Umum

PLN Dorong Produktivitas Petani Cengkeh Simeulue Lewat Listrik Andal

Simeulue, Infoaceh.net – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh terus memperkuat keandalan pasokan listrik untuk sektor produktif, termasuk pertanian cengkeh di Simeulue yang menjadi salah satu komoditas unggulan dan penopang ekonomi masyarakat setempat.

Cengkeh selama ini diolah secara tradisional dengan mengandalkan panas matahari, sehingga proses pengeringan memakan waktu 5–7 hari dan sangat bergantung pada cuaca.

Dengan hadirnya pasokan listrik yang andal, para petani kini memanfaatkan mesin pengering dan blower bertenaga listrik.

Teknologi ini mampu mempercepat proses pengeringan menjadi hanya 1–2 hari, menjaga kualitas warna dan aroma, serta mengurangi risiko kerusakan akibat kelembapan.

Baca Juga:  Enam Hari Polemik Alkes RSUD Belum Ada Solusi, Pemko Sabang Masih Tunggu Arahan Pimpinan

Selain itu, penggunaan mesin bertenaga listrik juga lebih efisien dalam biaya operasional jangka panjang.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinabang, Randi Salasa, menegaskan bahwa listrik kini menjadi bagian penting dari siklus produksi.

“Keandalan layanan listrik adalah prioritas, terutama di masa panen. Kami juga aktif memberikan edukasi pemanfaatan listrik yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat, Edi, petani cengkeh di Desa Laayon, mengaku sangat terbantu.

“Sekarang hasil panen lebih cepat kering, bersih, dan berkualitas. Saat harga tinggi, kami bisa menjual lebih cepat sehingga keuntungan lebih besar,” katanya.

Baca Juga:  Perempuan Bukan Sosok Lemah, Illiza: Pilih Lingkungan yang Membawa ke Jannah

Manager UP3 Meulaboh, Achmad Ariansyah, menambahkan listrik andal membawa dampak signifikan terhadap efisiensi dan produktivitas.

“Dengan mesin pengering listrik, petani bisa menghemat waktu, tenaga, dan biaya, sehingga margin keuntungan meningkat,” ujarnya.

General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir, menegaskan PLN hadir bukan sekadar penyalur energi.

“Kami adalah mitra strategis masyarakat dan pemerintah daerah. Melalui program Electrifying Agriculture, kami mendorong pemanfaatan listrik untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing hasil pertanian Aceh,” ujarnya.

Dengan semangat Electrifying Agriculture, PLN berkomitmen memastikan listrik andal menjangkau hingga ke pelosok, menggerakkan roda ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait