INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Nasional

Kanal YouTube Masjid Jogokariyan Dihapus, Diduga karena Wawancara dengan Husein Gaza

Dara Adinda
Last updated: Senin, 23 Juni 2025 00:29 WIB
By Dara Adinda
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Masjid Jogokariyan
Masjid Jogokariyan
SHARE

Infoaceh.net – Kanal YouTube resmi milik Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta, telah dihapus dan tak lagi bisa diakses.

Penghapusan ini diumumkan oleh pihak pengelola masjid melalui akun Instagram mereka, menyebut kanal yang bertahun-tahun menjadi media penyebaran dakwah, kajian, dan inspirasi umat itu kini tak bisa diakses.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  

“Kami dianggap melanggar peraturan YouTube karena berafiliasi dengan kelompok ekstrimis atau kriminal,” tulis unggahan itu.

- ADVERTISEMENT -

Pihak masjid juga menyertakan potongan layar informasi dari YouTube yang menyatakan kanal Masjid Jogokariyan menyalahi kebijakan mengenai organisasi kriminal atau ekstremis kekerasan. “TIDAK MASUK AKAL!!! Tapi begitulah jalan dakwah. Tak selalu mudah, tak selalu dibiarkan. Namun… juga tidak akan pernah padam,” lanjut unggahan tersebut.

Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustaz M. Jazir, memastikan bahwa masjidnya, melalui konten-konten di kanal YouTube, tak pernah sekalipun mendukung kegiatan organisasi kriminal atau ekstremis kekerasan. “Jelas tidak, kita itu enggak ada gerakan-gerakan ekstrem, radikal,” kata Jazir saat dihubungi, Minggu (22/6).

- ADVERTISEMENT -
Tergiur Janji Rehab Rumah Rusak Pascabanjir, 3 Warga Aceh Nekat Jadi Kurir Sabu 122,51 Kg

Ia menambahkan, penceramah dan pembicara yang diundang seperti Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad, hingga Anies Baswedan juga tidak pernah menyampaikan materi yang berpotensi menyalahi aturan YouTube.

Namun, Jazir mensinyalir aktivitas atau konten terakhir yang diunggah, yakni sesi wawancara dengan Muhammad Husein atau Husein Gaza, menjadi penyebab dihapusnya kanal YouTube mereka. “Kemungkinan itu (penyebabnya), karena itu wawancara terakhir itu kita ada streaming dengan Husein Gaza itu,” kata Jazir.

Jazir menyebut materi wawancara kala itu adalah seputar fakta genosida yang terjadi di Kota Gaza, Palestina. Adapun Husein Gaza adalah aktivis dan YouTuber sekaligus pendiri Lembaga Kemanusiaan INH asal Indonesia yang lama menetap di Gaza. Sesi wawancara dengan Husein Gaza disiarkan secara langsung atau streaming setelah ibadah subuh dengan durasi sekitar 15 menit.

Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

“Ya kan (di sesi wawancara) ada Husein Gaza bercerita kondisi Gaza hari ini, waktu itu beliau singgah di Masjid Jogokariyan, kemudian bercerita karena kita kan juga menyalurkan bantuan ke Gaza,” ungkap Jazir.

- ADVERTISEMENT -

Sebelum Husein Gaza, kata Jazir, beberapa narasumber lain yang diundang ke Masjid Jogokariyan juga pernah mendiskusikan kondisi di Palestina, namun kanal YouTube milik masjid tetap aman.

“Ya, yang dimaksud kelompok ekstrem itu apa kita enggak tahu, apalagi kelompok kriminal kita enggak tahu. Selama ini kita enggak, ya soal Gaza itu saja yang terakhir,” kata Jazir. “Enggak tahu apakah Husein Gaza itu diklasifikasi sebagai kelompok kriminal oleh YouTube, kita enggak tahu,” sambungnya.

Jazir mengungkap kanal YouTube Masjid Jogokariyan sudah tidak bisa diakses sejak pertengahan pekan ini. Kini, pengelola masjid masih berupaya memulihkan kanal YouTube mereka.

Masjid Jogokariyan terkenal karena berbagai inovasi dan kegiatan yang berpusat pada pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan masjid yang unik. Salah satunya adalah ‘Saldo Infak Nol Rupiah’.

Selain itu, masjid ini dikenal pula karena berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan ekonomi yang melibatkan masyarakat luas, termasuk program buka puasa gratis dan Kampung Ramadan yang ramai dikunjungi.

Nama Masjid Jogokariyan juga pernah mencuat karena membuka donasi pembelian kapal selam pengganti KRI Nanggala-402 hingga mencapai miliaran rupiah pada 2021 lalu.

TAGGED:Dugaan afiliasi ekstremis picu penghapusan kanal JogokariyanJogokariyan wawancara Husein GazaKanal dakwah ditutup YouTubeKonten Husein Gaza di Masjid JogokariyanMasjid Jogokariyan Yogyakarta kontroversi YouTubesensor konten Gaza YouTubeUstaz Jazir klarifikasi penghapusan kanalutamaYouTube banned konten PalestinaYouTube hapus kanal Masjid Jogokariyan
Previous Article PLN Indonesia Power mempunyai fungsi monitoring pembangkit yaitu Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC), pasokan listrik saat momen Ramadan dan Idulfitri 1446 H dipantau 24 jam. PLN Indonesia Power Tembus Rekor, Jual Listrik Melebihi Target Pemerintah
Next Article Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya melaporkan total 84 kepala daerah mengikuti retret di kampus IPDN, Jatinangor, Jawa Barat. Ia juga menyebutkan ada dua kepala daerah yang absen dalam retret gelombang kedua ini. 84 Kepala Daerah Ikut Retret IPDN, Bima Arya: Ada yang Pakai Pita Merah, Dalam Pengawasan Ketat!

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Hukum
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  
Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia memasuki tahun 2026 dengan satu ironi besar: narasi dalam kondisi tampak stabil, tetapi sesungguhnya rapuh di tengah krisis kepercayaan. (Foto: Ist)
Opini
Negara “Seolah-olah”: Indonesia di Ambang Krisis Legitimasi
Rabu, 14 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Tanah amblas di Desa Pondok Balik Kecamatan Ketol, Aceh Tengah hampir menyentuh badan jalan, tersisa kurang lebih 5 meter dari badan jalan. (Foto: Ist)
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan

MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya

Senin, 12 Januari 2026
Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik

DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan

Senin, 12 Januari 2026
Nasional

Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri

Minggu, 11 Januari 2026
Nasional

Kumpulkan Bupati se-Aceh, Mendagri Tegaskan Indonesia Negara Kuat dan Mampu Tangani Bencana

Minggu, 11 Januari 2026
Nasional

Dana Bansos Bencana Aceh-Sumatera Disiapkan Rp2 Triliun, Rp600 Miliar Siap Disalurkan

Minggu, 11 Januari 2026
Nasional

Jelang Ramadan, Prabowo Janjikan Bantuan Sapi untuk Kebutuhan Meugang di Aceh

Minggu, 11 Januari 2026
Nasional

Satgas Pemulihan Bencana DPR dan Pemerintah Kembali Rapat di Banda Aceh, Dipimpin Dasco

Sabtu, 10 Januari 2026
Nasional

Korban Banjir Aceh Utara Terima Bantuan dari PWI Jatim dan Malang Raya

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?