Umum

Penulisan Ulang Sejarah Versi Fadli Zon Dikritik, Hensat Sarankan Dihentikan Sementara

Infoaceh.net -Penulisan ulang sejarah yang saat ini tengah dilakukan Menteri Kebudayaan Fadli Zon berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan dan mengaburkan makna sejarah itu sendiri.

Hal ini disampaikan analis komunikasi Politik Hendri Satrio alias Hensat seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Minggu 22 Juni 2025.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dia menilai, berbagai kontroversi yang muncul di tengah proses revisi menunjukkan bahwa publik tidak siap menerima perubahan narasi sejarah yang belum sepenuhnya transparan.

Baca Juga:  Sampai 31 Oktober Saja, Warga Banda Aceh Bisa Nikmati Diskon PBB hingga 75 Persen

“Penulisan revisi sejarah yang saat ini sedang dilakukan sebaiknya dihentikan sementara hingga prosesnya lebih baik dan dipercaya publik,” ujarnya.

Menurut Hensat, sejarah bukan sekadar kumpulan data masa lalu, tetapi juga refleksi jujur dari perjalanan bangsa yang menyangkut memori kolektif rakyat.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tengah Apresiasi Kinerja Satgas PRR, Optimis Realisasi Anggaran TKD Capai 50 Persen Akhir Oktober

Oleh karena itu, setiap upaya perombakan narasi sejarah harus dilakukan dengan hati-hati, terbuka, dan melibatkan sebanyak mungkin kalangan mulai dari sejarawan, akademisi, hingga masyarakat sipil.

“Dengan berbagai kontroversi yang muncul saat ini, apapun hasilnya akan kehilangan kredibilitas sebagai sebuah tulisan sejarah,” tegas pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait