Umum

Lima Jamaah Haji Aceh Dirawat di Arab Saudi, Tiga Jalani Perawatan di RSUDZA 

Banda Aceh, Infoaceh.net – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Banda Aceh melaporkan sejumlah jamaah haji asal Aceh saat ini tengah menjalani perawatan medis di Arab Saudi maupun di Tanah Air akibat berbagai kondisi kesehatan yang dialami selama proses ibadah haji tahun 2026.

Berdasarkan keterangan Humas PPIH Embarkasi Haji Banda Aceh, Darwin, Senin (18/5/2026), terdapat lima jamaah haji Aceh yang sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit di Arab Saudi.

Sebagian di antaranya telah dipulangkan setelah kondisi kesehatannya membaik.

Salah satu jamaah yang masih menjalani perawatan adalah Safiruddin Bin Ismail, jamaah Kloter 002 BTJ nomor manifes 99 asal Aceh Besar.

Safiruddin dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Arab Saudi, akibat penyakit Abces Digiti 4 Pedis Dex disertai Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 yang bergantung insulin.

Selain itu, Zainab Ibrahim Amin, jamaah BTJ 002 nomor manifes 31 asal Aceh Besar, juga masih menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz karena mengalami fraktur lumbal spine and pelvis atau cedera pada bagian tulang belakang dan panggul.

Sementara jamaah asal Aceh Utara, Abdullah Ahmad, BTJ 006 nomor manifes 188, sebelumnya dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz akibat stroke. Namun, pihak PPIH menyebutkan bahwa jamaah tersebut telah dipulangkan usai mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:  BUMN Kuasai Hampir Rp1 Triliun Proyek Pascabencana Aceh Lewat Penunjukan Langsung

Dua jamaah lainnya yang juga sempat dirawat di Arab Saudi telah dinyatakan pulang setelah mengalami kelelahan.

Mereka adalah Tihasanah Ubit Ibrahim, BTJ 007 nomor manifes 298 asal Pidie yang dirawat di Jiwar Medical, serta Zulkarnaini Ab, BTJ 007 nomor manifes 139 asal Aceh Timur yang juga mendapat perawatan di fasilitas kesehatan yang sama.

“Sebagian jamaah telah diperbolehkan kembali setelah kondisi kesehatan membaik, sementara beberapa lainnya masih dalam pengawasan intensif tim medis,” ujar Darwin dalam keterangannya.

Tiga Jamaah Dirawat di RSUDZA 

Di sisi lain, PPIH Embarkasi Banda Aceh juga melaporkan terdapat tiga calon jamaah haji yang masih menjalani penanganan medis di Tanah Air sebelum keberangkatan.

Muhammad Waita, jamaah BTJ 009 nomor manifes 32 asal Aceh Selatan, sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Namun, kondisinya telah membaik sehingga diperbolehkan pulang dan berangkat bersama Kloter 10.

Baca Juga:  Tolak Batalkan Kontrak Alkes Rp5 Miliar Diduga Berujung Pencopotan Direktur RSUD Sabang 

Berbeda dengan itu, Sakum Muhamadin Abdullah, jamaah BTJ 006 nomor manifes 280 asal Aceh Tenggara, hingga kini dinyatakan belum laik terbang. Jamaah tersebut sempat dirawat di RSUDZA akibat kondisi serius berupa syok kardiogenik, dugaan syok sepsis, disertai Congestive Heart Failure (CHF) NYHA IV dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Sementara itu, Ilyas Nanyek Muhammad, jamaah BTJ 009 nomor manifes 152 asal Aceh Selatan, masih menjalani perawatan di RSUDZA karena mengalami pneumonia berat disertai dugaan tumor paru kanan.

PPIH Embarkasi Banda Aceh terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan jamaah, baik yang sedang berada di Arab Saudi maupun yang masih menjalani perawatan di Indonesia.

Tim kesehatan juga diimbau terus meningkatkan pengawasan terhadap jamaah lanjut usia serta mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid agar proses ibadah haji dapat berlangsung aman dan lancar.

Pihak penyelenggara berharap seluruh jamaah yang sedang sakit segera pulih sehingga dapat melanjutkan rangkaian ibadah haji dengan baik maupun kembali ke daerah asal dalam kondisi sehat.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait