Ekonomi

Perang Timur Tengah Memanas, Pemerintah Pastikan Stok Beras RI Aman 324 Hari

Jakarta, Infoaceh.net – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional tetap dalam kondisi aman.

Perum Bulog menegaskan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini berada pada level yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasar.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Direktur Operasi Bulog, Andi Afdal, mengatakan pihaknya terus memastikan pengelolaan cadangan beras berjalan optimal.

Hal ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan global, termasuk potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi pada 2026.

“Stok beras yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional,” ujar Andi Afdal dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (7/3).

Baca Juga:  PGE, BPMA dan Koperasi Keuramat Jaya Teken Kerja Sama Kelola Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Utara

Menurutnya, jumlah stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 3,7 juta ton. Cadangan tersebut siap digunakan untuk berbagai program intervensi pemerintah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.

Bulog juga terus memperkuat pengelolaan cadangan pangan melalui penyerapan hasil produksi dalam negeri serta pengaturan distribusi yang lebih terencana. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap cadangan beras nasional tetap terjaga meskipun menghadapi berbagai dinamika global.

Andi menambahkan bahwa penguatan cadangan pangan menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap bahan pangan pokok, terutama di tengah ketidakpastian situasi geopolitik dunia.

Baca Juga:  OJK dan APH di Aceh Perkuat Sinergi Tangani Tindak Pidana Sektor Jasa Keuangan

Sementara itu, Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, turut memastikan bahwa kondisi cadangan pangan nasional saat ini berada dalam posisi aman.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan perhitungan terhadap kebutuhan pangan nasional dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi geopolitik global yang memanas.

“Setelah kami menghitung kekuatan cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik global, Alhamdulillah cadangan pangan kita saat ini tersedia hingga 324 hari ke depan,” ujar Amran.

Menurutnya, dengan ketersediaan tersebut masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan pangan, karena pemerintah terus berupaya memperkuat cadangan serta menjaga stabilitas distribusi bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait