Banda Aceh, Infoaceh.net – Persiapan memasuki tahun ajaran baru sering menjadi tantangan bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Kondisi itu pula yang dirasakan Andalia, warga Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam. Namun tahun ini, beban tersebut terasa lebih ringan setelah kedua anaknya menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Pemerintah Kota Banda Aceh.
Bantuan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, itu menjadi penyemangat tersendiri bagi keluarga Andalia dalam menyambut dimulainya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2026/2027.
Andalia mengaku bersyukur karena kebutuhan sekolah anak-anaknya, seperti tas, seragam, dan perlengkapan belajar, kini dapat dipenuhi melalui program sosial pemerintah kota.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Bantuan ini benar-benar membantu keluarga kami, apalagi menjelang masuk sekolah. Anak-anak juga sangat senang menerima perlengkapan baru,” ujarnya.
Ia menilai perhatian pemerintah terhadap anak-anak yatim memberikan harapan sekaligus meringankan beban para orang tua yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan pendidikan.
Dua anak Andalia yang masih duduk di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tampak antusias menerima bantuan tersebut. Baginya, perlengkapan sekolah baru bukan hanya soal kebutuhan belajar, tetapi juga menjadi penyemangat agar anak-anak lebih percaya diri saat kembali ke sekolah.
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan pendidikan merupakan hak setiap anak. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
Menurutnya, bantuan perlengkapan sekolah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam mendukung pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap bersemangat mengejar cita-cita.
“Kami ingin anak-anak menyambut hari pertama sekolah dengan rasa percaya diri yang sama. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Illiza.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim. Menurutnya, dukungan dari lingkungan sekitar akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan generasi yang tangguh dan berdaya saing.
Dalam penyaluran di Kecamatan Kuta Alam, Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan bantuan kepada 28 anak yatim, terdiri atas delapan anak dari Gampong Kuta Alam dan 20 anak dari Gampong Keuramat. Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan perlengkapan sekolah yang dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap tidak ada anak yang merasa tertinggal karena keterbatasan ekonomi, sekaligus memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.


















