Olahraga

Persiraja Datangkan Pelatih Fisik Asep Suryadi

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Persiraja Banda Aceh kembali memperkuat jajaran tim kepelatihan dengan mendatangkan Asep Suryadi sebagai pelatih fisik.

Kehadiran Asep diharapkan dapat membantu meningkatkan kondisi fisik, daya tahan, serta kesiapan pemain Laskar Rencong dalam mengarungi kompetisi Pegadaian Championship Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Penambahan tenaga pelatih fisik ini menjadi bagian penting dalam upaya Persiraja menjaga konsistensi performa tim di tengah ketatnya persaingan kompetisi.

Program latihan fisik yang terukur dibutuhkan agar para pemain mampu mempertahankan intensitas permainan sepanjang pertandingan dan menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Asep Suryadi bukan nama baru dalam dunia sepak bola profesional Indonesia. Ia memiliki pengalaman menangani aspek kebugaran pemain di sejumlah klub, termasuk Semen Padang FC dan Persipal FC.

Berdasarkan catatan profil kepelatihannya, Asep pernah bertugas sebagai pelatih fisik Semen Padang pada musim 2022/2023 hingga 2023/2024.

Baca Juga:  Komite Pemilihan Tetapkan Calon Ketua PSSI Aceh: Tiga Nama Resmi Bertarung

Ia kemudian bergabung dengan Persipal FC pada Agustus 2025 sebelum kembali menangani Semen Padang pada Oktober 2025. Asep juga tercatat pernah bekerja bersama Mitra Kukar dan Persikota.

Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Asep untuk membantu tim pelatih Persiraja dalam menyusun dan menjalankan program kebugaran pemain sesuai kebutuhan kompetisi.

Kehadiran Asep berlangsung setelah Persiraja melakukan perubahan besar pada jajaran kepelatihan pada akhir September 2026. Manajemen sebelumnya mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jaya Hartono beserta sejumlah anggota staf kepelatihan menyusul tiga kekalahan beruntun pada awal Pegadaian Championship 2026/2027.

Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, kemudian menunjuk Muhammad Ridwan sebagai pelatih kepala pada 28 September 2026. Penunjukan tersebut diharapkan membawa perubahan positif terhadap performa tim.

Di bawah kepemimpinan Ridwan, Persiraja akhirnya meraih kemenangan perdana di kompetisi setelah menundukkan PSIS Semarang dengan skor 3-1 pada 9 Oktober 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang.

Baca Juga:  Dua Atlet Menembak Aceh Berlaga di Asian Games 2026 Perkuat Indonesia

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Laskar Rencong untuk membangun kembali kepercayaan diri dan memperbaiki posisi dalam persaingan klasemen.

Dalam sepak bola modern, pelatih fisik memiliki peran strategis untuk memastikan pemain berada dalam kondisi optimal. Selain meningkatkan daya tahan dan kekuatan, program latihan fisik juga perlu memperhatikan kecepatan, kelincahan, pemulihan setelah pertandingan, serta pencegahan cedera.

Dengan pengalaman Asep Suryadi, Persiraja diharapkan mampu meningkatkan kesiapan fisik para pemain agar lebih kompetitif menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Bagi klub kebanggaan masyarakat Aceh tersebut, penguatan staf kepelatihan menjadi salah satu langkah untuk menjaga momentum kebangkitan setelah mengawali musim dengan hasil kurang memuaskan.

Kendati demikian, efektivitas penambahan pelatih fisik tersebut nantinya akan terlihat dari perkembangan kebugaran pemain, konsistensi permainan, dan kemampuan Persiraja mempertahankan hasil positif sepanjang kompetisi.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait