Kesehatan & Gaya Hidup

Dr dr Azzaki Abubakar Terpilih sebagai Ketua PAPDI Aceh 2026-2028

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Dr dr Azzaki Abubakar SpPD K-GEH FINASIM terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Aceh untuk masa bakti 2026-2028.

Penetapan ini dilakukan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PAPDI Aceh yang berlangsung khidmat di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Ahad (5/4/2026).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Presidium Sidang, dr Said Aandy Saida SpPD FINASIM menyampaikan proses pemilihan berjalan secara demokratis dan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Ia menjelaskan pergantian tersebut merupakan hal yang biasa dalam organisasi.

Selain itu juga pentingnya regenerasi kepemimpinan untuk menjaga marwah profesi dokter spesialis penyakit dalam di Tanah Rencong.

Baca Juga:  Cegah Stunting Sejak Dini, Farid Nyak Umar Kawal Gizi Anak di Banda Aceh

“Alhamdulillah, proses pemilihan berjalan lancar dengan terpilihnya Dr dr Azzaki Abubakar sebagai nahkoda baru PAPDI Aceh. Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Dr dr M. Diah SpPD K-KV FINASIM atas dedikasi dan pengabdian luar biasanya selama menjabat sebagai Ketua PAPDI Aceh periode 2022-2025,” ujar dr Said Aandy Saida.

Sementara Ketua Terpilih PAPDI Aceh, Dr dr Azzaki Abubakar SpPD K-GEH FINASIM dalam sambutan perdananya menyampaikan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh sejawat dokter spesialis penyakit dalam se-Aceh.

Baca Juga:  42 Ribu Warga Berobat Akibat Rokok di Banda Aceh, Kuras Anggaran Kesehatan Rp113,7 Miliar

Ia berkomitmen membawa organisasi ini lebih responsif terhadap tantangan kesehatan global dan lokal.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk tetap solid dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan transformasi layanan kesehatan di Provinsi Aceh.

“Amanah ini tanggung jawab besar. Fokus utama kita ke depan adalah meningkatkan kompetensi anggota melalui penguatan riset dan teknologi medis. Juga memastikan kehadiran PAPDI Aceh dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, khususnya dalam edukasi dan penanganan penyakit dalam di seluruh pelosok Aceh,” pungkas dr. Azzaki.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait