Pendidikan

MARSSAL ke-12 MTsN Model Berakhir, MIN 6 Banda Aceh Juara Umum Lagi

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Ajang Madrasah for Religion, Science, Sport, Art and Language (MARSSAL) ke-12 yang digelar oleh MTsN 1 (Model) Banda Aceh sejak 27 Januari lalu, resmi berakhir pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Penutupan kegiatan berlangsung khidmat dan meriah di lingkungan MTsN 1 Banda Aceh, serta dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh.
Pada ajang tahunan tersebut, MIN 6 (Model) Banda Aceh kembali keluar sebagai juara umum untuk kesekian kalinya.
Untuk juara II diraih MIT Daarut Tahfizh Al Ikhlas dan juara III ditempati MIN 5 Kota Banda Aceh. 
Dengan demikian, MIN 6 Banda Aceh menegaskan dominasinya dalam kompetisi Marssal yang diikuti puluhan madrasah dan sekolah dari berbagai daerah tersebut.
Prestasi ini sekaligus menjadi catatan gemilang bagi MIN 6 Banda Aceh yang mampu mempertahankan konsistensi prestasi di ajang bergengsi tingkat Provinsi Aceh.
Kepala MTsN 1 Kota Banda Aceh, Dr Hj Ummiyani SAg MPd menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Marssal ke-12 yang berlangsung selama beberapa hari.
Ia mengungkapkan, antusiasme peserta sangat tinggi dengan jumlah pendaftar lebih dari 1.310 siswa, tidak hanya berasal dari Aceh, tetapi juga dari berbagai daerah di luar provinsi jenjang MI/SD dan MTs/SMP.
“Alhamdulillah, Marssal ke-12 berjalan dengan lancar dan sukses. Pesertanya sangat antusias, bahkan datang dari luar Aceh seperti Kalimantan, Pulau Jawa, dan beberapa wilayah di Sumatera,” ujar Ummiyani.
Ia menegaskan Marssal tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa dalam berbagai bidang, mulai dari keagamaan, sains, olahraga, seni, hingga bahasa.
Selain meraih gelar juara, para pemenang dalam Marssal ke-12 juga mendapatkan golden tiket untuk melanjutkan pendidikan ke MTsN 1 Banda Aceh melalui jalur prestasi.
Namun demikian, Ummiyani menegaskan bahwa golden tiket tersebut tetap harus melalui mekanisme seleksi prestasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Golden tiket memang ada di tangan para juara, tetapi tetap melalui jalur prestasi. Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar peserta terus berprestasi,” jelasnya.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri menyampaikan apresiasi kepada pihak MTsN 1 Banda Aceh serta seluruh panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan Marssal ke-12.
Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang sejalan dengan visi Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi.
“Kegiatan Marssal ini sangat positif dan mencerminkan semangat kebersamaan serta kolaborasi. Pendidikan karakter anak tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus dibangun bersama melalui kerja sama dan saling melengkapi,” ujar Sulaiman.
Ia menilai, Marssal menjadi ruang belajar bersama yang menanamkan nilai sportivitas, kedisiplinan, kerja tim, serta daya juang bagi para peserta didik.
Anak-anak, kata dia, harus dibina agar kuat secara intelektual dan sehat secara jasmani.
“Keberhasilan bukan semata-mata diukur dari kemenangan, tetapi dari proses untuk terus maju dan berkembang bersama. Madrasah adalah mitra strategis pemerintah dalam menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter,” tegasnya.
Penutupan Marssal ke-12 ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.
Dengan berakhirnya ajang ini, diharapkan nilai-nilai positif yang telah ditanamkan selama Marssal dapat terus diterapkan dalam kehidupan belajar siswa sehari-hari.
Pemerintah Kota Banda Aceh, melalui Disdikbud, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan edukatif dan inspiratif yang mampu mendorong pengembangan potensi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
Marssal ke-12 pun kembali menegaskan peran madrasah sebagai pusat pembinaan prestasi dan karakter, sekaligus ajang kompetisi sehat yang mempertemukan siswa-siswi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Beri Komentar

Artikel Terkait