Pendidikan

842 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terdampak Banjir Terima Bantuan UKT  

Banda Aceh, Infoaceh.net — Sebanyak 842 mahasiswa terdampak banjir dan longsor di Aceh telah menerima bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahap pertama dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Mereka merupakan bagian dari 1.621 mahasiswa yang telah melalui proses verifikasi administrasi oleh pihak kampus.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg, menegaskan komitmen kampus dalam membantu mahasiswa yang terdampak secara ekonomi akibat bencana hidrometeorologi tersebut.

Ia memastikan mahasiswa yang telah lebih dulu membayar UKT tetap akan mendapatkan pengembalian dana.

“Mulai Senin, tim akan melakukan verifikasi lanjutan terhadap mahasiswa yang sudah membayar UKT sebagai dasar untuk proses pengembalian,” ujarnya di Banda Aceh, Ahad (22/2/2026).

Baca Juga:  Raker Perdana Rektor Mirza Tabrani, USK Bidik Panggung Akademik Asia

Mujiburrahman mengimbau mahasiswa terus memantau pengumuman resmi melalui kanal media sosial kampus terkait mekanisme serta jadwal pengembalian dana.

Sementara itu, proses verifikasi untuk pembayaran UKT tahap kedua masih terus berjalan.

Bantuan ini diberikan kepada mahasiswa yang tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain, seperti KIP, Baznas, maupun program bantuan pendidikan lainnya.

Tak hanya dari internal kampus, dukungan juga datang dari mitra eksternal.

Baca Juga:  50 Mahasiswa Baru Diterima, FK UIN Ar-Raniry Siapkan Dokter Berkarakter Islami dan Berempati

PT Surveyor Indonesia menyalurkan bantuan UKT kepada 62 mahasiswa kelompok 1 untuk pembiayaan selama dua semester.

Selain itu, Samarah dan VMD Peduli turut membantu 19 mahasiswa untuk pembayaran UKT satu semester.

Secara keseluruhan, pihak kampus telah mengusulkan bantuan pendidikan bagi 4.035 mahasiswa yang berasal dari keluarga terdampak bencana ke Kementerian Agama dan sejumlah instansi serta lembaga lainnya.

“Sebanyak 4.035 mahasiswa terdampak secara ekonomi telah kita ajukan bantuan biaya pendidikan ke Kementerian Agama serta sejumlah lembaga terkait,” tutup Mujiburrahman.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait