Aceh Tamiang, Infoaceh.net — Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) terus memperluas layanan kesehatan berbasis thibbun nabawi di Kabupaten Aceh Tamiang.
Program ini menghadirkan pengobatan alternatif islami yang terjangkau, edukatif, dan dekat dengan masyarakat.
Pada kegiatan terbaru, Kamis (22/1/2026), tim UAR menurunkan 10 personel terapis bekam, terdiri dari enam laki-laki dan empat perempuan, khusus menangani pasien wanita.
Terapis yang didatangkan dari Jabodetabek ini telah menangani sekitar 500 pasien dengan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari frozen shoulder, pegal-pegal kronis, hingga gangguan kulit seperti gatal-gatal.
“Sebagian besar warga Aceh Tamiang sudah familiar dengan terapi bekam, tetapi banyak juga yang baru pertama kali mencobanya melalui kegiatan UAR,” ujar Ketua Umum UAR, Endang Sudrajat.
Layanan kesehatan UAR tidak hanya fokus pada bekam, tetapi juga menghadirkan pendekatan holistik melalui fashdu, pijat, totok, ruqyah, dan pemberian herbal pendamping, sejalan dengan konsep pengobatan Islam yang memadukan aspek fisik, psikis, dan spiritual.
Menurut Endang, studi modern menunjukkan terapi bekam berpotensi menurunkan nyeri muskuloskeletal, meningkatkan sirkulasi darah, dan merangsang sistem imun tubuh.
Selain pengobatan, UAR juga mengadakan pelatihan selama dua hari bagi penyintas dan relawan lokal, bertujuan membangun kemandirian kesehatan masyarakat sekaligus menyiapkan kader terapis yang kompeten dan beretika.
Hingga saat ini, program UAR telah menjangkau lebih dari 10 masjid di Aceh Tamiang, menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan sosial dan kesehatan umat.

















