Pendidikan

ISEI Salurkan Bantuan Air Bersih dan 4.000 Paket Makan Gratis untuk Korban Bencana Melalui USK

Banda Aceh, Infoaceh.net — Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menyalurkan bantuan kemanusiaan darurat, berupa satu paket pompa air dan dukungan biaya operasional sanitasi, serta membuka dapur umum yang menyediakan 4.000 paket makan gratis bagi mahasiswa.

Bantuan ini disalurkan melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh pada Senin, 15 Desember 2025.

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Bantuan dari ISEI Pusat tersebut merupakan wujud nyata kepedulian ISEI terhadap masyarakat dan mahasiswa yang terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Pusat Satgas Penanggulangan Bencana USK, Masjid Jamik USK.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional
Diserahkan langsung oleh Prof. Aliasuddin, Ketua ISEI Kota Banda Aceh sekaligus Koordinator ISEI Aceh, dan diterima Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Dr Mustanir MSc.
Bantuan teknis dari ISEI dialokasikan untuk kegiatan Peningkatan Sanitasi dan Penyediaan Air Bersih di desa-desa terdampak, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.

Kegiatan ini akan dikoordinasikan oleh Bidang Penyediaan Air Bersih Satgas USK yang dipimpin oleh Prof Akhyar ST MP MEng dengan fokus membersihkan sumur warga, masjid, dan fasilitas umum lainnya yang terdampak banjir.

Selain itu, ISEI juga membuka dapur umum yang dipusatkan di Masjid Jamik USK, menyediakan 4.000 paket makan gratis bagi mahasiswa terdampak bencana, termasuk yang berasal dari Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Prof Aliasuddin menjelaskan bantuan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial ISEI terhadap wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mahasiswa terdampak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih, sanitasi, dan pangan,” sebut Prof Aliasuddin.

Sementara Prof Mustanir menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ISEI atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan seluruh bantuan akan disalurkan secara tepat sasaran melalui mekanisme Satgas USK.

“Mahasiswa terdampak merupakan kelompok yang sangat rentan. Sebagian dari mereka tidak dapat menghubungi keluarga, bahkan ada yang kehilangan anggota keluarga, harta benda, serta tempat tinggal di daerah asalnya. Bantuan dari ISEI sangat berarti karena masih terbatas pihak yang memberi perhatian khusus pada kondisi mahasiswa terdampak bencana,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, ISEI dan USK berharap upaya pemulihan pascabencana, khususnya dalam penyediaan air bersih, sanitasi, dan dukungan pangan, dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat dan mahasiswa yang terdampak.

Artikel Terkait