INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Nasional

Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri

Last updated: Minggu, 11 Januari 2026 20:03 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Ketua DPD Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs M. Isa Alima bersama Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA.
SHARE
Banda Aceh, Infoaceh.net — Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto, menyiapkan bantuan sapi untuk daging meugang bagi masyarakat Aceh menjelang Ramadan 2026 mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen daerah.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs M. Isa Alima menyampaikan rasa syukur atas upaya dan perhatian Presiden Prabowo terhadap kearifan lokal Aceh.
 
Menurut Isa Alima, tradisi meugang bukan sekadar aktivitas konsumsi daging, melainkan ruang batin tempat rakyat Aceh memuliakan waktu, menyambut bulan suci dengan kebersamaan, dan mengikat kembali nilai-nilai sosial yang telah diwariskan lintas generasi.
 
“Alhamdulillah. Ini bukan hanya bantuan daging, ini adalah pengakuan negara terhadap jati diri Aceh. Presiden Prabowo memahami meugang adalah hari sakral bagi masyarakat Aceh, sebuah tradisi yang hidup menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha,” ujar Isa Alima, Sabtu (10/1) malam.
 
Ia menegaskan, kebijakan tersebut menunjukkan kepekaan kepemimpinan nasional dalam membaca denyut budaya daerah. 
Dalam pandangannya, pemahaman terhadap tradisi lokal adalah fondasi penting untuk membangun kepercayaan rakyat kepada negara.
 
“Ketika negara hadir dengan memahami cara rakyatnya bersyukur, berbagi, dan memuliakan hari-hari besar keagamaan, di situlah persatuan menemukan maknanya yang paling jujur,” tambahnya.
 
Isa Alima menjelaskan, tradisi meugang bagi masyarakat Aceh memiliki makna sosial yang dalam. Ia menjadi momentum berbagi, di mana keluarga yang mampu membantu yang kurang mampu, tetangga saling menyapa, dan dapur-dapur menyala bukan hanya untuk memasak, tetapi untuk merawat kebersamaan.
 
“Meugang adalah bahasa kasih orang Aceh. Dengan bantuan ini, Presiden Prabowo telah ikut menjaga agar bahasa itu tetap hidup, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat,” ujarnya.
 
Lebih lanjut mantan Ketua Komisi C DPRK Pidie, menilai kebijakan ini sejalan dengan semangat keadilan sosial dan penguatan nilai-nilai kebangsaan yang menghormati keragaman budaya. Ia berharap perhatian semacam ini tidak berhenti pada satu momentum, tetapi menjadi pola kebijakan yang berkelanjutan.
 
“Ini contoh bagaimana kebijakan nasional bisa menyentuh sampai ke dapur rakyat, ke meja makan keluarga, dan ke hati masyarakat. Kami di PBN Aceh mendukung penuh langkah-langkah Presiden yang berpihak pada rakyat dengan tetap menghormati kearifan lokal,” kata Isa Alima.
 
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk menyambut Ramadan dengan semangat persatuan dan rasa syukur, menjadikan tradisi meugang sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, bukan sekadar seremoni tahunan.
 
“Ramadan bulan penyucian. Meugang adalah pintunya. Ketika pintu itu dijaga bersama oleh rakyat dan negara, maka harapan akan masa depan yang lebih adil dan bermartabat bukanlah angan-angan,” pungkasnya.
 
Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperhatikan kekhususan Aceh, termasuk dalam aspek sosial, budaya dan keagamaan. 
Bantuan daging meugang menjelang Ramadan 2026 ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut, sekaligus pesan bahwa negara hadir dengan empati, bukan sekadar kebijakan administratif.
 
Di tanah Serambi Mekkah, perhatian semacam ini tidak hanya dicatat, tetapi dirasakan, sebagai isyarat bahwa tradisi masih dihormati, dan rakyat tidak berjalan sendirian menyongsong bulan suci.
 
Isa Alima berharap program bantuan ini dapat berlangsung selamanya, tidak hanya dalam suasana bencana. Ia menekankan pentingnya verifikasi data penerima, khususnya fakir miskin dan janda kurang mampu, agar bantuan tepat sasaran.
Previous Article Kumpulkan Bupati se-Aceh, Mendagri Tegaskan Indonesia Negara Kuat dan Mampu Tangani Bencana
Next Article Aceh Jadi Posko Induk Nasional Rehabilitasi–Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Tidak ada komentar

Beri KomentarBatalkan balasan

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Pendidikan
Meski Jadi Korban, Semangat Juang Guru di Lokasi Bencana Aceh Tak Pernah Padam
Senin, 12 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026
Politik
Sewa Beko Mahal, Warga Aceh dan Kader PDIP Minta Megawati Kirim Alat Berat dan Sekop Bersihkan Lumpur  
Senin, 12 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Nasional

Satgas Pemulihan Bencana DPR dan Pemerintah Kembali Rapat di Banda Aceh, Dipimpin Dasco

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Korban Banjir Aceh Utara Terima Bantuan dari PWI Jatim dan Malang Raya

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Mendagri Tito Minta Tambah 15 Ribu Pasukan TNI/Polri Percepat Pemulihan Aceh

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Harga Tiket Penerbangan Domestik Mahal, Relawan Masuk Aceh Lewat Malaysia

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

Jumat, 9 Januari 2026
Nasional

Mendagri Tito Sebut Belum Ada Pihak Swasta Berminat Beli Lumpur Banjir Aceh–Sumatera

Jumat, 9 Januari 2026
Nasional

Kemendagri Minta Pemerintah Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Nasional

Kemenko Polkam Bangun 104 Rumah Hunian Tetap untuk Korban Banjir di Aceh Utara

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?