Pendidikan

USK Salurkan Santunan 5 Mahasiswa Kehilangan Orang Tua Akibat Bencana, Gratis UKT hingga Lulus

Banda Aceh, Infoaceh.net — Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melalui Rumah Amal Masjid Jamik menyalurkan santunan pendidikan sebesar Rp25 juta kepada lima mahasiswa yang kehilangan orang tua akibat bencana banjir bandang dan longsor.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kampus untuk memastikan para mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah ekonomi.

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Masing-masing mahasiswa tersebut menerima santunan sebesar Rp5 juta.

Selain itu, USK juga membebaskan kewajiban pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi kelima mahasiswa tersebut hingga mereka menyelesaikan studi.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi membantu mahasiswa terdampak bencana.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak universitas dengan Rumah Amal Masjid Jamik serta sejumlah unit di lingkungan USK.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kepedulian banyak pihak yang telah membantu mahasiswa USK yang terdampak bencana, khususnya mereka yang kehilangan orang tua. Bantuan ini sangat berarti untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka. Selain menerima santunan, mahasiswa tersebut juga kami bebaskan dari kewajiban pembayaran UKT hingga menyelesaikan studi,” ujar Prof. Marwan, Jumat (6/2).

Ia menegaskan, pendataan mahasiswa terdampak bencana menjadi langkah penting agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

USK, lanjutnya, terus melakukan pemutakhiran data terhadap mahasiswa yang terdampak dalam berbagai kategori guna memastikan tidak ada yang terlewat dari perhatian.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mahasiswa sekaligus memotivasi mereka untuk tetap semangat menyelesaikan studi. USK berkomitmen membantu sesuai kemampuan yang dimiliki demi keberlangsungan pendidikan mahasiswa,” tambahnya.

Sementara Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri SFarm MFarm Apt menjelaskan, dana peduli bencana yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur.

Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan prioritas mahasiswa yang paling membutuhkan.

“Pada tahap ini, bantuan diberikan kepada lima mahasiswa dengan total dana Rp25 juta atau masing-masing Rp5 juta per mahasiswa. Dana yang terkumpul kami salurkan sesuai peruntukannya, dengan fokus membantu mahasiswa USK yang terdampak bencana, khususnya yang kehilangan orang tua,” jelas Tedy.

Ia berharap program bantuan tersebut dapat membantu keberlanjutan pendidikan para mahasiswa sekaligus mendorong solidaritas sivitas akademika dan masyarakat untuk terus berbagi kepada sesama.

Program santunan ini menjadi bagian dari komitmen sosial USK dalam mendukung mahasiswa yang menghadapi situasi sulit akibat bencana, sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai institusi yang hadir memberi solusi kemanusiaan.

Beri Komentar

Artikel Terkait