Syariah

Jamaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Dua Orang

Mekkah, Infoaceh.net – Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Jumlah jamaah haji Aceh yang wafat saat menjalankan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi bertambah menjadi dua orang.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, Rabu (27/5/2026), menyampaikan bahwa seorang jamaah haji asal Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan meninggal dunia di Arafah pada Selasa (26/5/2026).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Jamaah yang wafat tersebut bernama Maimunah Yusuf Ali binti Yusuf Ibrahim, tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Banda Aceh dengan nomor seat 338.

Almarhumah merupakan warga Dusun Butsi, Gampong Mesjid Sungai Iyu, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Almarhumah meninggal dunia pada 26 Mei 2026 pukul 16.27 Waktu Arab Saudi (WAS) di Arafah,” kata Arijal.

Berdasarkan laporan petugas kesehatan, Maimunah Yusuf Ali meninggal akibat Acute Gastroenteritis atau gangguan peradangan akut pada saluran pencernaan.

Dengan wafatnya Maimunah Yusuf Ali, jumlah jamaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga saat ini tercatat sebanyak dua orang.

Baca Juga:  Tokoh Pers Aceh Sjamsul Kahar Meninggal Dunia

Sebelumnya, seorang jamaah haji asal Kabupaten Bireuen juga dilaporkan meninggal dunia, yakni Nurwaida Muhammad Yusuf, jamaah Kloter 8 yang berasal dari Dusun Mesjid Tuha, Jurong Binjee, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.

“Jadi sampai hari ini, jumlah jamaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia sebanyak dua orang,” ujar Arijal.

Selain itu, PPIH Embarkasi Banda Aceh juga melaporkan satu jamaah haji Aceh saat ini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit Arab Saudi.

Jamaah tersebut atas nama Mahdi Muhammad Sufi, tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Banda Aceh. Ia mulai menjalani perawatan sejak 25 Mei 2026 di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Arijal menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya dua jamaah haji asal Aceh tersebut. Ia berharap seluruh amal ibadah almarhumah diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Kami menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya jamaah haji Aceh. Semoga segala amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampunkan segala dosanya, memperoleh haji mabrur, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Arijal.

Baca Juga:  Jembatan Permanen Kutablang Bireuen Dibuka 20 September, Progres Sudah 99,14 Persen

Lebih lanjut, Arijal juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk terus mendoakan para jamaah haji yang sedang menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mendoakan jamaah haji kita yang sedang melaksanakan ibadah di Tanah Suci, agar senantiasa diberikan kemudahan, kesehatan, dan kesabaran dalam menjalankan seluruh prosesi ibadah haji,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga berpesan kepada para petugas kloter dan jamaah haji agar tetap menjaga kekompakan, kesehatan, serta semangat dalam menghadapi berbagai tantangan selama berada di Arab Saudi.

“Kepada petugas kloter dan jamaah, kami berharap tetap semangat, sabar, menjaga kesehatan, dan terus kompak dalam melewati berbagai keadaan di Tanah Suci,” tutupnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait