingga dan seolah-olah apa yang dia sampaikan menjadi benar adanya.

Menurut Shaleh, pembelokan narasi bahwa Syakya hanya menyoal moral dan etika politik Mualem, yang lepas dari aturan serta regulasi. Ini jelas sebagai bentuk cacat nalar.

- ADVERTISEMENT -
Sewa Beko Mahal, Warga Aceh dan Kader PDIP Minta Megawati Kirim Alat Berat dan Sekop Bersihkan Lumpur  

“Syakya menyebut Dewas BPMA untuk posisi Mualem. Ini jelas keliru. Sebab, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 23 Tahun 2015, tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak Dan Gas Bumi di Aceh, tidak ada kata atau kalimat Dewas. Yang ada hanya Komisi Pengawas,” kata Shaleh.

Ini dua hal berbeda. Dewan Pengawas itu lebih bermakna berkuasa, sementara Komisi Pengawas merupakan alat kelengkapan.

Penegasan ini disampaikan Shaleh, menanggapi komentar murahan Jubir Paslon 01 Syakya.

Bupati Nonaktif Aceh Selatan Disinyalir Masih Kendalikan Kebijakan, Mendagri Didesak Tambah Sanksi

Menurut Syakya, Muhammad Shaleh telah gagal memahami konteks dari pernyataannya. Ia menyebutkan dirinya berbicara dari perspektif moral dan etika politik. Sementara Shaleh menanggapinya menggunakan kacamata regulasi.

- ADVERTISEMENT -

“Shaleh telah gagal paham terkait konteks pernyataan kami agar Mualem mundur dari jabatan Wakil Wali Nanggroe dan Dewas BPMA. Kita bicara dalam koridor moralitas dan etika politik,” kata Syakya Meirizal, Sabtu, 2 November 2024.

Menanggapi hal ini, Shaleh mengaku tak mau berbalas pantun dengan sumber yang memang cuma bisa bicara, tanpa basis data dan literasi.

Menurut Shaleh, dengan keterbatasan narasi dan literasi, seperti biasa Syakya pun mengoceh dengan bahasa dan kalimat yang semakin menunjukkan siapa dia sebenarnya.

Begitupun sebut Shaleh, tanggapan ini dia sampaikan agar menjadi pelajaran bagi para pihak, khusus aktivis muda mengenai betapa pentingnya menguasai data dan literasi.

Menurut Shaleh, setiap calon yang telah ditetapkan KPU/KIP sebagai pasangan calon dalam Pilkada, tentu telah melengkapi seluruh persyaratan dan memenuhi prosedur. Baik syarat administrasi maupun moral dan etika politik.

Salah satunya, KIP memberi kesempatan kepada masyarakat atau publik selama tiga untuk memberikan masukan dan informasi mengenai perilaku moral maupun etika politik para pasangan calon.

Hasilnya, baik paslon 01 Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi maupun paslon 02 Mualem-Dek Fadh, tidak ada tanggapan negatif dari masyarakat. Ini artinya, baik secara prosedur, aturan, moral maupun etika politik, kedua paslon ini clear and clean.

Tapi jika kemudian masalah moral dan etika politik disoal Syakya dengan dalih karena Mualem sebagai Wakil Wali Nanggroe dan Anggota Komisi Pengawas BPMA, setelah semua proses dan tahapan KIP Aceh selesai, ini sama artinya cacat nalar.

“Dituduh dengan ukuran moralitas dan etika politik yang cukup subjektif. Sesungguhnya ini bukan kritik moral dan etika politik. Tapi misi membunuh karakter dan kampanye negatif untuk Mualem. Ini berbahaya dan saya berharap, tidak ada reaksi apa pun dari loyalis Mualem terhadap Syakya,” sebut Shaleh.

Harusnya kata Shaleh, selevel tim pemenangan Om Bus-Syech Fadil, Syakya paham definisi etika politik, yang berhubungan dengan moral, nilai-nilai serta cara hidup dengan akhlak yang baik.

Shaleh kemudian mempertanyakan moral dan etika politik Bustami Hamzah yang sempat diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan korupsi proyek multi years, pengadaan Kapal Aceh Hebat 1, 2 dan 3.

“Apakah secara moral dan etika politik, Bustami harus mundur dan tidak pantas mencalonkan diri di Pilkada Aceh. Tidak kan!,” ujar Shaleh.

Karena itu, ulas Shaleh, secara hukum tentu semua orang harus menjunjung azas praduga tak bersalah terhadap Bustami Hamzah. Dan, secara aturan serta prosedur, juga tak ada yang dilanggar Bustami Hamzah, sehingga dia dinyatakan lolos sebagai calon Gubernur Aceh oleh KIP Aceh.

Previous Article Img 20241103 Wa0001 Mantan Wakil Ketua MPR RI Puji Kesabaran Bustami Berdebat dengan Mualem
Next Article Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA bersama Rektor USK melepas peserta Jalan Santai Hari Keluarga dalam rangka Milad ke-63 Universitas Syiah Kuala, Ahad, 3 November 2024, di Lapangan Tugu Darussalam Banda Aceh. Lepas Peserta Jalan Santai, Pj Gubernur Safrizal: USK Dapurnya SDM di Aceh

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Selasa, 13 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan
MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya
Senin, 12 Januari 2026
Opini
Wajah Aceh di Simpang Lima: Cermin Akhlak Kota Serambi Mekkah
Selasa, 13 Januari 2026
Aceh
Tanah Amblas Terjadi di Ketol Aceh Tengah, Badan Geologi ESDM Terjunkan Tim Mitigasi
Sabtu, 11 Desember 2021

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Politik

DPRK Aceh Singkil Harapkan Penanganan Rehab-Rekon Pascabencana Dapat Disetarakan  

Kamis, 8 Januari 2026
Warna Baru Demokrasi: Tanpa Interupsi dan 'Mic Mati' Keberadaan jaringan Dasco di Senayan dinilai membawa warna baru dalam proses legislasi.
Politik

Mengenal ‘Kabinda’ dan ‘Adidas’, Jaringan Politik Kuat yang Kendalikan Ritme Undang-Undang di Senayan

Jumat, 2 Januari 2026
Politik

Golkar Banda Aceh Gelar Doa Bersama, Kenang 21 Tahun Tsunami dan Doakan Korban Banjir  

Sabtu, 27 Desember 2025
Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muharuddin.
Politik

DPRA Kecam Aksi Anarkis TNI: Bulan Bintang Bukan Bendera Separatis dan Sah Berkibar di Aceh

Sabtu, 27 Desember 2025
Politik

Di Depan Meunasah Tertimbun, SATRIA Aceh Wakafkan Al-Qur’an untuk Pengungsi di Pidie Jaya

Sabtu, 27 Desember 2025
Politik

Satria Aceh Apresiasi Pemerintah Percepat Hunian dan Bantuan Tunai untuk Korban Banjir  

Selasa, 23 Desember 2025
Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muharuddin.
Politik

Saat Bencana Hujatan untuk Aceh Merebak di Medsos, Komdigi Diminta Bertindak

Minggu, 21 Desember 2025
Musa Rajekshah atau Ijeck dicopot dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara
Politik

Saat Ijeck Turun Bantu Korban Banjir, DPP Golkar Justru Mencopotnya

Sabtu, 20 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?