INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Pulihkan Sawah Rusak Akibat Banjir Aceh, Mentan Bayar Petani Lewat Skema Padat Karya

Last updated: Jumat, 16 Januari 2026 16:14 WIB
By M Saman
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman. (Foto: Ist)
SHARE

Aceh Utara, Infoaceh.net — Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana banjir bandang melalui penerapan skema padat karya, di mana petani Aceh akan mengerjakan kembali lahannya sendiri dan upahnya dibayarkan langsung oleh pemerintah pusat.

 

BSI Catat Penjualan Emas 2,18 Ton Lewat BYOND, Investor Muda Mendominasi
Penegasan tersebut disampaikan Mentan saat Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana dan Penyerahan Bantuan Kementerian Pertanian serta Bapanas Peduli Provinsi Aceh Tahun 2026, yang digelar di Meunasah Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (15/1/2026).
Dalam keterangannya, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan berdasarkan laporan yang diterima Kementerian Pertanian, total kerusakan lahan pertanian akibat bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai sekitar 100 ribu hektare.
“Khusus Aceh, tingkat kerusakan berat hanya sekitar 5 – 10 persen. Selebihnya merupakan kerusakan ringan dan sedang,” ujarnya.
Mentan menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan penanganan lahan dengan tingkat kerusakan ringan dan sedang, sebelum menyelesaikan lahan dengan kerusakan berat.
“Insya Allah kita mulai dari yang ringan dan sedang, lalu terakhir yang berat. Target kita selesaikan sekitar 90 sampai 95 persen agar sawah saudara-saudara kita bisa kembali berproduksi. Kita siapkan bantuan benih gratis dan skema padat karya,” kata Andi Amran.
Ia menjelaskan, melalui skema padat karya tersebut, pemilik sawah akan dilibatkan langsung untuk mengerjakan lahannya sendiri.
Dengan demikian, selain lahannya pulih, masyarakat juga memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Untuk wilayah Aceh, diperkirakan terdapat sekitar 10 ribu hektare lahan pertanian yang membutuhkan penanganan.
Kebutuhan Hari Orang Kerja (HOK) diperkirakan mencapai 200 ribu HOK, yang seluruh upahnya akan dibayarkan secara harian oleh pemerintah pusat.
“Saudara-saudara kita sedang membutuhkan uluran tangan. Saatnya kita percepat pemulihan. Kami sangat merasakan apa yang bapak dan ibu rasakan, karena kami juga berasal dari desa dan pernah mengalami bencana. Ikatan emosional kami dengan Aceh sangat kuat,” ungkap Mentan.
Menteri Pertanian memastikan proses rehabilitasi akan dilakukan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran. Fokus utama adalah mengembalikan produktivitas lahan yang mengalami kerusakan ringan dan sedang, sementara lahan dengan kerusakan berat tetap ditangani secara paralel.
Menurutnya, sebagian besar lahan terdampak bencana bukanlah hilang, melainkan tertutup lumpur. Bahkan, lumpur tersebut mengandung humus yang berpotensi meningkatkan kesuburan tanah apabila dikelola dengan baik.
Dalam pelaksanaan program ini, Kementerian Pertanian menegaskan tidak akan melibatkan kontraktor besar.
Seluruh proses rehabilitasi akan melibatkan langsung pemilik lahan dan masyarakat setempat.
“Pemerintah pusat akan menyiapkan alat dan mesin pertanian, traktor, perbaikan jaringan irigasi, serta pemetaan lahan menggunakan teknologi drone. Ini merupakan arahan langsung Presiden RI,” jelasnya.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menyerahkan data kerusakan sektor pertanian dan perkebunan akibat bencana secara langsung kepada Menteri Pertanian.
“Data tersebut akan menjadi dasar penanganan lanjutan dan akan kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat Aceh Tengah,” kata Haili Yoga.
Ia berharap kebijakan padat karya yang diterapkan pemerintah pusat benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh para petani.
“Kami berharap program ini mampu mempercepat pemulihan ekonomi rakyat, seiring dengan pulihnya lahan pertanian yang terdampak bencana,” ujarnya.
Melalui program padat karya dan percepatan rehabilitasi lahan pertanian ini, pemerintah pusat dan daerah optimistis sektor pertanian Aceh dapat segera bangkit, produksi pangan kembali normal, serta kesejahteraan petani yang terdampak bencana dapat pulih secara berkelanjutan.
Previous Article Dosen Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Ustaz Dr Nurkhalis Muchtar Lc MA. Pesan Isra’ Mikraj: Shalat sebagai Sumber Kedamaian
Next Article MER-C Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana di Aceh 
Tidak ada komentar

Beri KomentarBatalkan balasan

Populer

Dosen Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Ustaz Dr Nurkhalis Muchtar Lc MA.
Syariah
Pesan Isra’ Mikraj: Shalat sebagai Sumber Kedamaian
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
Mualem Khawatir Dukungan Nasional Berkurang Saat Transisi Pascabencana Aceh
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
Dana Bencana Disorot, Pemerintah Aceh Tegaskan Tak Ada yang Disembunyikan
Jumat, 16 Januari 2026
Ekonomi
BSI Catat Penjualan Emas 2,18 Ton Lewat BYOND, Investor Muda Mendominasi
Jumat, 16 Januari 2026
Ekonomi
Pulihkan Sawah Rusak Akibat Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan di Aceh Utara
Jumat, 16 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

Pemerintah Aceh Bantah Kepala BPKD Lhokseumawe: Gaji ASN Tersendat Bukan Karena Evaluasi APBK 

Kamis, 15 Januari 2026
Bitcoin, Etherium, dan aset kripto lainnya.
Ekonomi

Pengawasan Pajak Kripto Dimulai: Pemerintah Terbitkan PMK 108/2025 untuk Transparansi Aset Digital

Rabu, 14 Januari 2026
Petugas menghitung uang dolar Amerika Serikat di salah satu gerai penukaran valuta asing, seiring melemahnya nilai tukar rupiah yang tertekan penguatan dolar dan meningkatnya ketidakpastian global.
Ekonomi

Rupiah Terperosok ke Rp16.860, Level Terlemah Sejak April 2025

Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah memastikan tujuh stimulus ekonomi strategis berlanjut pada 2026 sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat, menopang UMKM, serta memperluas lapangan kerja di tengah tekanan ekonomi global.
Ekonomi

Tak Mau Ekonomi Goyang, Pemerintah Kunci 7 Stimulus Besar hingga 2026

Rabu, 14 Januari 2026
Kondisi kawasan Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025. (Foto: Ist)
Ekonomi

198 Destinasi Wisata Aceh Rusak Berat Akibat Banjir-Longsor

Rabu, 14 Januari 2026
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa beserta karyawan membersihkan Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya dalam aksi bakti sosial yang diinisiasi Serikat Pekera Semen Andalas (SPSA). (Foto: Ist)
Ekonomi

Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat Bersihkan Area Terdampak Banjir

Rabu, 14 Januari 2026
Ekonomi

Dunia Usaha Diajak Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana

Senin, 12 Januari 2026
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Senin, 12 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?