INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Cahaya di Ujung Barat yang Menanti Sinarnya Sendiri

Last updated: Rabu, 12 Maret 2025 13:54 WIB
By Andi Armi
Share
Lama Bacaan 8 Menit
Magdalaina (Ketua DPRK Sabang)
Magdalaina (Ketua DPRK Sabang)
SHARE

Di tepi perbatasan negeri, di antara debur ombak yang mencium karang dengan bisikan penuh rahasia, Sabang berdiri sebagai gerbang paling barat Nusantara. Kota yang menyimpan pesona tiada tara ini, bagaikan mutiara di lautan luas, menanti cahaya yang lebih terang agar bersinar lebih gemilang. Namun, dalam sunyi dan tenangnya perairan yang mengelilinginya, Sabang menghadapi kenyataan getir ketergantungan pada anggaran pusat yang masih membatasi sayapnya untuk terbang lebih tinggi.

Di tengah perbincangan tentang masa depan Sabang, Magdalaina, Ketua DPRK Sabang yang meraih suara terbanyak dalam pemilu legislatif, tampil sebagai suara yang lantang.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto.
2.051 Personel Polri Jajaran Polda Aceh Naik Pangkat

Politisi Partai Aceh ini menyadari betul bahwa keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi batu sandungan bagi pembangunan. Tanpa kemandirian ekonomi yang kuat, Sabang akan terus berada dalam bayang-bayang anggaran nasional yang setiap saat dapat mengalami defisit.

- ADVERTISEMENT -

Karenanya,Magdalaina menegaskan pentingnya menggali potensi daerah yang selama ini terabaikan: UMKM, pertanian dan perkebunan, serta perikanan. Seperti seorang pelukis yang hendak menghidupkan kanvas kosong, ia menggambarkan harapan besar pada sektor-sektor ini.

Tangan-Tangan Kreatif
UMKM di Sabang sesungguhnya memiliki napas panjang, namun denyutnya masih tersendat-sendat. Para pelaku usaha kecil masih mencari celah untuk bertahan di tengah persaingan yang kian sengit. Kreativitas menjadi jantung bagi kelangsungan mereka, tetapi tanpa pendampingan dan dukungan dari pemerintah, inovasi mereka akan terkikis oleh keterbatasan akses pasar dan modal.

- ADVERTISEMENT -
Kakanwil Kemenag Aceh Azhari melantik Nasruddin SAg MPdI sebagai Kakankemenag Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (31/12). (Foto: Ist)
Nasruddin Dilantik sebagai Kakankemenag Aceh Tenggara  

Magdaliana menekankan bahwa UMKM harus lebih dari sekadar bertahan mereka harus berkembang, menembus pasar domestik dan global dengan produk yang mampu bersaing. Oleh sebab itu, pemerintah harus hadir sebagai mitra yang mendampingi, memberi pelatihan, serta membukakan pintu bagi mereka agar dapat bersinar di panggung yang lebih luas.

Langkah konkret yang dapat dilakukan meliputi:
•⁠ ⁠Pelatihan inovasi produk agar lebih menarik dan bernilai jual tinggi.
•⁠ ⁠Penyediaan akses modal melalui kerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan mikro.
•⁠ ⁠Pembuatan marketplace berbasis digital untuk mempermudah UMKM menembus pasar luas.
•⁠ ⁠Promosi dan pameran produk UMKM di tingkat nasional maupun internasional.

Menghidupkan Kembali Warisan Alam
Sabang, dengan tanahnya yang subur dan iklimnya yang bersahabat, seharusnya menjadi surga bagi pertanian dan perkebunan. Namun, kenyataan yang ada saat ini menunjukkan bahwa sektor ini masih terperangkap dalam pola lama: hanya berputar pada cengkeh, nilam, dan kelapa. Seakan terjebak dalam repetisi yang melelahkan, tak ada terobosan berarti yang mampu menyalakan gairah baru dalam pertanian Sabang.

Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menghibur anak-anak  di posko pengungsian pasca kenaikan aktivitas Gunung Burni Telong yang berstatus siaga di Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Rabu (31/12). (Foto: Ist)
Kapolda Aceh Hibur Anak-anak Pengungsi Gunung Burni Telong Siaga

Padahal, tanah ini menyimpan potensi yang lebih besar. Kakao, misalnya, adalah komoditas yang sangat menjanjikan. Tidak hanya memiliki permintaan tinggi di pasar internasional, kakao di Sabang juga memiliki keunggulan unik minim gangguan hama seperti tupai yang kerap menjadi momok di daerah lain. Begitu pula dengan konsep agrowisata menghidupkan kembali kebun buah sebagai destinasi wisata bisa menjadi langkah inovatif yang membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

- ADVERTISEMENT -

Strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan sektor ini meliputi:
•⁠ ⁠Diversifikasi komoditas dengan memperkenalkan tanaman baru seperti kakao dan buah-buahan tropis.
•⁠ ⁠Meningkatkan akses petani terhadap teknologi pertanian modern.
•⁠ ⁠Pembangunan kebun wisata edukatif yang menggabungkan pertanian dengan pariwisata.
•⁠ ⁠Penyediaan fasilitas dan infrastruktur pendukung, seperti irigasi dan akses jalan ke perkebunan.

Mutiara yang Belum Diasah
Sabang dan lautnya adalah dua entitas yang tak terpisahkan. Dengan kekayaan bahari yang luar biasa, Sabang menyimpan harta karun yang bernama tuna.

Namun, ironi yang pahit adalah kenyataan bahwa sektor perikanan ini belum dikelola secara maksimal. Nelayan masih berjuang sendiri dengan cara-cara lama, tanpa sentuhan teknologi atau strategi pengelolaan modern yang bisa meningkatkan hasil tangkapan mereka.

Di sinilah pemerintah harus mengambil peran. Pendampingan dan pelatihan harus menjadi prioritas, agar para nelayan tidak hanya mengandalkan nasib dan keberuntungan semata. Infrastruktur pengolahan ikan pun perlu diperkuat, sehingga Sabang tak hanya dikenal sebagai penghasil ikan, tetapi juga sebagai pusat pengolahan dan distribusi yang berdaya saing tinggi.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan meliputi:
•⁠ ⁠Modernisasi alat tangkap nelayan agar lebih efisien dan ramah lingkungan.
•⁠ ⁠Pembangunan tempat pelelangan ikan yang lebih modern dan terorganisir.
•⁠ ⁠Pelatihan bagi nelayan tentang teknik pengolahan ikan agar memiliki nilai tambah.
•⁠ ⁠Penyediaan fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas hasil tangkapan.

Solusi PAD melalui Tiga Sektor Unggulan
Mengoptimalkan potensi UMKM, pertanian dan perkebunan, serta perikanan bukan hanya soal peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi kunci dalam menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sabang. Jika dikelola dengan baik, ketiga sektor ini bisa menjadi penyokong utama bagi keuangan daerah tanpa harus selalu bergantung pada dana dari pemerintah pusat.

Strategi peningkatan PAD yang bisa dilakukan antara lain:
•⁠ ⁠UMKM sebagai Pendorong Ekonomi Lokal: Dengan mendorong lebih banyak UMKM untuk berkembang dan berorientasi ekspor, PAD bisa meningkat melalui pajak usaha, retribusi daerah, dan peningkatan transaksi ekonomi lokal.
•⁠ ⁠Pertanian dan Perkebunan Berbasis Agrowisata: Mengubah kebun dan perkebunan menjadi destinasi wisata tidak hanya akan meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memberikan kontribusi langsung melalui pajak daerah dan retribusi wisata.
•⁠ ⁠Perikanan dan Industri Pengolahan Ikan: Membangun industri pengolahan hasil laut yang terintegrasi akan menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekspor yang lebih luas, yang berkontribusi pada penerimaan pajak daerah serta meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Dengan langkah-langkah ini, Sabang tak lagi hanya menanti uluran tangan dari pusat, melainkan mampu berdiri tegak sebagai kota yang mandiri dan sejahtera.

Dukungan Regulasi
Tanpa payung regulasi yang kuat, semua potensi ini hanya akan menjadi angan-angan yang berhembus bersama angin laut terdengar, tetapi tak pernah benar-benar mewujud nyata.
Magdaliana menegaskan bahwa Sabang membutuhkan kebijakan yang lebih dari sekadar aturan administratif, melainkan regulasi yang berpihak pada pertumbuhan, memberdayakan masyarakat, dan membuka jalan bagi kemandirian ekonomi.

Regulasi yang diperlukan bukanlah sekadar dokumen yang tertata rapi dalam lemari arsip, tetapi kebijakan yang hidup dalam keseharian masyarakat. Pemerintah daerah harus berani menciptakan insentif bagi pelaku UMKM agar mereka lebih berani berinovasi, membangun ekosistem yang mendukung pertanian modern, serta memastikan nelayan memiliki akses terhadap teknologi dan pasar yang lebih luas.

Regulasi harus mempermudah akses perizinan, mendorong kemitraan strategis di tiga sektor tersebut dengan pasar yang lebih besar, serta memberikan perlindungan bagi produk agar tidak tergerus oleh persaingan yang tak seimbang.
Pendampingan bukan hanya sebatas pelatihan, tetapi juga kebijakan yang memberikan kemudahan dalam pembiayaan, promosi, dan pemasaran.

Tanpa regulasi yang berpihak kepada rakyat, ketiga sektor unggulan ini hanya akan menjadi potensi yang tak tergali sepenuhnya seperti ombak yang berulang kali menghempas pantai, tetapi tak pernah membawa perubahan. Sabang butuh kebijakan yang progresif, yang tidak hanya menciptakan aturan, tetapi juga memberdayakan. Saat regulasi yang tepat hadir sebagai tiang penyangga, maka jalan menuju kemandirian ekonomi bukan lagi sekadar mimpi, melainkan sebuah kenyataan yang bisa diwujudkan bersama.

