Aceh Utara, Infoaceh.net — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) akan membangun 104 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban banjir di Kabupaten Aceh Utara. Pembangunan tersebut direncanakan berlokasi di Gampong Nelayan Merah Putih, Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang.
Rencana pembangunan huntap itu ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Rabu (7/1/2026).
“Saya ke sini untuk memastikan bahwa seluruh persiapan pembangunan hunian tetap ini benar-benar sudah siap. Mulai dari kesiapan lahan, administrasi, hingga calon penghuninya,” ujar Menko Djamari saat berada di lokasi.
Menko Polkam menjelaskan, sebanyak 104 unit rumah akan dibangun di Kompleks Runtap Kuala Cangkoi. Setiap rumah memiliki ukuran bangunan 6 x 6 meter dengan luas lahan 120 meter persegi. Hunian tersebut dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, serta kamar mandi.
“Di dalam kompleks juga akan dibangun fasilitas pendukung, seperti mushala serta aula atau ruang pertemuan warga,” kata Djamari.
Rumah hunian tetap yang akan dibangun merupakan rumah tahan gempa dengan konstruksi menggunakan bahan siap pasang.
Dengan sistem tersebut, proses pembangunan satu unit rumah diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar satu hari.
“Kita ingin percepat pembangunan ini. Sebentar lagi memasuki bulan puasa, tentu kurang nyaman jika masyarakat masih harus menjalankan ibadah di pengungsian. Harapannya, rumah ini sudah bisa ditempati sebelum Ramadhan, insyaallah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan bahwa Menko Polkam beserta jajaran menjadi pihak pertama yang menginisiasi pembangunan hunian tetap bagi korban bencana, khususnya di Aceh Utara.
Menanggapi hal tersebut, Menko Djamari mengatakan bahwa langkah ini sengaja dilakukan sebagai bentuk pemantik agar pihak lain—baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum—turut tergerak untuk membantu korban bencana melalui pembangunan hunian layak.
Selain meninjau lokasi pembangunan dan berdialog dengan calon penerima manfaat, Menko Polkam juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak korban bencana. Bantuan tersebut diberikan seiring dimulainya kembali aktivitas belajar-mengajar pada semester baru.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menko Polkam didampingi Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para Deputi I, III, IV, dan V Kemenko Polkam, serta Staf Khusus Menko Polkam. Turut hadir Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda yang diwakili Irdam, Danrem 011/Lilawangsa, Bupati Aceh Utara, Dandim 0103/Aceh Utara, serta Kapolres Aceh Utara.
Kemenko Polkam Bangun 104 Rumah Hunian Tetap untuk Korban Banjir di Aceh Utara
Artikel Terkait
Penipuan Hapus Data Pinjol Catut Nama OJK, Masyarakat Diminta Jangan…
Selain itu, OJK juga mengingatkan masyarakat tidak sembarangan membagikan data pribadi…
Seskab Bantah Produk AS Bebas Label Halal: Semua Wajib Sertifikasi
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pastikan produk makanan-minuman asal Amerika Serikat…
MUI Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal Tak Boleh Dikompromi dalam…
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat Muslim agar lebih berhati-hati dalam…
Kesepakatan Dagang Prabowo–Trump: Produk AS Kini Bebas Masuk Indonesia…
“Dengan tujuan memfasilitasi ekspor Amerika Serikat atas kosmetik, perangkat medis, dan…
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG
Kemenag juga memastikan pengelolaan zakat dilakukan secara profesional, transparan, dan…
Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Seluruh Personel Polri
Trunoyudo menjelaskan, pelaksanaan tes urine akan melibatkan fungsi pengawasan berlapis,…
Mendagri dan Wagub Aceh Buka Puasa hingga Tarawih Bersama Warga Aceh…
Pada sore hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama warga di kawasan…
Illiza Bawa Misi Kota Pusaka ke Kemendagri, JKPI Siapkan Rakernas…
Illiza menekankan bahwa warisan budaya daerah perlu diposisikan sebagai kekuatan ekonomi…
Presiden Prabowo Didesak Tegur Jaksa Agung Terkait Skandal Oknum Jaksa…
Ia menegaskan, langkah disipliner harus menjadi prioritas agar publik melihat keseriusan…
Beda Metode Tetap Satu Tujuan, Haedar Nashir Ajak Umat Jaga…
Menurut Haedar, semangat utama Ramadan adalah memperkuat ketakwaan, baik secara personal…
Awal Ramadan Berbeda: Pemerintah Tetapkan 19 Februari, Muhammadiyah 18…
Mengutip keterangan resmi Muhammadiyah, pakar falak Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar…
Selama Tanggap Darurat, Kemenag Salurkan Rp19,3 Miliar untuk Pemulihan…
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pendataan kerusakan fasilitas…

















