INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Nasional

Raja Ampat Dirusak Perlahan, Tapi Dipoles dengan Narasi Ramah Lingkungan

Last updated: Senin, 9 Juni 2025 19:35 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Raja Ampat Dirusak Perlahan
Raja Ampat Dirusak Perlahan
SHARE

Infoaceh.net – Tagar #SaveRajaAmpat kembali menggema di jagat media sosial. Namun kali ini, seruan itu bukan untuk mempromosikan keelokan laut tropisnya, melainkan sebagai jeritan penolakan atas aktivitas tambang yang kian menggerogoti tanah surga di ujung timur Indonesia.

Pulau-pulau yang dahulu dikenal karena pesona karst dan kejernihan lautnya, kini menjadi incaran para penambang. Daya tarik Raja Ampat bukan lagi hanya soal terumbu karang atau spesies endemik, melainkan kilau nikel yang tersembunyi di balik hutan tropisnya.

Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri

Naif bila ada yang percaya bahwa tambang tak merusak. Meski perusahaan menyematkan embel-embel “tambang hijau” atau “ramah lingkungan”, kenyataannya setiap bentuk pertambangan selalu dimulai dari satu titik yang sama: penghancuran ekosistem.

- ADVERTISEMENT -

Penambangan adalah proses yang memaksa bumi untuk menyerahkan isi perutnya, tak peduli apa yang berdiri di atasnya—pepohonan, satwa, hingga tanah adat.

Itulah sebabnya, ketika aktivitas tambang di Raja Ampat, khususnya yang dilakukan PT Gag Nikel, kembali mencuat ke publik, suara penolakan pun langsung menggelora. Dari media sosial hingga komunitas adat, satu suara digaungkan: hentikan perampasan ruang hidup kami.

- ADVERTISEMENT -
Kumpulkan Bupati se-Aceh, Mendagri Tegaskan Indonesia Negara Kuat dan Mampu Tangani Bencana

Dari sekian perusahaan yang diberi izin operasi di Raja Ampat, PT Gag Nikel menjadi sorotan utama. Perusahaan ini memegang Izin Usaha Produksi (IUP) sejak 2017 untuk menambang nikel di Pulau Gag, Distrik Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Bersama PT Gag Nikel, empat perusahaan lain juga memegang IUP:

  • PT Anugerah Surya Pratama (ASP) – IUP sejak 2013

  • PT Mulia Raymond Perkasa (MRP) – IUP sejak 2013

  • PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) – IUP sejak 2013

  • PT Nurham – IUP sejak 2025

Namun GAG Nikel-lah yang mendapat sorotan lebih tajam, baik karena skala operasinya maupun posisinya di wilayah yang paling disorot publik: Pulau Gag, kawasan yang menjadi simbol konflik antara ekonomi ekstraktif dan keberlanjutan ekologi.

Dana Bansos Bencana Aceh-Sumatera Disiapkan Rp2 Triliun, Rp600 Miliar Siap Disalurkan

Tidak ada tambang yang benar-benar ramah lingkungan, apalagi di wilayah sesensitif Raja Ampat. Ketika pepohonan diratakan, air tanah tercemar, dan satwa terusir dari habitatnya, pertambangan sudah pasti mencederai prinsip keberlanjutan.

- ADVERTISEMENT -

Dalih reklamasi pasca tambang hanyalah penawar kecil untuk luka ekologis yang besar. Bahkan dalam praktiknya, banyak proyek reklamasi tambang hanya menjadi hiasan laporan perusahaan tanpa pengawasan memadai.

Yang dipertaruhkan bukan hanya pohon dan tanah, tapi juga identitas budaya dan kelangsungan hidup masyarakat adat.

Di tengah meningkatnya kesadaran lingkungan, penolakan terhadap aktivitas tambang di Raja Ampat kian meluas. Masyarakat sipil, aktivis lingkungan, hingga tokoh adat menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap eksploitasi sumber daya alam secara masif di kawasan yang selama ini dijaga ketat karena nilai ekologis dan budaya yang tinggi.

Jika Raja Ampat rusak, Indonesia kehilangan wajahnya di mata dunia. Surga bawah laut itu telah menjadi ikon nasional, simbol keanekaragaman hayati, dan bukti warisan alam yang tak ternilai.

Menambang di sana, sama artinya dengan mengikis martabat bangsa sendiri.

Kini, publik menanti langkah konkret dari pemerintah pusat. Penghentian sementara operasi PT Gag Nikel atas arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia patut diapresiasi. Tapi penghentian itu tak cukup jika hanya bersifat sementara. Diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap semua IUP di wilayah Raja Ampat, termasuk kejelasan terhadap dampak lingkungan dan sosialnya.

Keputusan politik harus berpihak pada keselamatan ruang hidup, bukan pada hitungan tonase nikel per tahun.

Raja Ampat tak boleh hanya menjadi angka dalam neraca ekspor tambang. Ia adalah jantung ekologi Papua, rumah bagi ribuan spesies, dan warisan bagi generasi yang akan datang.

#SaveRajaAmpat bukan sekadar tagar. Ia adalah perlawanan.

TAGGED:isu lingkungan raja ampatkerusakan lingkungan tambangpenolakan tambang pulau gagperusahaan tambang nikel papuapt gag nikel dihentikansave raja ampat terbarutambang nikel Raja Ampatwww.infoaceh.net
Previous Article Empat Mahasiswa UGM Wakili Indonesia dalam Ajang PIMUN 2025 di Paris Empat Mahasiswa UGM Wakili Indonesia dalam Ajang PIMUN 2025 di Paris
Next Article Bikin Ngakak, Pria Ini Ditemukan Lagi Sarapan di Warung Soto Usai Tulis Surat Pamit Bunuh Diri

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026
Nasional
Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri
Minggu, 11 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Nasional

Jelang Ramadan, Prabowo Janjikan Bantuan Sapi untuk Kebutuhan Meugang di Aceh

Minggu, 11 Januari 2026
Nasional

Satgas Pemulihan Bencana DPR dan Pemerintah Kembali Rapat di Banda Aceh, Dipimpin Dasco

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Korban Banjir Aceh Utara Terima Bantuan dari PWI Jatim dan Malang Raya

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Mendagri Tito Minta Tambah 15 Ribu Pasukan TNI/Polri Percepat Pemulihan Aceh

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Harga Tiket Penerbangan Domestik Mahal, Relawan Masuk Aceh Lewat Malaysia

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

Jumat, 9 Januari 2026
Nasional

Mendagri Tito Sebut Belum Ada Pihak Swasta Berminat Beli Lumpur Banjir Aceh–Sumatera

Jumat, 9 Januari 2026
Nasional

Kemendagri Minta Pemerintah Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?