Nasional

Menteri PU Berterima Kasih Warga Bangun Jalan Enang-enang Rp1 Miliar

Bener Meriah, Infoaceh.net – Aksi masyarakat mengumpulkan dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan dan Jembatan Enang-enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendapat apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Warga berhasil mengumpulkan dana patungan senilai Rp1,08 miliar.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Sebagaimana diketahui, Jembatan Enang-enang mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh pada akhir November 2025.

Dody pun berterima kasih kepada masyarakat yang membangun jalan secara patungan agar akses transportasi tetap berjalan.

Kendati demikian, Dody menilai, pembangunan tersebut tidak cukup hanya mengandalkan semangat swadaya.

Menurutnya, infrastruktur publik harus memenuhi standar teknis dan keselamatan agar dapat digunakan secara aman oleh masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo turun ke Aceh untuk meninjau langsung hasil perbaikan Jalan dan Jembatan Enang-enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, yang sebelumnya diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat dengan dana patungan mencapai sekitar Rp1 miliar lebih.

Baca Juga:  Mutasi Besar-besaran Polri: Irwasum, Kabareskrim, Kabaintelkam hingga 19 Kapolda Diganti

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan dan jembatan benar-benar aman dilalui masyarakat, meskipun pembangunan awal dilakukan secara gotong royong oleh warga.

“Saya ke Aceh untuk memastikan bahwa jembatan layak dilewati,” ujar Dody saat meninjau pembangunan jalan di Bojonegara, Serang, Banten, Senin (6/7/2026) malam.

Dody mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang rela mengumpulkan dana sendiri demi membuka kembali akses transportasi yang sempat terputus akibat bencana.

Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh infrastruktur memenuhi standar keselamatan.

Menurutnya, hasil pekerjaan swadaya masyarakat masih memerlukan penyempurnaan dari sisi teknis agar sesuai dengan standar konstruksi yang ditetapkan pemerintah.

“Masih ada beberapa hal teknis yang harus kami tambahkan di sana agar memenuhi standar keamanan,” katanya.

Jembatan Enang-enang diketahui mengalami kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada November tahun lalu. Kerusakan tersebut sempat mengisolasi akses masyarakat di kawasan Pintu Rime Gayo sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik terganggu.

Baca Juga:  Usai Disetujui DPR, Prabowo Langsung Lantik Komjen Suyudi Jadi Kapolri

Karena belum kunjung mendapat penanganan, masyarakat kemudian bergotong royong menggalang dana hingga sekitar Rp1 miliar untuk memperbaiki akses jalan dan jembatan secara mandiri.

Aksi solidaritas itu menjadi sorotan nasional dan menuai apresiasi dari berbagai pihak.

Meski demikian, Dody menegaskan bahwa semangat swadaya masyarakat tidak boleh menjadi alasan pemerintah mengabaikan tanggung jawabnya dalam penyediaan infrastruktur yang aman.

“Itu belum cukup. Pemerintah tetap harus memastikan jembatan tersebut benar-benar aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap pembangunan daerahnya.

“Kita harus berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berinisiatif memperbaiki di sana,” pungkas Dody.

Kunjungan Menteri PU ke Aceh diharapkan menjadi langkah awal percepatan penyempurnaan infrastruktur di kawasan Enang-enang sehingga akses transportasi masyarakat dapat kembali berfungsi secara optimal dengan jaminan keselamatan yang memadai.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait