Aceh Tamiang, Infoaceh.net — Dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana banjir, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II Polda Aceh melaksanakan kegiatan pembersihan fasilitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan ruang belajar dan musala SMP Negeri 5 Kejuruan Muda yang berada di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri.
“Lumpur serta sisa material banjir yang mengendap di lingkungan sekolah dibersihkan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali normal,” ujar Kabid Humas, Ahad (4/1).
Ia menjelaskan, kegiatan pembersihan ini dipimpin AKP Rahmad Rasyid di wilayah hukum Polsek Tamiang Hulu dan Ipda Syamsul Rijal di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri.
Sebanyak 24 personel Ditpolairud Polda Aceh dikerahkan dalam kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, personel Ditpolairud turut dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Aceh Tamiang yang melakukan penyemprotan air untuk membersihkan lumpur yang menempel di lantai ruang kelas dan musala.
“Sinergi lintas instansi ini sangat membantu dan mempercepat proses pembersihan serta pemulihan fasilitas sekolah,” kata Kabid Humas.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, para personel bersama instansi terkait bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, serta material kayu yang terbawa arus banjir.
Aksi gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Aceh berharap proses pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat serta memberikan rasa aman dan semangat baru bagi para siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.



