Bireuen, Infoaceh.net — Anggota DPR RI asal Aceh, M. Nasir Djamil, melontarkan kritik keras terhadap Direksi Pertamina yang dinilai lamban merespons kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aceh pascabanjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah daerah.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menyoroti antrean panjang warga di berbagai SPBU akibat meningkatnya kebutuhan BBM untuk mobilitas darurat dan pengoperasian genset saat listrik padam. Kondisi ini membuat masyarakat harus menunggu hingga larut malam demi mendapatkan bahan bakar.
Dalam unggahan di media sosialnya, Nasir menegur Direksi Pertamina yang dianggap tidak sigap menghadapi situasi darurat di Aceh.
“Hei Direksi Pertamina, apa tega kalian lihat masyarakat Aceh antrean panjang untuk mengisi BBM. Jangan kalian kecewakan harapan Presiden Prabowo yang ingin negara hadir membantu dan meringankan beban masyarakat Aceh,” tulis Nasir dalam unggahannya, dikutip Ahad (30/11).
Nasir mengatakan antrean tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi juga terlihat di berbagai SPBU lain di wilayah Bireuen. Ia turut menyertakan video yang ia sebut direkam pada Sabtu, 29 November, sekitar pukul 19.25 WIB, menunjukkan antrean mengular warga yang ingin membeli BBM.
Selain mengkritik Pertamina, Nasir juga mengapresiasi aparat kepolisian yang tetap siaga menjaga keamanan dan ketertiban di SPBU selama antrean panjang berlangsung.
Lebih lanjut, ia menandai sejumlah akun pejabat dan instansi terkait, termasuk Presiden Prabowo, Polri, dan Pertamina, sebagai bentuk dorongan agar pemerintah bergerak cepat menangani kebutuhan energi masyarakat di tengah bencana banjir besar yang sedang berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, Pertamina belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab kelangkaan dan antrean panjang BBM di Aceh.