Di ujung barat negeri ini, Sabang menunggu saatnya untuk berdiri sendiri, tanpa terus-menerus bergantung pada uluran tangan pusat. Seperti matahari yang selalu terbit di ufuk timur dan menyinari lautannya yang luas, Sabang pun berharap dapat menyinari dirinya sendiri dengan cahaya kemandirian yang telah lama dinantikan

Previous Article Polres Aceh Tenggara, berhasil menangkap 16 narapidana Polisi Tangkap 16 Napi Kabur dari Lapas Kutacane, 36 Lagi dalam Pengejaran
Next Article Gubernur Aceh Muzakir Manaf mendampingi ratusan anak yatim berbelanja pakaian lebaran, di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Lhokseumawe, Selasa (11/3/2025) Mualem Boyong 120 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Lhokseumawe

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Puluhan ribu personel TNI yang dikerahkan dalam penanganan bencana Aceh-Sumatera tidak bekerja cuma-cuma. Setiap personel yang bertugas di lapangan memperoleh uang makan dan uang lelah dengan total Rp165 ribu per hari. (Foto: Ist)
Nasional
Tidak Gratis, Personel TNI Tangani Bencana Aceh–Sumatera Terima Uang Rp165 Ribu per Hari
Kamis, 1 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Masyarakat Gampong Tibang, Kecamatan Pidie, pada Rabu (31/12) menyalurkan bantuan nasi bungkus untuk warga Pidie Jaya yang terdampak banjir bandang dan longsor. (Foto: Ist)
Surat Warga
Solidaritas Nasi Bungkus dari Pidie Mengalir ke Pijay, Digerakkan Kaum Ibu
Kamis, 1 Januari 2026
Pengoperasian fungsional Jalan Tol Padang Tiji–Seulimeum kembali diperpanjang hingga 8 Januari 2026 dan diberlakukan selama 24 jam penuh. (Foto: Ist)
Umum
Pengoperasian Tol Padang Tiji–Seulimeum Diperpanjang hingga 8 Januari Selama 24 Jam
Rabu, 31 Desember 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ramond Dony Adam, influencer yang juga politisi PDI Perjuangan (PDIP) asal Aceh, resmi melaporkan aksi teror mengerikan yang menimpa dirinya ke Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).
Umum

Kritik di Medsos Berujung Teror, Mantan Caleg DPR RI PDIP Asal Aceh Lapor Polisi

Rabu, 31 Desember 2025
Prajurit Satgas Penanggulangan Bencana Yonif 115/Macan Leuser melanjutkan pembersihan Pasar Kota Hongkong, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Selasa malam (30/12). (Foto: Ist)
Umum

Ratusan Prajurit TNI Bersihkan Pasar Kota Hongkong Aceh Tamiang

Rabu, 31 Desember 2025
Evakuasi terhadap warga yang berada di zona rawan Gunung Burni Telong, menyusul peningkatan status gunung api tersebut menjadi Level III (Siaga), Selasa malam (30/12). (Foto: Ist)
Umum

Warga 3 Kampung di Bener Meriah Mengungsi Imbas Status Siaga Gunung Burni Telong

Rabu, 31 Desember 2025
PT Hutama Karya merampungkan pemasangan Jembatan Bailey Mengkudu sepanjang 36 meter dan Jembatan Bailey Penanggalan sepanjang 48 meter pada Jalan Lintas Tengah ruas Kutacane–Blangkejeren di Aceh Tenggara. (Foto: Ist)
Umum

Hutama Karya Rampungkan Pemasangan Dua Jembatan Bailey di Aceh Tenggara 

Rabu, 31 Desember 2025
Konferensi pers akhir tahun 2025 dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh serta awak media, Selasa (30/12). (Foto: Ist)
Umum

Polda Aceh Paparkan Capaian Kinerja 2025, Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

Rabu, 31 Desember 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem Wakil Ketua DPR RI dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama kementerian/lembaga dan kepala daerah,  di Banda Aceh, Selasa (30/12). (Foto: Ist)
Umum

Banyak Ternak Mati Akibat Banjir, Mualem Usul Impor Daging untuk Warga Aceh Jelang Ramadan

Rabu, 31 Desember 2025
Dinas Sosial Aceh turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong ASN Pemerintah Aceh di lingkungan Dayah Malikussaleh, Panton Labu, Aceh Utara, Senin (29/12). (Foto: Ist)
Umum

ASN Dinsos Aceh Bersihkan Dayah Malikussaleh Pascabanjir

Rabu, 31 Desember 2025
Umum

Panglima TNI Perintahkan Tindak Tegas Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Tengah Bencana Aceh

Selasa, 30 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?