Umum

Gubernur Dedi Mulyadi Disiram Air Tiga Kali oleh Warga, Tetap Tenang dan Sampaikan Pesan Menyentuh

Infoaceh.net  – Suasana haru dan penuh antusias warga mendadak berubah mencekam saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disiram air oleh seorang pria misterius saat menyapa masyarakat dalam acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, di Desa Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jumat (20/6/2025).

Kejadian mengejutkan itu terjadi ketika Dedi Mulyadi berjalan menyusuri kerumunan warga.

ADVERTISEMENT
Bank Aceh Syariah Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Di antara lautan manusia yang menyambut hangat, sosok pria berperawakan kurus dan berambut pendek tiba-tiba muncul dari sisi kanan barisan.

Ia mengangkat botol air mineral ukuran besar dan menyiramkan air ke arah Dedi – bukan sekali, tetapi tiga kali berturut-turut.

ADVERTISEMENT
Ucapan Marhaban Ya Ramadhan Pimpinan DPRK Sabang

Tak hanya itu, pelaku juga melemparkan botol kosong ke arah rombongan Dedi Mulyadi sebelum akhirnya ditangkap oleh Satpol PP, Polisi, dan TNI yang berjaga di lokasi.

Pelaku Mengaku Emosi karena Anaknya Kegencet

Pria berbaju putih bertuliskan Clasic itu langsung diamankan ke luar barisan warga.

Dalam pemeriksaan, ia mengaku berasal dari Narogong dan datang bersama anak dan istrinya. Menurut pengakuannya, aksinya murni karena emosi melihat anaknya terjepit di tengah kerumunan.

“Tadi bocah kegencet, Bang. Saya teriak ‘Woi tolong woi!’ Tapi nggak digubris. Saya spontan nyiram,”ujar pelaku, dikutip dari kanal YouTube PETUALANG DAN EXPLORE, Sabtu (21/6/2025).

Saat tas pelaku digeledah, polisi menemukan sebuah jimat. Ketika ditanya, pria itu menepis bahwa benda tersebut adalah jimat kekebalan atau alat magis untuk perlindungan.

“Biasa buat usaha, Pak. Yang penting halal,” ujarnya tenang, sembari menegaskan bahwa aksinya bukan karena provokasi.

“Demi Allah, nggak ada yang nyuruh. Saya percaya ada dua alam. Saya cuma bela anak,” tambahnya. Ia juga mengaku sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan.

Dedi Mulyadi Tak Gentar, Justru Sampaikan Pesan untuk Warga

Meski sempat diserang, Dedi Mulyadi tetap naik ke atas panggung tanpa menyebut sedikit pun soal penyiraman yang baru saja ia alami.

Dengan nada teduh namun tegas, ia menyampaikan pesan menyentuh kepada warga Bekasi.

“Saya mencintai Bekasi. Karena mencintai itu kadang menyakitkan. Kalau saya mencintai Bekasi dan Bekasinya kumuh, saya harus menyelesaikan kekumuhan itu,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke Bekasi bukan untuk gaya-gayaan atau formalitas Politik, melainkan bentuk tanggung jawab dan kasih terhadap rakyat.

“Kalau saya nggak cinta, ngapain datang jauh-jauh dari Bandung? Mending saya duduk diam di Bandung, atau ke luar negeri bawa cerita palsu soal investasi. Tapi saya pilih datang ke sini, meski keringatan, ditarik-tarik warga, dan disiram air,” ujarnya di atas panggung, disambut tepuk tangan masyarakat.

image_print
author avatar
Dara Adinda
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Orinews Logo

Artikel Terkait