INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Nasional

Kumpulkan Bupati se-Aceh, Mendagri Tegaskan Indonesia Negara Kuat dan Mampu Tangani Bencana

Last updated: Minggu, 11 Januari 2026 19:44 WIB
By M Zairin
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Mendagri Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi penanganan dan pemulihan pascabencana bersama seluruh bupati dan wali kota se-Aceh di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (10/1). (Foto: Ist)
SHARE
Banda Aceh, Infoaceh.net — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang kuat dan mampu menangani bencana alam yang melanda wilayah Aceh dan sebagian Sumatera secara terkoordinasi dan menyeluruh.
Penegasan tersebut disampaikan Tito saat memimpin rapat koordinasi penanganan dan pemulihan pascabencana bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah serta seluruh bupati dan wali kota se-Aceh.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (10/1/2026), dan turut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Ketua DPRA Zulfadli, Wakajati Aceh, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jajaran Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Daerah Aceh, serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Dalam arahannya, Tito menyampaikan Presiden RI telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas Rehab Rekon) Pascabencana melalui Keputusan Presiden.
Dalam struktur Satgas tersebut, Mendagri ditunjuk sebagai Ketua untuk mengoordinasikan percepatan pemulihan di daerah terdampak.
“Presiden telah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, dan saya ditunjuk sebagai Ketua Satgas. Fokus kita adalah penanganan kerusakan berat agar pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Tito.
Ia menegaskan, dari total 38 provinsi di Indonesia, hanya tiga provinsi yang terdampak bencana besar.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa negara memiliki kapasitas dan kekuatan untuk menangani dampak bencana secara bersama-sama.
“Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa Indonesia adalah negara yang kuat. Dari 38 provinsi, hanya tiga yang terdampak, dan kita mampu menanganinya dengan kerja sama pusat dan daerah,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Mendagri meminta seluruh bupati dan wali kota di Aceh untuk menyampaikan data tertulis yang rinci dan spesifik terkait dampak bencana di wilayah masing-masing. Data tersebut harus memuat informasi detail hingga alamat lokasi terdampak.
“Datanya harus spesifik sampai alamat. Mulai dari fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik, pustu, kemudian sekolah, jalan, pasar, rumah ibadah, sarana air bersih, listrik, hingga jaringan internet,” kata Tito.
Seluruh data tersebut diminta untuk segera diserahkan kepada Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri. Data tersebut akan menjadi dasar pembahasan dalam rapat tingkat pusat bersama para menteri dan pimpinan lembaga terkait guna pembagian tugas penanganan dan pembiayaan rehabilitasi serta rekonstruksi.
Mendagri juga menegaskan bahwa kerusakan dengan kategori ringan diminta untuk ditangani langsung oleh pemerintah daerah sesuai kewenangan yang diatur dalam Undang-undang Pemerintahan Daerah.
“Untuk yang ringan, daerah tangani sendiri. Jangan takut tidak ada anggaran. Khusus Aceh, Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya dipangkas akan dikembalikan seperti semula,” ujar Tito.
Ia mengakui Aceh memiliki tingkat ketergantungan fiskal yang cukup tinggi terhadap anggaran transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, dukungan fiskal dari pusat menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Dalam kesempatan itu, Tito juga mengapresiasi peran Wakil Gubernur Aceh yang sebelumnya menyinggung persoalan TKD dalam rapat bersama Satgas DPR RI dan Satgas Pemerintah.
Menurutnya, hal tersebut mendorong Wakil Ketua DPR RI untuk langsung berkomunikasi dengan Presiden Prabowo hingga akhirnya disetujui pengembalian anggaran transfer untuk Aceh.
“Untuk Satgas, kita fokus pada penanganan kerusakan berat. Pemerintah pusat dan daerah harus bergerak bersama. Negara hadir dan tidak boleh kalah oleh bencana,” pungkas Tito.
Previous Article Dugaan Pungli Proyek dan PHO Fiktif di Aceh Selatan Tak Tersentuh Penegak Hukum
Next Article Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri
Tidak ada komentar

Beri KomentarBatalkan balasan

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Pendidikan
Meski Jadi Korban, Semangat Juang Guru di Lokasi Bencana Aceh Tak Pernah Padam
Senin, 12 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026
Politik
Sewa Beko Mahal, Warga Aceh dan Kader PDIP Minta Megawati Kirim Alat Berat dan Sekop Bersihkan Lumpur  
Senin, 12 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Nasional

Satgas Pemulihan Bencana DPR dan Pemerintah Kembali Rapat di Banda Aceh, Dipimpin Dasco

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Korban Banjir Aceh Utara Terima Bantuan dari PWI Jatim dan Malang Raya

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Mendagri Tito Minta Tambah 15 Ribu Pasukan TNI/Polri Percepat Pemulihan Aceh

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Harga Tiket Penerbangan Domestik Mahal, Relawan Masuk Aceh Lewat Malaysia

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

Jumat, 9 Januari 2026
Nasional

Mendagri Tito Sebut Belum Ada Pihak Swasta Berminat Beli Lumpur Banjir Aceh–Sumatera

Jumat, 9 Januari 2026
Nasional

Kemendagri Minta Pemerintah Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Nasional

Kemenko Polkam Bangun 104 Rumah Hunian Tetap untuk Korban Banjir di Aceh Utara

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?