Banda Aceh, Infoaceh.net — Masa kepengurusan Ketua DPD Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh periode 2022–2026 yang dipimpin Nahrawi Noerdin atau akrab disapa Toke Awi resmi berakhir pada Februari 2026.
Menandai berakhirnya masa jabatan tersebut, Nahrawi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh insan pers dan media massa yang selama ini telah memberikan dukungan serta kontribusi positif terhadap kinerja dan program Hiswana Migas Aceh.
Menurut Nahrawi, peran media sangat strategis dalam mendukung berbagai kegiatan organisasi, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipahami oleh masyarakat luas terkait sektor energi.
“Atas nama organisasi, kami mengucapkan ribuan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan dan dukungan rekan-rekan media selama ini. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT,” ujar Nahrawi dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).
Ia menilai, sinergi antara Hiswana Migas Aceh dan media tidak hanya memperkuat arus informasi publik, tetapi juga berperan penting dalam mendorong transparansi serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai kebijakan di sektor minyak dan gas.
Nahrawi berharap, hubungan baik dan kemitraan yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya tidak berhenti seiring berakhirnya jabatan, melainkan tetap terjaga sebagai bagian dari silaturahmi dan kerja sama yang konstruktif ke depan.
“Kami berharap hubungan silaturahmi ini terus terjalin dengan baik. Dukungan media merupakan salah satu kekuatan penting dalam mendorong kemajuan organisasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Selama memimpin Hiswana Migas Aceh, Nahrawi menyebutkan pihaknya berupaya menjaga koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat, guna memastikan distribusi energi di Aceh berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Dalam konteks tersebut, peran media dinilai menjadi jembatan penting dalam menyampaikan informasi strategis, sekaligus meredam kesalahpahaman publik terkait kebijakan distribusi energi.
Menutup masa jabatannya, Nahrawi juga menyampaikan harapan agar kepengurusan Hiswana Migas Aceh selanjutnya dapat melanjutkan program-program yang telah dirintis serta menghadirkan inovasi baru demi kemajuan organisasi dan pelayanan sektor energi di Aceh.
“Semoga kepengurusan berikutnya dapat membawa Hiswana Migas Aceh semakin maju dan bermanfaat. Kami mendoakan agar kerja sama yang telah terbangun terus memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.



















