Bekasi, Infoaceh.net — Persiraja Banda Aceh berhasil membawa pulang satu poin penting setelah bermain imbang tanpa gol melawan FC Bekasi City pada laga pekan ke-14 Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship 2025/2026.
Pertandingan berlangsung di Stadion Purnawarman, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu sore (3/1/2026).
Hasil ini membuat Persiraja tetap berada dalam persaingan ketat papan atas Grup 1, sementara Bekasi City gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Sejak awal laga, Persiraja tampil dengan pendekatan disiplin dan mengutamakan organisasi pertahanan.
Bekasi City memang lebih dominan dalam penguasaan bola dan intensitas serangan, namun lini belakang Persiraja tampil solid dan sulit ditembus.
Babak pertama berlangsung keras dengan sejumlah duel fisik dan pelanggaran di lini tengah. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih, hingga skor 0-0 bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Bekasi City meningkatkan tekanan dan mencatatkan penguasaan bola hingga 60 persen. Serangan melalui sisi sayap dan percobaan tembakan jarak jauh terus dilancarkan untuk memecah kebuntuan.
Namun, pertahanan rapat Persiraja kembali menjadi pembeda. Dari total 14 tembakan yang dilepaskan Bekasi City—delapan di antaranya mengarah ke gawang—tak satu pun berbuah gol.
Persiraja sesekali membalas lewat serangan balik cepat, dengan empat tembakan tepat sasaran yang menunjukkan ancaman meski bermain lebih defensif.
Secara statistik, Persiraja kalah dalam penguasaan bola dengan 40 persen, namun mampu menjaga keseimbangan permainan berkat disiplin taktik dan efektivitas bertahan.
Tambahan satu poin membuat Persiraja Banda Aceh kini mengoleksi 20 poin dari 14 pertandingan, sejajar dengan Bekasi City di papan tengah atas Grup 1.
Posisi tersebut masih membuka peluang Persiraja untuk menembus zona play-off promosi.
Sementara Bekasi City harus puas berada di peringkat kelima meski tampil dominan di hadapan pendukung sendiri.
Hasil imbang ini menegaskan kematangan Persiraja, khususnya saat melakoni laga tandang.
Dengan kompetisi yang masih panjang, konsistensi permainan akan menjadi kunci bagi tim berjuluk Laskar Rencong untuk tetap bersaing di jalur promosi Liga 2 Indonesia Championship 2025/2026.



