INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Panti Asuhan dan Rumah Singgah Batasi Pihak Luar

Last updated: Kamis, 2 April 2020 13:47 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Pangkalan Ojol Disemprot Disinfektan
SHARE

Foto: Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati menyosialisasikan pencegahan Covid-19 bagi penghuni beberapa panti asuhan di Banda Aceh dan Aceh Besar, Rabu (25/3).

Banda Aceh — Pemerintah Aceh telah mengeluarkan surat edaran terkait liburnya aktifitas belajar-mengajar di sekolah hingga akhir Maret 2020 dalam upaya pencegahan meluasnya penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19.

Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 

Namun demikian, beberapa panti asuhan dan rumah singgah tetap dihuni para anak-anak. Hanya saja, untuk antisipasi penyebaran Covid-19, para pengurus di sana menerbitkan aturan sendiri, dimana ada pembatasan antara penghuni panti/rumah singgah dengan masyarakat luar.

- ADVERTISEMENT -

Nurjannah Husain, pimpinan Rumah Kita, rumah singgah bagi penyintas kanker dan keluarganya yang tengah berobat di Banda Aceh, mengatakan pihaknya mewajibkan setiap pasien yang pulang berobat dari rumah sakit untuk mencuci tangan sebelum masuk ke Rumah Kita.

“Mereka harus mandi dan ganti baju baru boleh berbaur. Kita ikuti prosedur untuk antisipasi,” ujar Nunu, sapaan Nurjannah Husein.

- ADVERTISEMENT -
Dituding Timbun Bantuan, BPBD dan Damkar Bireuen Geruduk Gedung DPRK

Nunu menyebutkan, untuk menghindari penyebaran wabah virus corona, pihaknya tidak menerima kunjungan sementara waktu dan memberlakukan isolasi mandiri. Dimana, para penghuni Rumah Kita dianjurkan tetap di rumah dan sementara waktu membatasi diri dengan aktivitas di luar.

Saat ini ada 23 penghuni yang tinggal di Rumah Kita. Bagi mereka semua dianjurkan untuk menutup mulut saat batuk, rutin mencuci tangan dan membuka jendela di pagi hari.

Senada dengan Rumah Kita, Rumah Singgah C-Four juga menerapkan kesiapsiagaan bagi penghuni. Mirna, salah seorang penjaga rumah singgah mengatakan, mereka mewajibkan penghuni untuk selalu mencuci tangan saat pulang dan mandi serta mengganti pakaian usai berobat dari rumah sakit.

Pemerintah Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik

“Pagi pukul 07.00 Wib sampai pukul 09.00 Wib, kita ajak mereka berjemur di luar,” kata Mirna.

- ADVERTISEMENT -

Sementara Panti Asuhan Rumah Penyantun Muhammadiyah di Punge Blang Cut bahkan menutup rapat pagar asrama. Dengan itu, dipastikan aktifitas 50 murid di sana terfokus di dalam asrama. Panti itu membatasi akses untuk pengecegahan penyebaran virus corona.

“Kita belajar di asrama, mengerjakan pekerjaan sekolah juga,” kata Aji Surahman, salah satu siswa yang mendiami panti.

Yayasan Al Ikhlas Hidayatullah Putri, yang berada di Gampong Nusa Lhoknga, Aceh Besar, bahkan mengeluarkan maklumat tentang kesiapsiagaan menghadapi virus corona.

Di antara isi maklumat itu adalah, para santri dianjurkan meningkatkan iman lewat ibadah. Dayah itu juga membatasi kunjungan wali murid, serta tidak membolehkan kegiatan keramaian.

“Menggalakkan perilaku hidup sehat dengan menjaga kebersihan dan rutin berwudhuk serta mengecek kesehatan jika ada gejala batuk atau pun demam,” demikian isi salah satu butir maklumat yang ditandatangani pimpinan dayah, Tgk Mahyeddin Yusra.

Kesiapsiagaan seluruh panti dan rumah singgah membuat tempat-tempat itu terlihat tanpa aktifitas. Para penghuni lebih banyak belajar secara mandiri dan menghindari kerumunan bahkan di antara sesama.

IMG-20200325-WA0021

Sosialisasikan Pencegahan Covid-19
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati bersama pengurus PKK menyosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 bagi penghuni beberapa panti asuhan di Banda Aceh dan Aceh Besar, Rabu (25/3). Dyah juga membawa sembako dan perangkat kebersihan seperti hand sanitizer dan sabun.

Diantara lokasi yang didatangi Dyah adalah Panti Asuhan Baldatun Tayyibatun Wa Rabbun Ghafur di Ceurih dan Yayasan Darah Untuk Aceh atau Rumah Kita di Ie Masen Ulee Kareng. Selanjutnya, Rumah Singgah Anak Kanker Children Cancer Care Community Aceh C-Four di Lampriet, Panti asuhan Rumah Penyantun Muhammadiyah di Punge Blang Cut, Panti Asuhan Yayasan Islam Media Kasih di Seutui dan Yayasan Al Ikhlas Hidayatullah Putri di Gampong Nusa Lhoknga.

IMG-20200325-WA0020

“Anak-anak harus sering cuci tangan dan memberikan jarak. Kalau ada yang sakit, segera isolasi terus. Jangan gabung sama santri lain,” kata Dyah kepada para santri di Panti Asuhan Baldatun Tayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

“Mudah-mudahan (bantuan yang diberikan) bisa sedikit membantu,” tambah Dyah.

Ia meminta para santri mendoakan agar wabah Covid-19 bisa segera berakhir. “Doakan Aceh bisa dijauhkan dari musibah ini,” pinta Dyah di Panti Asuhan Yayasan Islam Media Kasih panti khusus anak-anak yatim, piatu dhuafa dan terlantar di Seutui.

Dyah Erti mengatakan, pihaknya memberikan sosialisasi pada anak-anak dikarenakan anak-anak yang imunnya cenderung aktif dan kuat dan tidak rentan terkena penyakit. Mereka, kata Dyah harus senantiasa dijaga, dikarenakan jika terdampak virus, merekalah yang bakal menyebarkan virus bagi orang lain.

“Harus selalu dijaga. Jika tidak bakal membawa virus dan terdampak pada orang-orang tua yang imunnya lemah,” kata Dyah.

Istri Plt. Gubernur Aceh itu mengingatkan agar pengelola dayah dan santri selalu menjaga kebersihan dayah dan rumah singgah sehingga terhindar dari Covid-19. (HS)

Previous Article Mudahkan Cuci Tangan, 50 Wastafel Portable Dipasang di Area Publik Pemerintah Aceh Diminta Beri Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Pencegahan Covid-19
Next Article Peneliti Unsyiah Ungkap Ganja Bisa Tangkal Virus Covid-19 Aceh Berstatus Tanggap Darurat Covid-19 Hingga 29 Mei

Populer

Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Hukum
Kardono Ditunjuk Jadi Kajari Aceh Barat Daya
Selasa, 13 Januari 2026
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026
Pendidikan
UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand
Rabu, 14 Januari 2026
Humas Mahkamah Syar'iyah Jantho Fadlia SSy MH
Hukum
Dipicu Seks Bebas, 54 Anak Ajukan Dispensasi Nikah di Aceh Besar Karena Hamil Duluan
Rabu, 8 Februari 2023

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

Senin, 12 Januari 2026
Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

Senin, 12 Januari 2026
Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
Umum

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?